Internet

Alasan Sesungguhnya Facebook Sembunyikan Jumlah Like

Sejak Mei 2019 kemarin, pihak Facebook selaku perusahaan induk Instagram telah mulai menyembunyikan jumlah like di postingan para penggunanya di Kanada. Setelah sukses dengan Kanada, Facebook memperluasnya ke 6 negara lain, yaitu Australia, Brasil, Irlandia, Italia, Jepang, dan Selandia Baru.

Usai menambahkan 6 negara sebagai tempat uji coba penyembunyian like, Facebook pun kembali menambahkan 1 negara lagi, yaitu Amerika Serikat pada bulan November kemarin sebagaimana yang disampaikan Adam Mosseri pada Jum’at (08/11/19) dalam acara Konferensi WIRED25 di San Francisco.

Baca juga: Penyembunyian Like di Instagram Diperluas, Tanda Segera Hadir?

Penyembunyian Kemudian Dilakukan Secara Global

Usai memperluas tempat uji coba penyembunyian like di 8 negara, pihak Instagram kemudian memperluasnya secara global. Keputusan pihak Instagram untuk menyembunyikan jumlah like secara global ini pun juga cukup unik karena rentang waktunya yang tidak terlalu jauh setelah pengumuman Adam Mosseri di acara Konferensi WIRED25.

Kepala Instagram Adam Mosseri telah berulang kali mengatakan bahwa uji coba ini dirancang untuk mengurangi tekanan pada kreator Instagram, dan ukuran sebenarnya dari keberhasilan uji coba ini akan terkait dengan bagaimana hal itu berdampak pada orang secara emosional.

Namun, baru-baru telah muncul alasan sesungguhnya Facebook menyembunyikan jumlah like. Alasannya adalah penyembunyian like bisa membawa keuntungan bagi pihak Facebook sebagaimana yang disampaikan oleh ketiga mantan karyawan Facebook kepada CNBC.

Baca juga: Instagram Uji Coba Sembunyikan Like Secara Global

Alasan Sesungguhnya Facebook Sembunyikan Like

Tiga karyawan Facebook yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kepada CNBC bahwa alasan utama penyembunyian like adalah untuk membuat para pengguna semakin percaya diri untuk memposting foto maupun video.

Ketika para pengguna semakin percaya diri, maka mereka akan semakin banyak untuk membuat postingan. Semakin banyak posting, maka semakin lama pula para pengguna mengakses Instagram. Dan ketika waktu akses semakin lama, maka akan semakin banyak iklan yang muncul dan Facebok pun akan untung.

Saat ini, ketakutan untuk memposting foto menjangkiti beberapa pengguna. Menghapus like akan membantu para pengguna menghilangkan ketakutan itu, dan ketika rasa takut hilang, maka waktu akses pengguna akan semakin bertambah dan ujung-ujungnya tetap pihak Facebook yang akan mendapatkan keuntungan.

Baca juga: Lindungi Pengguna, Facebook Mulai Sembunyikan Jumlah Like di Postingan

Meski media sosial Facebook juga ikut-ikutan untuk menyembunyikan jumlah like, nampaknya pihak Facebook lebih mengutamakan Instagram mengingat media sosial berlambangkan kamera itu merupakan mesin uang Facebook di mana kurang lebih ada 1 miliar pengguna tiap bulannya dan 500 juta pengguna harian untuk Stories.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close