Dunia InternetInternet

4 Alasan Mengapa Yahoo Bisa Dikalahkan Google, Ternyata ini Kronologinya

Persaingan situs mesin pencari, antara Google dan Yahoo di mulai sejak tahun 1998. Yahoo memang hadir lebih dulu dan pernah merasakan masa jayanya sekitar tahun 90-an sampai tahun 2008. Namun, situs search engine ini tidak bisa mempertahankan kesuksesannya di dunia internet. Dan semua orang di dunia harus mengakui bahwa Yahoo bisa dikalahkan Google.

Memang tragis sekali, sebuah situs mesin pencari yang telah berkuasa lebih dari satu dekade, harus tumbang dari Google dan Bing. Sekarang, yang menjadi penguasa nomor satu adalah Google, dan di ikuti search engine Bing yang berada di urutan kedua.

Pada dasarnya, Bill Gates sudah tahu bahwa mantan penguasa internet itu sedang mengalami kesulitan dalam berkembang. Sehingga pemilik Microsoft itu mau membeli Yahoo pada tahun 2008, namun tawarannya di tolak.

Tentunya, banyak sekali alasan yang membuat jawara mesin pencari di masa pentium 4 ini bisa mengalami kebangkrutan.

Penyebab Utama Mengapa Yahoo Bisa Dikalahkan Google

yahoo bisa dikalahkan google

1. Tidak mempunyai situs peramban atau browser

Sebagai mesin pencari yang terbesar di era 90-an, Yahoo tidak pernah memiliki situs peramban atau browser sendiri. Hal ini sangat aneh, karena browser merupakan sofware utama yang digunakan untuk bisa berselancar melalui internet.

Dalam hal ini, Yahoo seperti bertarung menggunakan pedang kayu. Karena senjata utama untuk menampung mesin pencari di internet, adalah melalui situs peramban. Mereka pasti tahu hal ini, namun entah mengapa search enginenya lebih suka menumpang pada browser pihak lain.

Mereka malah senang dengan menjalin kerjasama dengan bing dan Mozilla, daripada membuat situs peramban sendiri. Walaupun di tahun 2012 mereka pernah meluncurkan browser sendiri yang bernama Axis. Namun situs peramban Axis berstatus sebagai ekstensi, add-ons atau plug-in, yang masih tetap numpang browser lain dan tidak bisa online sendiri.

Tentu saja hal ini sangat besar pengaruhnya pada penurunan pemakaian mesin pencarinya. Tanpa memiliki browser sendiri, Yahoo tidak bisa mengikat para pengguna internet untuk memakai search enginenya.

Di pihak pesaing, Google dengan bangga meluncurkan Chrome pada tahun 2008, dan Bing selalu eksis dengan internet explorernya. Bagaimana dengan Yahoo sendiri, sebenarnya sebuah situs mesin pencari atau sekedar situs yang menampilkan berita dan hiburan. Ini yang menjadi sebab yahoo bisa dikalahkan google.

Hal ini sebagai pelajaran bagi kita ketika dalam menjalankan sebuah usaha. Bahwa alat penting yang digunakan sebagai penunjang usaha, sebaiknya dikelola sendiri dan tidak tergantung kepada pihak lain.

2. Penutupan situs Geocities pada tahun 2009

yahoo bisa dikalahkan google

Pada tahun 1999, Yahoo membeli sebuah situs penyedia hosting gratis yang berbasis penyimpanan data seperti blog atau webiste yang bernama Geocities. Namun 10 tahun kemudian, situs tersebut di tutup tanpa ada alasan yang jelas. Hal ini tentu saja bisa menjadi boomerang bagi pemiliknya sendiri. Saat itu, situs tersebut sudah memiliki member lebih dari 10 juta orang.

Bagaimanapun, penutupan ini telah mengecewakan 10 juta pengguna Geocities di seluruh dunia. Para membernya sangat terpukul dengan penutupan tersebut. Banyak sekali data yang telah mereka simpan, akhirnya hilang begitu saja. Kita tentu tahu, bahwa sejarah pahit tidak akan mudah dilupakan oleh para korbannya.

Nama baik sang pemilikpun jatuh di mata para pengguna internet, terutama bagi para membernya. Mantan raja mesin pencari itu menyatakan, bahwa pemakaian hosting Geocities semakin membengkak. Pihak manajemen memberikan pengumuman kepada para membernya. Agar para pengguna segera memback up datanya sebelum di hapus, atau berlangganan hosting Yahoo dengan biaya $4.99 perbulan

Saat itu, Yahoo sebagai situs mesin pencari raksasa penguasa internet yang sudah kaya sekali. Namun, masih berpikir juga untuk menyewakan hostingnya. Bukannya dengan meningkatkan pelayanan gratisannya agar pengguna internet semakin senang dan loyal memakai produknya.

Hal ini bisa di artikan, betapa pelitnya layanan serach engine ini kepada para pengguna internet. Para member Geocities akhirnya terpaksa mencari tempat migrasi, dan mereka tidak kesulitan untuk pindah ke tempat yang baru. Karena saat itu semakin banyak situs penyedia hosting gratis yang sejenis, seperti blogspot, WorPress.com, Facebook dan yang lainnya

Sejak itu, nama Yahoo seolah-olah sudah dilupakan para pengguna internet. Sebenarnya, masa-masa itu sedang ramai-ramainya orang yang berbondong-bondong untuk membuat blog dan banyak yang mulai senang dengan media sosial. Dan ternyata, sang pemilik Geocities justru malah menutupnya. Hal ini membuktikan, bahwa mereka tidak bisa memahami kebutuhan para pengguna internet.

Mengakuisisi Tumblr

yahoo bisa dikalahkan google

Namun seiring berjalannya waktu, tampaknya Yahoo merasa menyesal sekali telah menutup situs Geocities. Buktinya mereka mengakuisisi situs Tumblr pada tahun 2013, setelah Merissa Mayer datang sebagai CEO. Thumblr hadir dengan dua identitas, bisa digunakan sebagai blog atau situs media sosial.

Namun hal itu sudah sangat terlambat sekali, karena para blogger sudah sangat familiar dengan platform blogspot dan WP. Dan Tumblr tidak memiliki kelebihan jika dibandingkan kedua platform tersebut. Selain itu, Facebook semakin berkembang pesat dan sulit untuk di saingi. Apalagi dengan munculnya media sosial yang berbasis andriod seperti WA, Instagram, Line serta lainnya. Hal ini membuat posisi Tumblr semakin tenggelam dan hanya di gunakan sebagai sosial bookmark saja.

Yang lebih menyedihkan lagi, banyak pengguna Tumblr yang pindah ke WordPress.com. Karena sudah terlanjur tidak percaya kepada Yahoo. Para membernya takut akan terjadi hal yang sama pada Geocities.

Walaupun Merissa Mayer telah mengemukakan bahwa Tumblr tetap akan menjadi jati dirinya dan tidak akan merubah namanya. Namun image buruk tidak bisa di perbaiki begitu saja dan bisa mengembalikan kepercayaan para pengguna internet dengan mudah. Dengan menyandang nama yang buruk di mata netizen, membuat semakin mudah posisi Yahoo bisa dikalahkan Google.

Pelajaran yang bisa kita ambil adalah, bahwa nama baik dalam sebuah bisnis ternyata lebih penting daripada uang. Jika yang kita pikirkan hanya uang semata tanpa di imbangi dengan meningkatkan pelayanan kepada konsumen. Maka usaha yang kita jalankan, cepat atau lambat tidak akan berkembang.

3. Tidak memiliki media sosial

yahoo bisa dikalahkan google

Yahoo tidak pernah memiliki situs media sosial populer yang bisa menjadi bagian hidup yang lekat sehari-hari bagi para pengguna internet. Situs sosial sangat penting sekali, karena dari situlah orang-orang mau berkumpul dan menghabiskan banyak waktunya. Selain itu, sosial media seperti sebuah magnet yang bisa menyatukan banyak orang agar bisa berada dalam satu tempat.

Salah satu hal yang bisa membuat bisnis online berkembang pesat, karena adanya kegiatan promosi melalui media sosial. Hampir semua bisnis online sepertinya tidak mau melewatkan kesempatan adanya media sosial sebagai salah satu cara untuk mencari konsumen.

Yahoo memang telah banyak membeli situs media sosial, namun lebh banyak mengalami kegagalan dan banyak situs yang di tutup. Dari membeli situs Flickr, Koprol, Delicious, Tumblr dan masih banyak lagi, semuanya tidak bisa menyaingi kepopuleran Facebook dan Twitter.

Situs sosial andalannya YM (Yahoo Massenger), memang pernah populer. Namun setelah adanya Smartphone dan Android, YM sangat ketinggalan jaman dan jarang digunakan yang akhirnya ditutup juga. Ini salah satu penyebab yahoo bisa dikalahkan google, karena pihak google bersaing menggunakan Gplus dan hangout.

Yahoo sepertinya hanya menjadikan sebuah kelinci percobaan saja pada sebagian besar situs sosial yang pernah di belinya. Dan tidak pernah benar-benar serius untuk mengembangkannya agar bisa berhasil.

4. Inovasi

Yahoo memang sangat lambat dalam melakukan inovasi. Hal ini bisa di lihat dari semua layanannya yang tidak memiliki sebuah keistimewaan jika di bandingkan dengan produk lain. Pada dasarnya, layanan yang ada dalam produk Yahoo, tidak lebih baik dari yang ada pada produk lain.

Manusia identik dengan rasa bosan, produk yang berbentuk layanan seperti search engine, tentu saja harus berinovasi terus agar para pengguna tidak jenuh. Seorang pengusaha bisa tahu apakah produk barunya bisa di terima pasar atau tidak, setelah produknya di luncurkan. Pemilik produk tentu saja di tuntut untuk selalu melakukan inovasi agar produknya bisa memuaskan para penggunanya.

Yahoo seringkali membeli merk produk lain yang sudah banyak penggunanya, namun tidak berusaha untuk melakukan inovasi. Mereka hanya ingin mengambil alih sebagai pemilik produk yang sudah laku di internet, dan berharap mendapat keuntungan tanpa harus mengembangkannya. Namun, hasilnya hanya akan membunuh kreatifitas Yahoo sendiri dalam berinovasi.

Hal ini berbanding terbalik dengan Google sebagai pesaing utamanya. Mereka berani investasi habis-habisan untuk merekrut para ahli dalam melakukan inovasi. Produk google dikembangkan setiap waktu, agar bisa memberikan kenyamanan bagi para penggunanya sehingga akhirnya yahoo bisa dikalahkan google.

Selanjutnya : Sejarah Yahoo Hingga Dibeli oleh Verizon yang Dapat Kita Jadikan Pelajaran

Pantas saja jika Yahoo bisa dikalahkan Google dengan mudah. Selanjutnya pemilik Youtube ini bisa melesat jauh dengan sukses mempunyai lebih dari 64% pengguna di seluruh dunia. Sedangkan mesin pencari Bing mengikutinya dengan jumlah pengguna sebanyak 21%.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close