4 Cara Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Terhadap Website Bisnis

Loading...

Meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap website bisnis yang kita kelola adalah hal yang sangat penting. Seperti yang kita ketahui bahwa dunia bisnis yang saat ini beralih menuju era digital, lebih mengutamakan penjualan secara online dari pada secara konvensional.

Menggunakan website untuk meningkatkan penjualan adalah strategi marketing yang memang menjadi prioritas bisnis. Sehingga tidak sedikit para usahawan rela mengeluarkan dana besar hanya untuk membuat sebuah website bisnis.

Namun pada kenyataannya, sering kali kita temui bahwa website bisnis yang dikembangkan tidak memiliki pengaruh besar terhadap penjualan. Hal ini kemungkinan besar disebabkan tidak adanya rasa percaya konsumen terhadap website bisnis yang kita miliki.

Cara Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Terhadap Website Bisnis

Cara Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Seperti yang kita ketahui sendiri, bahwa untuk mendapatkan kepercayaan konsumen bukanlah sesuatu yang mudah. Hal ini disebabkan pengaruh psikologi manusia yang memang sangat sulit disentuh secara instan.

Konsumen memiliki berbagai pertimbangan untuk menentukan apakah sebuah website yang dikunjunginya memiliki integritas yang baik atau tidak. Biasanya, keputusan membeli produk secara online melalui media website, akan lebih sulit dari pada dengan membeli secara langsung.

Oleh karena itu, simak 4 cara meningkatkan kepercayaan konsumen dengan mudah terhadap website bisnis yang kita kelola.

1. Mencantumkan Profil Perusahaan Dengan Jelas

Tak kenal, maka tak sayang bukan. Oleh karena itu, penjelasan lengkap tentang profil perusahaan akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap website bisnis kita. Buatlah profil perusahaan pada satu halaman khusus, dan pasanglah pada posisi yang mudah ditemukan.

Cantumkan izin usaha perusahaan yang kamu kelola, serta legalitas perusahaan yang dapat dibuktikan dengan mudah melalui portal kemenkumham.

Jika produk yang kamu tawarkan adalah produk kesehatan atau makanan, maka kamu perlu mencantumkan sertifikat pendukung yang sesuai dengan produk yang ditawarkan. Seperti sertifikat hallal dan sertifikat lulus uji kesehatan dari BPOM.

2. Menggunakan Gambar dan Video Pendukung Yang Menarik

Banyak riset dibidang pemasaran digital menjelaskan bahwa, audio visual merupakan salah satu aspek yang paling mudah dipahami dibandingkan tulisan. Konsumen akan lebih mudah menangkap informasi dari konten bergambar atau video.

Dengan menggunakan gambar dan video yang menarik, konsumen akan memiliki pandangan positif terhadap website yang dikelola. Coba kamu perhatikan website besar ataupun marketplace seperti Shopee dan Lazada. Bagaimana jika gambar produk yang ingin kamu beli terlihat biasa? Sudah pasti kamu akan lanjut ke pelapak selanjutnya bukan?

Baca Juga : Cara Membuat Logo Produk Dengan 3 Langkah Mudah

Ditambah lagi jika website bisnis yang kamu kembangkan menggunakan metode Copywriting yang hampir menyerupai postingan artikel. Diperlukan gambar thumbnail yang dapat mengundang klik dari pembaca.

Selain gambar, video juga merupakan salah satu cara meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap website bisnis kita. Kamu bisa mengupload video kamu ke media sharing seperti YouTube.

Kamu bisa menjelaskan secara ringkas dan lengkap bagaimana cara perusahaan kamu beroperasi. Dengan mencantumkan nama website bisnis kamu di media gambar dan video tersebut, tentunya kamu akan dengan mudah mendapatkan kepercayaan pelanggan.

3. Gunakan Media Sosial Secara Optimal

Sudah barang tentu seseorang yang ingin membeli produk secara online akan mencari tahu terlebih dahulu informasi terkait keaslian dan keabsahan website yang kita kelola.

Selain dengan mengecek informasi melalui halaman profil perusahaan, biasanya konsumen akan mencari tahu lebih dalam terkait informasi lain melalui mesin pencari.

Saat ini, media sosial menjadi salah satu aspek kepercayaan konsumen terhadap website bisnis. Semakin lengkap media sosial yang kita gunakan, maka tingkat kepercayaan konsumen terhadap website bisnis kita juga akan meningkat.

Konsumen yang dengan mudah menemukan akun media sosial perusahaan akan melihat kronologi perusahaan terkait produk yang dijual. Seperti jumlah penggemar pada akun Fanspage Facebook, jumlah subcriber YouTube, jumlah follower pada akun twitter ataupun instagram, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Manfaat dan Cara Membuat Akun Fanspage Facebook Untuk Promosi Usaha

Mengoptimalkan media sosial tidak hanya sebatas memiliki setiap jenis akunnya saja. Melainkan melakukan postingan secara rutin terkait produk yang ditawarkan, testimoni, ataupun artikel terkait betapa pentingnya produk tersebut.

Semakin optimal penggunaan media sosial, maka kamu akan dengan mudah meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap website bisnis yang kamu kelola.

4. Mencantumkan Testimoni Original

Cara meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap website bisnis yang terakhir adalah dengan mempublikasikan testimoni. Namun saat ini testimoni tidak lagi mendapat respon positif dari pelanggan. Banyak kasus manipulasi testimoni online yang sengaja direkayasa untuk mendapatkan kepercayaan konsumen.

Oleh karena itu, mintalah izin dari pembeli yang sudah berbelanja melalui website bisnis kamu. Kamu bisa menawarkan doorprize kepada pembeli yang memberikan testimoni terbaik.

Sediakan kolom testimoni yang menjelaskan bahwa testimoni tersebut di isi secara langsung oleh pembeli. Bukan hasil screenshoot atau manipulasi lainnya.

Kamu bisa memanfaatkan plugin Fanspage Facebook untuk secara otomatis menampilkan kronologi testimoni produk kamu. Dengan begitu, konsumen dapat dengan mudah untuk memutuskan apakah website bisnis yang kamu kelola dapat dipercaya atau tidak.

Kesimpulan

Walau masih banyak cara meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap website bisnis, tetapi ke-empat cara tersebut merupakan cara paling efektif dan mudah untuk dilakukan. Cara tersebut sangat cocok dilakukan oleh bisnis startup yang memang masih dalam proses tahap berkembang.

Silahkan tingggalkan komentar terbaik kamu, jika kamu memiliki saran terkait cara meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap website bisnis.



Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *