Pengertian V-Sync

Gamer Wajib Tahu!! Apa Itu V-Sync? (Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan)

Jika kamu seorang PC GAMER pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan V-Sync. Akan tetapi kebanyakan orang tidak mengetahui fungsi V-sync dan kelebihan serta kekurangannya.

Seperti biasa di artikel ini kita akan membahas V-sync secara lengkap dengan bahasa dan analogi yang mudah dipahami agar bisa membantu para non techies (orang awam) diluar sana.

Mari Kita Mulai!

Apa Itu V-Sync?

V-Sync
Source: GamingScan

V-Sync (Vertical Syncronizing) Adalah Salah satu Metode Frames Syncronizing Technique untuk mencegah Visual Artifact yang biasa di sebut dengan Screen Tearing.

Nah sebelum membahas V-sync, Kita bahas dulu kenapa V-sync dibutuhkan.

Source: Anandtech

Ketika komputer akan menampilkan sesuatu VGA/GPU akan menggambar frames ditempat yang di sebut dengan BUFFER.

Buffer akan di simpan di Vram VGA kalian, lalu akan di transfer dan dilanjutkan untuk di scan di monitor secara Vertical (Vertical Scanning) dan jika proses scanning selesai maka gambar/frames akan ditampilkan di monitor.

Di zaman dulu komputer hanya menggunakan Satu Buffer. Hal ini menyebabkan layar sering berkedip (Flicker) saat gambar lainya akan tampilkan dan membuat mata si pemakai lebih cepat lelah.

Loading...

Doube Buffering

Untuk menangani masalah tersebut, Lahirlah Double Buffering.

Doube Buffering menggunakan 2 Buffer yaitu Back dan Front Buffer. Prinsip kerja dari Double Buffer hampir sama dengan Single Buffer.

TV
Source: Anandtech

VGA/GPU akan menggambar frames di Back Buffer dan jika sudah selesai maka akan di swap (Diganti namanya) menjadi Front Buffer. Kemudian akan dikirim dan di scan untuk ditampilkan di monitor.

Selagi monitor kita sedang men-scan frames di front buffer, VGA kita akan menggambar frames selanjutnya di Back Buffer.

Dengan teknik ini layar dan gambar tidak lagi sering berkedip (flicker) dan para pengguna PC pun senang dengan lahirnya metode Double Buffering.

Namun masalah lain muncul yaitu Screen Tearing.

Seperti yang sudah saya jelaskan bahwa VGA/GPU akan menggambar frames di Back Buffer dan jika sudah selesai akan di rename (swap) menjadi Front Buffer yg nanti akan dikirim dan di scan untuk tampilkan di monitor.

Namun saat proses Vertical Scanning di monitor belum selesai tapi VGA/GPU sudah selesai menggambar frames di Back Buffer.

Sistem akan menghiraukan (ignore) Proses Vertical Scanning di monitor dan akan tetap mengirimkan Gambar/Frames berikutnya untuk di scan.

Contoh Saat Scanning frames sebelumnya baru selesai setengah tapi frames selanjutnya sudah dikirim maka monitor tetap akan melanjutkan proses scanning tadi yaitu dari tengah (From where it left off).

Hal ini menyebabkan Visual Artifact yang di sebut dengan Screen Tearing. Singkatnya jika monitor menampilkan 2 frames yang berbeda dalam 1 gambar.

Source: Cio Asia

Untuk mengatasi masalah ini lahirlah V-Sync (Vertical Syncronizing) untuk mencegah Screen Tearing.

Cara kerja V-sync sangatlah simple yaitu mencegah VGA/GPU mengirim Frames selanjutnya ke Monitor Sebelum Proses Vertical Scanning selesai.

Hasilnya tidak ada lagi Screen Tearing dan orang-orang sangat senang dengan lahirnya metode tersebut akan tetapi muncul lagi masalah yang lain yaitu naiknya Input Lag.

Apa Itu Input Lag?

Source: Custom PC Review

Input lag adalah waktu yang dibutuhkan sistem untuk merespon aksi kamu.

Sebagai contoh jika kamu menekan tombol di keyboard dan karakter kamu di game akan meresponnya sesuai fungsi tombol yang kamu tekan.

Nah Input Lag adalah waktu yang dibutuhkan oleh karakter kamu dalam merespon aksi mu.

Input Lag yang tinggi akan sangat merugikan terutama untuk kamu yang sering main game online karena di permainan online mana yang lebih cepat itu yang akan menang.

Jika kamu mengaktifkan V-sync maka akan menambah durasi Input Lag tersebut, Tapi kenapa?

Karena cara kerja V-sync yang mencegah VGA untuk mengirimkan Frames selanjutnya sebelum proses scanning selesai. Frames selanjutnya tidak akan dikirim sebelum proses vertical scanning selesai walaupun kamu sudah menekan tombol di keyboard kamu.

Contoh saat kamu menekan tombol di keyboard/mouse maka karakter kamu akan merespon nya.
VGA/GPU pun akan menggambar respon yang akan di lakukan oleh karakter kamu.

Akan tetapi karena frames yang sebelumnya belum selesai di scan maka frames respon karakter kamu akan di cegat oleh sistem.

Selanjutnya akan di kirim ke monitor jika proses Vertical Scanning di frames yang sebelumnya sudah selesai. Inilah yang menyebabkan Respon Telat saat V-sync di hidupkan.

Tidak hanya itu, Untuk memastikan agar gameplay kamu Tearing Free (bebas dari tearing), hardware Komputer kamu juga harus mampu memainkan game tersebut di 60FPS secara stabil.

Jika Fps nya turun/drop walaupun ke 59fps, maka secara otomatis FPS kamu akan terpotong menjadi 30FPS.

Hal itu sering disebut dengan FPS DROP/STUTTER yang sangat mengganggu karena gameplay tiba-tiba menjadi lambat.

Input Lag/Display Lag juga di pengaruhi oleh performa TV atau Monitor.

Bagi kamu yang ingin membeli TV/Monitor dengan Input lag yang rendah maka bisa mengunjungi situs dibawah ini untuk melihat review tiap2 TV dan Monitor.

www.displaylag.com

Atau bisa bacaPanduan Lengkap Untuk Membeli TV dan Monitor Biasa Ataupun Gaming

Kesimpulan

Jadi jika V-Sync di hidupkan maka gameplay kamu akan bebas dari Screen Tearing namun akan menambah Input Lag.

Dan jika Hardware Komputer kamu tidak sanggup memainkan game tersebut secara stabil di 60FPS maka FPS akan drop menjadi 30FPS.

Untuk game online disarankan jangan menggunakan V-Sync, Tapi untuk game offline yang santai (Non-Competitive) V-Sync tidak akan merugikan jika komputer kamu mampu memainkan game nya secara stabil di 60FPS.

Sebenarnya untuk mengatasi masalah di atas itu cukup dengan menggunakan Variable Refresh Rate Seperti Free-Sync dan G-Sync monitor tapi kita akan bahas di topic yang akan datang.

Good Luck Gamer.

Sekian Dan Terima Kasih 🙂


Loading...

Bagikan

Averyzalia

Penulis

Penulis artikel bertema Tech, Personal Computer dan PC Gaming mulai dari level dasar hingga mendalam. I am here to EDUCATE you.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *