mencari pekerjaan baru

10 Alasan untuk Berhenti Kerja dan Mencari Pekerjaan Baru

Anda mungkin sudah lama merasakan ada yang salah dari pekerjaan anda dan ingin resign, tapi tidak bisa menemukan alasan tepat untuk berhenti kerja dan mencari pekerjaan baru. Maka anda perlu membaca artikel ini sampai selesai.

Kadang mengundurkan diri lebih baik daripada bertahan di pekerjaan yang salah. Apalagi kalau anda sudah melakukan semua yang anda bisa untuk pekerjaan anda saat ini, tapi hasilnya tetap tidak berhasil.

BacaIngin Berhenti Dari Pekerjaan Anda? Perhatikan Beberapa Hal Berikut

Tapi bagaimana anda tahu kapan saat yang tepat untuk berhenti kerja? Berikut saya paparkan sepuluh situasi yang membuat orang mundur dan melamar kerja ke perusahaan lain:

10 Alasan untuk Resign dan Mencari Pekerjaan Baru

mencari pekerjaan baru

1. Situasi kehidupan anda sudah berubah

Bisa jadi karena anda menikah, punya bayi, pindah ke luar kota, atau karena gaji dan tunjangan yang anda terima tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan hidup anda.

Anda perlu membicarakan situasi ini kepada manajer atau bos. Lihat apakah ada peluang untuk naik gaji? Jika tidak, anda harus mencari peluang yang lebih baik di perusahaan lain.

Lakukan ini tanpa penyesalan, bagaimana pun anda perlu menunjang kehidupan anda. Dan ingat, hasil kerja anda perlu dibayar dengan layak.

Loading...

2. Perusahaan mengalami penurunan, dan kemungkinan bangkrut

Setelah mendengar perusahaan kehilangan pelanggan, muncul desas-desus kebangkrutan, para pemimpin perusahaan senior mengadakan pertemuan di balik pintu tertutup, karyawan kerja setiap hari seperti menunggu PHK.

Di saat seperti itulah anda perlu mulai mencari tahu tentang kejelasan masa depan karir anda. Kalau perlu, cari pekerjaan baru.

Sebaiknya anda mulai melamar kerja ke perusahaan lain sambil tetap bekerja di tempat anda sekarang. Sehingga kalau kebangkrutan perusahaan benar-benar terjadi, maka anda sudah punya persiapan.

3. Perusahaan anda melanggar etika bisnis

Bisa jadi karena bos atau manajer anda berbohong kepada pelanggan tentang kualitas produk, atau anda menyadari bahwa perusahaan mencuri informasi rahasia dari pesaing.

Apa pun masalahnya, jangan bekerja di perusahaan yang etika bisnisnya tidak sesuai dengan etika dan norma yang anda yakini.

Jika anda tidak bisa memperbaiki masalah etika bisnis di perusahaan anda, maka lebih baik tinggalkan tempat kerja anda secepat yang anda bisa.

4. Keyakinan dan nilai norma anda bertentangan dengan budaya perusahaan

Mungkin anda muslim, tapi sulit untuk mendapatkan istirahat sholat di tempat kerja. Mungkin anda egaliter, tapi perusahaan tidak bersikap adil dalam memperlakukan karyawan karena perbedaan warna kulit atau agama.

Kurangnya kesesuaian diri dengan budaya perusahaan akan merusak sikap anda di tempat kerja hingga membuat anda benci bekerja. Maka resign bisa jadi solusi terbaik dari benturan budaya seperti ini.

5. Rusaknya hubungan kerja anda dengan atasan, dan tidak bisa diperbaiki lagi

Bisa jadi karena anda melakukan kesalahan besar dan sulit dipulihkan, hingga akhirnya anda tidak lagi diberi kepercayaan. Atau bisa jadi karena atasan anda sewenang-wenang atau melakukan hal buruk yang tak bisa anda maafkan.

Apa pun alasannya, hubungan profesional anda dengan atasan sudah rusak dan tidak bisa  diperbaiki lagi. Atasan mungkin tidak bisa memecat anda, dan anda ‘kagok’ kerja lagi di perusahaan sekarang.

Di situasi seperti itu, hal pertama yang harus dilakukan adalah membicarakan situasinya dengan atasan untuk mencari solusi. Jika gagal, saatnya untuk berhenti dari pekerjaan anda sekarang, dan mencari pekerjaan baru.

6. Anda tidak lagi menikmati pekerjaan dan merasa bosan

Jika anda sudah tidak perduli pada apa pun yang terjadi di tempat kerja atau jika anda sudah mulai bosan dan malas pergi bekerja di pagi hari, maka sudah saatnya untuk meninggalkan pekerjaan anda.

Baca juga5 Alasan Mengapa Bosan dengan Pekerjaan, Padahal Sudah Terlanjur Dijalani

Jika anda pikir ini adalah sikap yang tidak bertanggung jawab, justru dalam situasi ini resign adalah bentuk pertanggungjawaban. Kalau dipaksakan bertahan, anda bisa merusak kekompakan tim, atau mengganggu pekerjaan rekan kerja anda.

Maka lebih baik anda resign, supaya perusahaan segera mencari orang lain yang lebih berminat bekerja dan lebih mampu. Kemudian anda bisa bekerja di tempat lain yang lebih anda sukai.

7. Anda dianggap telah bertindak tidak pantas di tempat kerja

Anda mungkin telah melakukan kesalahan kepada tim saat mengerjakan proyek bersama, hasil kerja anda selama ini tidak memuaskan, anda dianggap pemalas, atau muncul banyak keluhan dari klien terhadap anda.

Reputasi seperti itu sulit diubah. Kalau anda mampu bekerja keras untuk memperbaikinya, maka lakukanlah. Mulailah bekerja serius untuk mendapatkan kembali kepercayaan dari rekan kerja, atasan, dan klien anda.

Tapi jika reputasi Anda sulit diperbaiki, maka lebih baik anda mundur dari perusahaan dan mencari pekerjaan baru. Bekerjalah dengan baik di perusahaan baru. Jangan lakukan kesalahan yang sama seperti di perusahaan yang dulu.

8. Tuntutan pekerjaan merusak hubungan anda dengan keluarga dan teman

Bisa jadi karena tugas yang selalu menumpuk, sering lembur, hampir tidak punya waktu libur, atau karena tuntutan dari bos. Semua itu bisa merusak hubungan anda dengan keluarga dan teman.

Jika itu terjadi, anda harus perbaiki hubungan dengan keluarga dan teman. Aturlah jadwal kerja anda dengan baik, usahakan untuk tetap punya waktu bagi keluarga dan teman. Jika tidak bisa, sebaiknya anda cari pekerjaan baru.

Ingatlah bahwa kehilangan keluarga tidak sepadan dengan pekerjaan. Kalaupun karir anda terus menanjak, pada akhirnya anda tetap tidak akan mendapat kebahagiaan sejati tanpa adanya keluarga dan teman.

9. Tidak ada lagi tantangan di tempat kerja, sehingga anda ingin mencari peluang baru di tempat lain

Pekerjaan tanpa tantangan adalah pekerjaan terburuk, meski gajinya besar. Jika anda tetap tidak bisa mendapat peluang dan tantangan baru di organisasi anda saat ini, maka sebaiknya anda mulai mencari pekerjaan baru yang lebih menantang.

Benar, bahwa orang-orang bekerja untuk mendapatkan penghasilan. Tapi anda tidak akan mendapat kepuasan di tempat kerja jika hanya itu yang anda cari. Lambat laun anda akan kehilangan semangat bekerja.

10. Tekanan kerja merusak kesehatan anda

Stres dan sering lembur bisa meningkatkan resiko terkena penyakit jantung dan masalah kesehatan lain. Jika pekerjaan anda tidak mendukung pola hidup sehat, sebaiknya anda mulai mencari pekerjaan lain.

Jangan mengorbankan kesehatan demi karir. Karena kalau sudah sakit parah, mungkin anda tak akan mampu bekerja sama sekali. Anda harus bisa membagi waktu kerja dengan waktu istirahat, dan jalani pola hidup sehat.

Kesimpulan:

Kalau anda mengalami satu atau beberapa situasi tersebut, jangan ragu untuk move on. Anda harus perbaiki situasi saat ini, mengundurkan diri dari pekerjaan anda dengan cara baik, lalu mulai hidup baru di tempat kerja yang lebih baik.

Tapi sebaiknya mulailah mencari pekerjaan baru saat anda masih bekerja di perusahaan anda saat ini. Lalu mundur setelah mendapat jaminan kerja baru. Karena biasanya menganggur malah memperburuk situasi hidup.


Loading...

Bagikan

Penulis

Reha Wijaya
Reha Wijaya
Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.
Reha Wijaya

Penulis

Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *