Internet

Ada Grab dan Gojek, Siapa Penguasa Ojol RI Sesungguhnya?

Persaingan bisnis ojek online atau yang biasa dikenal dengan nama ojol di RI cukup panas karena saat ini sudah ada dua pemain besar yang sudah menyandang status decacorn, yaitu Grab dan Gojek.

Meski Grab dan Gojek sudah menjadi pemain besar, fakta pasar ojol di Indonesia cukup menggiurkan tidak bisa dipungkiri karena saat ini sudah muncul beberapa aplikator ojek online baru yang siap bersaing dengan Grab dan Gojek seperti Anterin, Cyberjek, Gaspol, hingga Maxim.

Baca juga: Mengenal Maxim, Ojol Baru yang Bikin Gojek dan Grab Geram

Siapa Penguasa Ojol RI Sesungguhnya?

Ketika mendengar nama Gojek, maka yang terlintas di dalam pikiran masyarakat Indonesia adalah ojol tersebut merupakan buatan karya anak bangsa, dan sudah pasti menguasai pasar Indonesia.

Namun, berdasarkan beberapa penelitian yang ada, ternyata Gojek tidak sepenuhnya berkuasa di negaranya sendiri karena posisi Grab juga terlalu sulit untuk dikalahkan sebagaimana yang dirilis oleh ABI Research.

Perusahaan riset asal Inggris itu menempatkan Grab sebagai penguasa pasar ojol di Indonesia. Menurut ABI Research, Grab menguasai 64 persen pasar Indonesia, sedangkan Gojek hanya menguasai 35,5 persen saja.

Menurut ABI Research, kesuksesan Grab dikarenakan statusnya yang saat ini menjadi super app yang jangkauannya jauh lebih luas karena mampu menjawab semua permintaan masyarakat, khususnya permintaan di luar layanan transportasi.

Baca juga: Gojek Masuk 10 Besar Aplikasi Transportasi Online Terlaris di Dunia

Kedua Ojol Saling Klaim

Saling klaim tidak hanya terjadi pada pasar ponsel pintar RI sebagaimana yang terjadi pada Samsung dan juga OPPO. Gojek sendiri yang dinyatakan kalah dari Grab tidak terima di mana mereka akhirnya juga mengeluarkan hasil riset sendiri.

Gojek diketahui menggunakan riset dari Nielsen yang berjudul “Understanding The Online Food Delivery Market Dan GoFood’s Leadership in Indonesia.” Dalam riset tersebut, dikatakan jika Gojek unggul dari sektor layanan pesan antar makanan di mana GoFood menguasai 75 persen pasar RI.

Baca juga: Berapa Banyak Sih Pesaing Gojek dan Grab di Indonesia Saat Ini?

Namun, Gojek nampaknya memang harus legowo jika mereka memang masih kalah dari Grab. Alasannya adalah dari segi wilayah operasi, jangkauan Grab jauh lebih besar di mana mereka telah menjangkau 339 kota di delapan negara Asia Tenggara, dan 224 ada di Indonesia.

Adapun untuk Gojek, jangkauannya cenderung lebih sedikit di mana perusahaan ride-hailing yang ditinggalkan CEO-nya untuk menjadi Mendikbud RI itu hanya menjangkau 207 kota di empat negara Asia Tenggara, 203 di antaranya berada di Indonesia.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close