Ulasan Bisnis

10 Panduan Ngantor di Masa Pandemi Corona dengan Gaya Hidup New Normal

Cara tetap sehat meski harus kerja di tengah virus corona.

PSBB sudah dilonggarkan, sebagian wilayah di Indonesia terutama Jakarta sudah mulai bersiap menjalani masa transisi untuk menghadapi gaya hidup new normal. Perkantoran juga sudah mulai dibuka lagi walaupun suasananya tidak seperti dulu.

CDC (Centers for Disease Control atau pusat pengendalian penyakit) merekomendasikan beberapa cara yang bisa mengubah gaya hidup di perkantoran di tengah pandemi virus corona. Dengan cara ini, orang-orang bisa tetap bekerja dan melanjutkan hidup meski virus corona mengancam.

Beberapa cara yang direkomendasikan oleh CDC ini bertentangan dengan aturan gaya hidup ramah lingkungan (green lifestyle) yang dulu dicanangkan pemerintah untuk menjaga kelestarian hidup di bumi.

Seperti rekomendasi untuk naik mobil pribadi ke kantor walaupun itu bisa menyebabkan kemacetan dan memperparah polusi udara. Karena naik transportasi massal sekarang ini bisa memperbesar resiko penularan virus corona.

Tapi di masa pandemi ini, mencegah penyebaran virus corona jauh lebih penting daripada green lifestyle. Gak mau kan terus-terusan diam di dalam rumah sedangkan keuangan morat-marit karena gak bisa bekerja di kantor?

Panduan Gaya Hidup New Normal untuk Pekerja Kantoran di Masa Pandemi Corona:

1. Sediakan tempat cuci tangan sebanyak mungkin di dalam kantor dan di area luar sekitar kantor, lengkap dengan sabun dan cairan desinfektannya. Supaya bisa digunakan oleh semua orang yang datang ke kantor.

2. Karyawan dan semua orang yang datang ke kantor harus memakai penutup wajah setiap waktu,

3. Karyawan dan semua orang yang datang ke kantor harus diperiksa suhu tubuh dan gejala kesehatannya sebelum masuk ke kantor,

4. Menjaga jarak tempat kerja sekitar 2 meter (6 feet) di dalam ruang kantor. Atur meja kerja dan kursi supaya karyawan dan semua orang yang datang ke kantor bisa menjaga jarak.

5. Kalau jaga jarak tidak bisa, maka pasanglah plastik penyekat untuk memisahkan masing-masing meja kerja di dalam ruangan. Supaya karyawan tetap aman bekerja meskii jaraknya berdekatan.

6. Area umum seperti kantin dan ruang istirahat lebih baik ditutup sementara. Kalau tidak bisa, maka aturlah supaya semua orang yang datang ke kantin bisa tetap menjaga jarak. Misal dengan membagi waktu istirahat menjadi dua gelombang.

6. Peralatan kantor yang sering digunakan bersama, seperti coffee maker, dispenser, wadah cemilan, gelas, dan sendok-garpu sebaiknya diganti dengan wadah alternatif sekali pakai. Kalau tidak bisa diganti, maka harus rutin dibersihkan menggunakan sabun atau cairan desinfektan.

7. Kurangi penggunaan dan kapasitas lift supaya semua orang di kantor tetap bisa menjaga jarak minimal 2 meter. Hal ini memang sulit diterapkan di kantor, tapi tetap direkomendasikan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona.

8. Hindari menggunakan transportasi massal supaya anda bisa melindungi diri dari paparan virus corona. Gunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor saat berangkat dan pulang dari tempat kerja. Kalau tidak punya, lebih baik naik ojek atau taksi online saja.

9. Rekomendasi untuk petinggi perusahaan: pertimbangan untuk mengatur sistem remote work (sistem kerja jarak jauh) bagi karyawan, bahkan meski pandemi sudah berlalu.

Perusahaan tekno raksasa seperti Facebook, Twitter, Apple, dan Amazon sudah mulai mengatur rencana supaya sebagian besar karyawannya bisa bekerja dari rumah secara permanen. Twitter dan Facebook bahkan sudah mengatur proses transisi ke remote work bagi karyawan mereka.

Sudah siap untuk kembali ke kantor? Mari sama-sama jalani gaya hidup new normal sampai virus corona benar-benar menghilang dari muka bumi. Baru setelah itu kita bisa kembali ke green lifestyle.


Loading...
Baca selengkapnya

Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close