Internet

Apresiasi Karyawan, Huawei Siap Bagi-bagi Uang Rp4 Triliun

Huawei adalah salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di China dan juga dunia. Saat ini, posisi Huawei tengah terdesak setelah mendapatkan sanksi dari pemerintah Amerika Serikat lantaran dituduh menjadi mata-mata negara China.

Berkat sanksi yang dijatuhkan oleh pemerintah AS, Huawei tidak bisa berbisnis dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Negeri Paman Sam. Meskipun begitu, lini bisnis Huawei tetap bisa berjalan meskipun kondisinya tidak stabil.

Huawei Bagi-bagi Uang untuk Karyawan

Dilansir dari Nikkei Asian Review, Huawei Technologies akan membagi-bagikan uang kepada lebih dari 190.000 karyawannya. Bagi-bagi uang yang dilakukan pihak Huawei sendiri bukan tanpa sebab karena pihak perusahaan membagi-bagikan uang kepada para karyawannya sebagai bentuk apresiasi.

“Pada tahun 2019, perusahaan dan semua karyawan berada, dan sedang menghadapi tantangan eksternal yang luar biasa,” kata pihak Huawei seperti yang dikutip dari Nikkei Asian Review. “Setelah disetujui oleh presiden perusahaan, penghargaan pengabdian khusus akan dibayarkan.”

Namun, bonus yang sudah disiapkan oleh perusahaan yang nilainya mencapai 2 miliar yuan atau sekitar Rp4 triliun itu tidak akan diberikan secara cuma-cuma karena perusahaan mengajukan beberapa persyaratan untuk calon penerimanya.

Jadi, bonus akan didistribusikan ke semua karyawan aktif Huawei dan anak perusahaannya dengan syarat para karyawan harus mendapatkan peringkat kinerja di atas C dan tidak ada pelanggaran keamanan informasi.

Huawei Siap Jika Harus Tanpa AS

Beberapa hari yang lalu, Ren Zhengfei selaku founder dan juga CEO Huawei mengatakan kepada publik bahwa perusahaannya tidak membutuhkan AS untuk bertahan hidup. Bahkan, Zhengfei siap jika Huawei tetap berada dalam daftar hitam pemerintah AS atau tidak dikeluarkan dari daftar hitam untuk selamanya.

“Kita dapat bertahan dengan sangat baik tanpa AS. Kami tidak mengharapkan AS untuk menghapus Huawei dari entity list. Mereka mungkin juga membuat kita di sana selamanya karena kita akan baik-baik saja tanpa mereka,” ucap Zhengfei dalam sebuah wawancaranya dengan Wall Street Journal.

Ucapan yang dilontarkan Zhengfei adalah ucapan yang sangat berani. Namun, ucapan yang keluar dari mulut pria 75 tahun tersebut memang cukup beralasan karena Huawei sampai saat ini memang masih bisa bertahan. Selain itu, mereka pun memiliki tim atau karyawan yang memang bisa diandalkan yang menjadi salah satu faktor pendukung mengapa Huawei bisa tetap bertahan.

Baca juga: Huawei Tetap Yakin Bisa Bertahan Hidup Meski Tanpa AS

Jadi, keputusan Huawei untuk membagi-bagikan hadiah berupa uang total sebesar Rp4 triliun memang sudah sangat benar, karena ketika seorang karyawan itu diapresiasi, maka kinerjanya akan semakin meningkat dan berusaha memberikan yang terbaik untuk perusahaannya.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close