Internet

Autentikasi Dua Faktor di Twitter Tak Butuh Nomor HP Lagi

Autentikasi dua faktor adalah sistem keamanan yang biasa digunakan untuk mengamankan akun dari kejahatan siber. Jika Anda memiliki akun di platform digital, pasti Anda akrab dengan autentikasi dua faktor karena fitur tersebut biasanya memang sudah disediakan.

Berbicara tentang autentikasi dua faktor, biasanya perusahaan penyedia platform akan memintai para penggunanya nomor telepon untuk tingkat keamanan yang lebih. Namun, Twitter baru-baru ini justru tidak mengharuskan para pengguna memasukkan nomor telepon ketika mereka mengaktifkan autentikasi dua faktor.

Autentikasi Dua Faktor di Twitter Bisa Tanpa Nomor HP

Beberapa bulan yang lalu, Jack Dorsey selaku CEO Twitter telah menjadi korban peretasan. Akun Twitter Dorsey berhasil dibobol oleh para peretas melalui nomor HP. Meskipun peretasan hanya terjadi selama beberapa menit saja, kejadian tersebut tentu mencoreng nama Twitter.

Melihat fakta yang demikian, media sosial berlambangkan burung itu pun mulai berbenah. Hasilnya, mereka pun tidak mengharuskan nomor ponsel sebagai syarat utama untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor bagi para pengguna.

Jika saat ini Anda masih menautkan nomor ponsel untuk autentikasi dua faktor, maka Anda bisa menghapusnya dengan mengunjungi pengaturan dan privasi Twitter. Setelah itu, silakan klik akun → keamanan, kemu dian pilih autentikasi dua faktor dan hilangkan centang pada SMS.

Adapun untuk Anda yang tidak mengaktifkan autentikasi dua faktor, namun ingin menghilangkan nomor telepon Anda di platform Twitter, maka silakan kunjungi pengaturan dan privasi. Setelah itu, silakan pilih akun → ponsel, dan silakan hapus nomor Anda.

Baca juga: Direvisi, Twitter Batal Hapus Akun yang Lama Tidak Aktif

Keberadaan nomor telepon sendiri bukan hanya bisa digunakan untuk proses peretasan saja. Terkadang, nomor telepon juga dijadikan oleh perusahaan pemilik platform untuk mendulang uang. Twitter sendiri pernah melakukan hal yang demikian itu.

Namun, media sosial pesaing Facebook itu sudah melontarkan maaf kepada publik pada September lalu. Twitter yang menjadikan nomor telepon para penggunanya sebagai tujuan iklan telah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

“Kami baru-baru ini menemukan bahwa ketika Anda memberikan alamat email atau nomor telepon untuk tujuan keselamatan atau keamanan (misalnya, autentikasi dua faktor) data ini mungkin secara tidak sengaja digunakan untuk tujuan periklanan, khususnya dalam sistem iklan Audiens Khusus dan Audiens Mitra kami.”

“Kami tidak dapat mengatakan dengan pasti berapa banyak orang yang terkena dampak ini, tetapi dalam upaya untuk transparan, kami ingin membuat semua orang sadar. Tidak ada data pribadi yang pernah dibagikan secara eksternal dengan mitra kami atau pihak ketiga lainnya.”

“Pada 17 September, kami telah mengatasi masalah yang memungkinkan ini terjadi dan tidak lagi menggunakan nomor telepon atau alamat email yang dikumpulkan untuk tujuan keselamatan atau keamanan untuk iklan.”

Baca juga: Email dan Telepon Pengguna Jadi Target Iklan, Twitter Pun Minta Maaf


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close