Peluang usahaUlasan Bisnis

Tips Membangun Bisnis Industri Rumah Tangga yang Simple

Halo sobat klikmania, tahu kan kalian mengenai bisnis industri Rumah Tangga? Dengan julukan UKM ini memang sedang di gemari oleh rakyat Indonesia, karena kebanyakan dari mereka memang sudah merebak sampai tingkat desa loh…

Buktinya di desa saya saja bisnis industri Rumah Tangga menjadi penghidupan yang bisa dikatakan menguntungkan. Walau masih di desa terpencil tapi banyak usaha mulai dari batik hingga produk makanan ringan ataupun makanan kue lainnya.

Usaha home industry atau bisnis industri rumah tangga, saat ini semakin banyak diminati. Hal ini terbukti dari menjamurnya berbagai industri rumahan dengan beranekaragam jenis produk maupun jasa yang di geluti.

Sempitnya lapangan pekerjaan dan besarnya tingkat persaingan para pencari kerja, bagaikan sebuah energi pendorong terciptanya wirausahawan-wirausahan muda berbakat yang ikut membantu membuka lebih banyak lagi lapangan kerja di berbagai sektor industri.

Pengertian Bisnis Industri Rumah Tangga atau Home Industry

Bisnis Industri rumah tangga

Home industry adalah jenis usaha yang dilakukan di rumahan dan hanya dijalankan oleh 4 orang karyawan dan tak lebih. Jenis usaha yang satu ini memiliki ciri khas dalam hal modal yang minim, sebagian besar pemilik usaha adalah kepala rumah tangga, dan tenaga kerja berasal dari pihak keluarga tersebut.

Bisnis industri rumah tangga juga cenderung memproduksi aneka karya tangan manusia seperti, makanan ringan, kerajinan, furniture, anyaman, dan sebagainya.

Sebelum memulai Bisnis Industri Rumah Tangga perhatikan beberapa point penting di bawah ini

Loading...

Pilih Bisnis Industri Rumah Tangga yang Tepat

Sebelum memulai bisnis rumahan, Anda harus bisa memikirkan jenis bisnis yang paling tepat untuk dijalankan. Hal ini harus disesuaikan dengan minat di pasaran, modal yang telah disediakan, serta kemampuan Anda dalam menjalankannya.

Perhitungan Waktu yang Tepat untuk Menjalankan Bisnis Industri Rumah Tangga

Setelah menemukan jenis bisnis apa yang akan dijalankan, selanjutnya Anda harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memulai bisnis industri rumah tangga tersebut.

Misalnya, Anda ingin membuka home industry busana muslim. Maka waktu yang tepat untuk memulainya yaitu pada saat momen-momen lebaran. Atau menjual jajanan pasar di bulan suci Ramadhan.

Memiliki Visi dalam Menjalankan Bisnis Industri Rumah Tangga

Poin penting setelah Anda mengetahui jenis bisnis rumahan yang akan dijalankan yaitu menentukan visi dari usaha tersebut.

  • Visi yang tepat saat menjalankan bisnis yaitu sebuah visi yang akan memberikan semangat pantang menyerah.
  • visi yang akan menghasilkan nilai ibadah dari segala sesuatu yang dilakukan,
  • visi yang mampu memberikan kekuatan lebih untuk menembus batas keyakinan pebisnis.

Perhitungkan Modal

Untuk menghindari berbagai macam hal yang tidak diinginkan, sebaiknya Anda bisa menyisihkan beberapa persen dari modal yang diinvestasikan, sehingga bisnis industri rumah tangga yang dijalankan tidak akan mengalami kegagalan.

Penyisihan uang tersebut dapat digunakan untuk perbaikan alat-alat yang mengalami kerusakan dan berbagai macam resiko lainnya. Sebaiknya Anda tidak terburu-buru menjalankan bisnis dengan modal besar apalagi berhutang.

Melakukan Promosi

Setelah mempersiapkan segala kebutuhan untuk bisnis rumah tangga, Anda harus mulai melakukan promosi melalui berbagai macam media yang tersedia.

Selain menggunakan media cetak seperti koran, majalah, dan surat kabar lainnya, Anda juga bisa melakukan promosi melalui radio, televisi, atau sosial media.

Susun kata-kata promosi yang mampu menarik perhatian masyarakat. Jika perlu, Anda juga bisa menawarkan potongan harga, hadiah, atau promo lainnya sebagai salah satu usaha untuk segera menarik perhatian konsumen.

Berikan Ciri Khas atau Faktor X pada Produk yang Anda Jual

Bisnis Industri rumah tangga

Saat ini, persaingan dalam bisnis industri rumah tangga dan jenis usaha lainnya tentu sangatlah tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Anda harus bisa menciptakan ciri khas dari produk yang Anda tawarkan, guna menyiasati persaingan bisnis serta menarik perhatian konsumen.

Anda harus mulai menggali kreatifitas untuk menciptakan inovasi baru. Jika menjalankan bisnis dalam bidang makanan, maka Anda bisa mulai menciptakan kreasi dengan rasa dan tampilan yang menarik, atau disesuaikan dengan trend pada masa itu.

Utamakan Kepuasan Konsumen

Semua langkah-langkah di atas tidak akan ternilai harganya jika Anda tidak menjalankan cara yang satu ini. Ya, kepuasan konsumen sudah menjadi harga mati dan tidak bisa ditawar.

Jika konsumen puas dengan produk dan pelayanan yang diberikan, tentu mereka akan melakukan pembelian kembali atau justru mempromosikan pada konsumen lainnya untuk melakukan transaksi di lokasi bisnis industri rumah tangga yang Anda jalankan.

Belajar Administrasi

Sebagai pelaku bisnis, Anda juga harus bisa menguasai pengetahuan sederhana dalam bidang administrasi. Misalnya dengan melakukan semua pencatatan dan pelaporan keuangan yang masuk serta berbagai macam kebutuhan pengeluaran.

Pengelolaan administrasi ini harus dilakukan secara teliti. Catat semua pengeluaran sekecil apapun untuk mengetahui keuntungan yang diperoleh dari bisnis industri rumah tangga yang Anda jalankan.

Jangan pernah menganggap remeh administrasi sederhana ini karena hal tersebut sangat berguna untuk kelangsungan usaha tersebut.

Jangan Pernah Takut Gagal

Setiap usaha yang dijalankan, tentu memiliki 2 sisi yaitu kegagalan dan keberhasilan. Seorang pebisnis sejati tentu tidak pernah mengenal kata gagal. Walau mungkin mereka masih menjadi pemula.

Oleh sebab itu, Anda harus bisa menerjang berbagai macam resiko yang mungkin dapat terjadi. Mulai sekarang Anda harus bisa membayangkan, lebih takut mengalami resiko kegagalan atau menunda kesukesan yang sudah ada di depan mata.

Dukungan Keluarga adalah Poin Penting

Menjalankan bisnis akan terasa lebih tenang jika mendapatkan restu serta dukungan dari pihak keluarga. Akan lebih baik jika keluarga juga turut serta membantu dalam menjalan bisnis industri rumah tangga tersebut.

Oleh sebab itu, sebelum memulanya, Anda harus berusaha mengungkapkan ide bisnis yang ingin dijalankan dan merundingkan bersama-sama dengan keluarga. Sebuah usaha yang dipikirkan bersama-sama tentu akan membuahkan hasil yang lebih optimal.

Pikirkan untuk Mengembangkan Bisnis

Walau bisnis industri rumah tangga tergolong jenis usaha dengan modal kecil, tetapi tidak ada salahnya jika Anda memikirkan ide utnuk mengembangkannya di masa depan.

Caranya sangat muda, Anda hanya perlu mengumpulkan keuntungan dari bisnis pertama yang sudah dijalankan. Setelah terkumpul, Anda bisa mulai mengembangkan bisnis lainnya.

Peminjaman uang di bank dan tempat lainnya mungkin juga bisa dijadikan sebagai solusi, tetapi dengan memakai uang sendiri tentu akan membuat Anda merasa lebih tenang saat menjalankan bisnis tersebut dan tidak bingung untuk mengembalikan hutang.

Tidak Harus Diawali dengan Pengetahuan Baik Tentang Bisnis

Jika Anda berawal dari seorang pegawai atau profesi apa pun yang tidak memahami dunia bisnis, sebaiknya tidak perlu merasa khawatir saat memulainya.

Tanpa pengetahuan yang baik dalam menjalankan bisnis industri rumah tangga, tidak menutup kemungkinan Anda juga bisa sukses dalam bidang tersebut.

Sebab, seseorang menjadi bisa jika terbiasa. Jika terbiasa menjalankan bisnis sambil mempelajarinya, maka dalam kurun wktu tertentu Anda pun juga bisa menguasai bisnis yang sedang dijalankan.

Anda juga bisa meminta bantuan pada orang terpercaya yang menguasi dunia bisnis untuk mendapatkan bimbingan yang lebih dalam dan meminimalisir berbagai macam resiko yang dapat terjadi.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Bisnis Industri Rumah Tangga

Bisnis Industri rumah tangga

Modal yang Diperlukan

Baik bisnis industri rumah tangga maupun jenis usaha lainnya, tentu modal menjadi bagian penting dan utama yang harus disediakan. Untuk jenis usaha yang satu ini memang terbilang tidak membutuhkan modal besar.

Selain menggunakan modal pribadi, Anda juga bisa memanfaatkan pinjaman uang yang disediakan oleh Pemerintah, asalkan Anda bisa mengolahnya dengan jelas serta bisa menghasilkan keuntungan menggiurkan untuk mengembalikan modal pinjaman tersebut.

Peluang dan Kesempatan

Kesempatan serta peluang menjalankan bisnis industri rumah tangga adalah poin penting yang seharunya tidak dilewatkan. Sebagian besar pelaku bisnis yang meraih kesuksesan adalah mereka yang mampu melihat peluang usaha dengan cermat dan teliti.

Misalnya, Anda bisa memulai usaha pada waktu-waktu tertentu, seperti pameran, bazar, dan sebagainya. Kesempatan ini bisa Anda peroleh melalui informasi yang tersedia di berbagai media.

Kreativitas yang Tinggi

Bisnis industri rumah tangga juga bisa dikatakan sebagai usaha yang kreatif. Pasalnya, pelaku usaha harus mampu menciptakan produk tertentu untuk dipasarkan. Hal ini sangat erat hubungannya dengan kreativitas podusen.

Sebaiknya Anda tidak terpaku dengan kreativitas yang telah dimiliki. Terus tingkatkan keterampilan tersebut melalui media informasi serta berbagai macam fenomena yang ada di kehidupan masyarakat.

Jaringan Bisnis

Jaringan bisnis bukan hanya hubungan yang dijalin antara pelaku bisnis dengan konsumen, melainkan dengan investor, pelaku bisnis industri rumah tangga dengan bidang yang sama, Pemerintah, hingga pebisnis besar.

Mengapa demikian? Karena usaha yang Anda jalani ini pada suatu saat akan menjadi aset yang sangat berharga dan jaringan bisnis memiliki peranan penting sebagai jembatan menuju kesuksesan.

Fungsi Jaringan Bisnis dalam Dunia Bisnis Industri Rumah Tangga

Bisnis Industri rumah tangga

Sebagai Sumber Daya

Bagi pemula yang menjalankan bisnis industri rumah tangga, sudah sewajarnya jika hanya memiliki sumber daya terbatas. Dan solusinya, strategi yang paling tepat dilakukan untuk menutupi kelemahan tersebut yaitu dengan memperkuat serta membangun jaringan bisnis seluas mungkin.

Anda bisa menawarkan kerjasama dengan berbagai investor, pemerintah, pelaku usaha lain, serta bisa juga konsumen. Mereka adalah beberapa pihak yang nantinya akan bersama-sama dengan Anda untuk berkolaborasi dalam menciptakan iklim lebih nyaman bagi bisnis tersebut.

Anda akan memperoleh banyak manfaat dengan meningkatkan jaringan bisnis, seperti kemudahan dalam mendapatkan konsumen baru, berbagai informasi yang terbaik, birokrasi, serta mendapatkan modal dengan mudah.

Sebagai Pelanggan Pertama yang Setia

Ketika baru meluncurkan produk dari bisnis industri rumah tangga, Anda bisa melakukan promosi dengan cara memberikan produk secara cuma-cuma pada beberapa jaringan bisnis yang telah dimiliki.

Mengapa demikian? Karena mereka bisa Anda jadikan sebagai tester untuk memberikan kritik dan saran mengenai produk yang telah diluncurkan. Dengan mengetahui kepuasan mereka sebagai pihak awal yang mencoba, maka Anda akan lebih mudah mendapatkan konsumen baru.

Mereka tidak akan segan berbagi info mengenai produk atau jasa yang Anda tawarkan pada relasinya, sehingga pelanggan baru akan mudah Anda dapatkan tanpa harus melakukan promosi secara terus menerus.

Sebagai Guru untuk Bisnis Industri Rumah Tangga yang Dijalani

Salah satu cara memiliki jaringan bisnis yaitu dengan mengikuti komunitas yang sama-sama menjalankan usaha. Dengan memiliki jaringan bisnis, Anda akan mengenal pihak-pihak yang lebih lama serta berpengalaman dalam dunia bisnis.

Baik bisnis industri rumah tangga maupun jenis bisnis lainna, mereka para pelaku usaha tersebut dengan suka rela akan membagikan informasinya pada para pemula.

Bahkan mereka juga akan menunjukkan cara memulai bisnis industri rumah tangga, siapa saja konsumen yang bisa dijadikan sebagai sasaran paling tepat, dimana tempat pencarian investor yang bisa digunakan untuk berbisnis, serta siapakah suplier terbaik yang telah menjalin hubungan dengan mereka.

Sebagai Pihak yang Menemani saat Menjalankan Usaha

Menjalankan bisnis tentu bukanlah perkara yang mudah. Mengingat banyaknya persaingan serta halangan yang dapat terjadi kapan pun dan pada siapa pun.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan tersebut, maka sangat penting dan perlu bagi Anda untuk mencari informasi dan bimbingan dari pihak yang sudah mempunyai pengalaman.

Tentu saja Anda harus melakukan jaringan bisnis bersama pelaku bisnis pada bidang yang sama. Walaupun mereka bisa disebut sebagai saingan, tetapi tidak menutup kemungkinan Anda akan mendapatkan bantuan..

Sebagai Jalan untuk Melakukan Kolaborasi

Sebuah kolaborasi dalam menjalankan bisnis memang harus didasari dengan kepercayaan tinggi. Salah satu cara menemukan seorang yang bisa dipercaya yaitu menghubungi kembali rwkan-rekan yang telah Anda kenal dan kemungkinan besar bisa diandalkan.

Keuntungan Bisnis Industri Rumah Tangga

Bisnis Industri rumah tangga

Hanya Membutuhkan Modal Kecil

Salah satu keuntungan yang akan Anda peroleh jika memilih jenis bisnis industri rumah tangga yaitu dalam jumlah modal yang diperlukan. Nominal modal yang relatif sedikit banyak dijadikan sebagai peluang bagi mereka yang ingin memulai usaha kecil-kecilan di rumah.

Selain modal yang relatif minim, bisnis rumahan yang satu ini juga hanya membutuhkan modal berupa kreativitas dan kemampuan lebih pada bidang tertentu.

Tidak Membutuhkan Banyak Tenaga Kerja

Seperti yang telah kami bahas di atas bahwa bisnis industri rumah tangga hanya membutuhkan tenaga kerja yang tak lebih dari 4 orang. Selain itu, Anda juga bisa mengajak keluarga untuk membantu sehingga kepercayaan lebih mudah dijalin.

Menciptakan Sesuatu yang Baru

Sebagian besar pelaku bisnis industri rumah tangga akan menghasilkan beberapa hal yang baru, baik dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan, barang dan jasa, serta sumber daya.

Selain itu, usaha rumahan juga seringkali menciptakan barang atau jasa yang baru dan menarik untuk meningkatkan penghasilan dan mengajak banyak konsumen, mengingat persaingan bisnis yang semakin ketat.

Bisa Dijalani Oleh Pemula

Bagi Anda yang masih baru mulai menjalani bisnis, tidak menutup kemungkinan untuk bisa mendapatkan keuntungan asal menjalankannya dengan tekun, penuh kerja keras, dan terus belajar.

Anda bisa mencari berbagai informasi tentang dunia bisnis melalui media cetak, Internet, atau dengan menjalin hubungan baik bersama jaringan bisnis.

Mengurangi Angka Pengangguran





Home industri adalah salah satu jenis usaha yang lebih mengutamakan tenaga kerja manusia. Oleh sebab itu, pilihan bisnis industri rumah tangga ini akan bernilai guna untuk mengurangi angka pengangguran.

Relatif Tidak Membutuhkan Biaya Transportasi Menuju ke Lokasi

Bisnis industri rumah tangga memang pada dasarnya dijalankan sendiri di rumah. Hal ini juga dapat menghemat pengeluaran, berbeda dengan bisnis lain yang dijalankan di luar rumah.

Tidak Ada Tugas dan Tanggungjawab Terhadap Boss

Sebagai pegawai kantoran, tentu kita akan memiliki banyak tanggungjawab untuk menyelesaikan tugas dari boss serta menjalankan kewajiban yang telah ditentukan.

Namun, hal tersebut sangat bertolak belakang dengan bisnis industri rumah tangga yang tergolong lebih fleksibel. Sebagai pelaku bisnis, Anda bisa memiliki banyak peranan, baik sebagai manager maupun menjadi seorang karyawan.

Jadi, Anda tidak perlu repot untuk menyelesaikan tugas kepada atasan layaknya pegawai kantoran karena usaha tersebut menjadi milik Anda sendiri.

Waktu yang Lebih Fleksibel

Jika menjalani bisnis industri rumah tangga, Anda tidak perlu memikirkan waktu yang tetap untuk mulai membuka lapak. Karena lokasi pelaksanaannya di rumah, maka Anda bisa lebih fleksibel mengatur waktu, baik pagi atau malam hari.

Kepuasan Lebih Terasa

Tingkat kepuasan mengelola bisnis milik sendiri bisa dikatakan lebih tinggi jika dibandingkan dengan menjalankan pekerjaan di perusahaan milik orang lain.

Kepuasan yang dimaksud adalah dalam hal pelaksanaan, perencanaan, koreksi, dan pengendalian bisnis industri rumah tangga tersebut.

Keuntungan untuk Diri Sendiri

Karena bisnis rumahan adalah sepenuhnya milik Anda, maka keuntungan bersih akan menjadi hak milik pribadi pula. Seperti yang telah kami sebutkan di atas bahwa pelaku bisnis rumahan ini merangkap sebagai manager sekaligus kayawan.

Merasa Lebih Nyaman

Menjalankan bisnis pribadi dan di rumah sendiri tentu dapat meningkatkan kenyamanan bagi siapa pun yang menjalankannya.

Terutama jika pelaku usaha tersebut adalah kaum wanita, maka mereka akan lebih mudah saat harus menyelesaikan tugas sebagai ibu rumah tangga dan merangkap sebagai pengusaha home industry.

Anda juga dapat sekaligus memonitor keluarga karena pelaksanannya yang berada di ruang lingkup tempat tinggal.

Bebas Menentukan Harga Pasaran

Keuntungan menjalankan bisnis industri rumah tangga berikutnya yaitu dalam hal penentuan harga produk maupun jasa. Sebagai pemilik usaha yang merangkap sebagai manager juga karyawan, Anda bebas menetapkan nominal harga untuk ditawarkan pada konsumen.

Yang terpenting adalah berpedoman dengan harga pasaran, sehingga minat pembeli tetap tinggi dan omset yang diperoleh masih memberikan keuntungan.

Pajak yang Relatif Ringan

Poin yang satu ini merupakan kelebihan yang ditawarkan oleh bisni home industry dan berbeda dengan jenis usaha lainnya. Bisnis industri rumah tangga hanya dibebankan biaya pajak pada pelaku usaha, sedangkan usaha besar akan membebankan pajak pada perusahaan.

Mampu Bertahan Lama

Pada umumnya, jenis usaha yang satu ini lebih mampu bertahan dari berbagai macam resiko yang berdampak pada tenaga kerja, misalnya PHK pada perusahaan besar ketika terjadi inflasi.

Hal ini berbeda dengan bisnis industri rumah tangga yang cenderung bertahan lebih lama karena mampu bertahan dari berbagai macam resiko tersebut.

Kelemahan Bisnis Industri Rumah Tangga

Bisnis Industri rumah tangga

Inilah beberapa kelemahan dari bisnis industri Rumah Tangga yang memang sering menjadi kendala bagi sebagian orang. Sebenarnya jika pengelolaannya bagus, maka kalian juga tidak akan merasakan dampak dari hal ini kok.

Tidak Ada Perencanaan Kas

Perencanaan kas yang tidak diselenggarakan akan berdampak pada kebutuhan modal kerja yang tidak diketahui. Alhasil, Anda cenderung mengalami kesulitan saat menghitung keuntungan yang diperoleh.

Modal yang Terbatas

Sebagai pelaku bisnis, sumber modal yang tersedia hanya dari keuangan milik Anda pribadi. Tentu Anda akan mengalami halangan jika ingin segera mengembangkan bisnis.

Melakukan peminjaman uang di bank atau perseorangan untuk keperluan bisnis industri rumah tangga juga terbilang sulit dan hal tersebut juga dapat meningkatkan resiko dan kekhawatiran jika omset yang didapatkan tidak sesuai harapan.

Jam Kerja Karyawan yang Melebihi Standar

Karena usaha home industry bersifat milik pribadi dan tidak terikat pada instansi apa pun, maka Anda bisa bebas menentukan jam kerja pada semua karyawan, baik siang atau malam.

Namun, hal tersebut justru bisa menjadi sisi kelemahan dari bisnis industri rumah tangga karena terkadang pemilik usaha tersebut akan menentukan jadwal kerja karyawan yang melampaui batas normal karena proses pengejaran target penghasilan.

Kurangnya Informasi Bisnis

Kelemahan dari bisnis industri rumah tangga berikutnya yaitu dalam hal informasi pengembangan bisnis yang lebih inovatif. Sebagian besar pelaku usaha hanya mengacu pada ambisi sehingga lupa memberikan bumbu-bumbu baru pada kreativitasnya.

Selain itu, promosi yang kurang juga sangat mempengaruhi keberhasilan bisnis yang Anda geluti. Karena sebagain besar karyawan hanya akan menjalankan perintah dari sang pemilik usaha.

Sulitnya Memperoleh Sumber Daya Manusia

Untuk mendapatkan tenaga kerja yang tepat, tentu Anda menginginkan seorang yang memiliki keahlian lebih sesuai bidang bisnis yang Anda jalankan.

Salah satu pedoman inilah yang menjadi kelemahan bisnis industri rumah tangga karena Anda akan kesulitan mencari tenaga kerja dengan kemampuan dan keahlian lebih sesuai bidangya, apalagi jika tenaga kerja yang sudah lama telah menginjak usia senja.

Kesulitan saat Melakukan Pemasaran

Berbeda dengan jenis usaha dalam ruang lingkup perusahaan besar, bisnis industri rumah tangga lebih cenderung mengalami halangan dalam hal pemasaran.

Tidak tersedianya manajemen khusus yang bertugas pada bagian pemasaran adalah alasan utamanya. Sehingga Anda sebagai pelaku usaha harus melakukan semua itu sendiri.

Banyak Barang yang Tidak Laku

Usaha rumahan cenderung memproduksi barang dalam jumlah besar. Kondisi tersebut dapat meningkatkan resiko barang menjadi tidak cepat laku, karena sebagian besar konsumen akan menyukai barang-barang yang masih baru dihasilkan.

Prinsip Manajerial yang Sering Diabaikan

Sebagai pelaku bisnis industri rumah tangga yang juga merangkap sebagai semua pihak, biasanya akan sering mengabaikan prinsip manajerial yang sebenarnya sangat penting untuk kelangsungan dan keberhasilan bisnis tersebut.

Hal ini disebabkan oleh posisi pemilik usaha yang terlalu merangkap dalam semua jabatan sehingga mereka menjadi kurang fokus dalam menyelesaikan berbagai tugas dalam bisnis yang dijalaninya.

Resiko Hutang Ditanggung oleh Keuangan Pribadi

Tentu Anda sudah memahami bahwa modal untuk menjalankan bisnis industri rumah tangga adalah dari keuangan Anda pribadi. Lain halnya dengan perusahaan besar yang bisa dijalankan atas nama beberapa orang.

Apabila Anda menjalankan salah satu bisnis usaha kecil ini dengan melakukan peminjaman pada bank atau layanan meminjam uang lainnya, maka pelunasan juga hanya menggunakan uang milik pribadi.

Tidak Menentukan Perencanaan Pengendalian

Dalam dunia bisnis, rencana pengendalian sebenarnya menjadi poin penting yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Namun, pada kenyataannya, para pelaku bisnis industri rumah tangga hampir tidak pernah menjalankan program dan perencanaan pengendalian.

Resiko Menjalankan Bisnis Industri Rumah Tangga

Bisnis Industri rumah tangga

Persaingan Bisnis yang Terlalu Ketat

Pengaruh persaingan bisnis termasuk salah satu bentuk resiko yang akan diakibatkan oleh bisnis industri rumah tangga yang dapat membuat omset penjualan berkurang. Selain itu, seringnya mengalami kerugian juga dapat membuat Anda merasa gagal dan memutuskan untuk mengakhirinya.

Kurangnya Pengetahuan dalam Bidang Bisnis

Bentuk kegagalan kali ini dapat terjadi akibat pengetahuan yang minim mengenai dunia bisnis sehingga Anda mudah goyah dan memutuskan untuk mengakhiri usaha tersebut.

Bencana Alam

Resiko dari bisnis industri rumah tangga selanjutnya yaitu dalam bentuk bencana alam. Anda akan lebih beresiko mengalami kerugian total ataupun sebagian jika sudah melawan fenomena alam.

Contoh-contoh Bisnis Industri Rumah Tangga Yang layak anda coba




Mengolah Sampah

Saat ini, bisnis industri rumah tangga yang mulai banyak digeluti yaitu melakukan proses daur ulang pada sampah. Selain menjaga kebersihan lingkungan, daur ulang sampah ternyata juga bisa menghasilkan berbagai macam barang yang sangat bermanfaat.

Menjalankan usaha yang satu ini tentu tidak membutuhkan banyak modal. Anda hanya perlu memiliki kreatifitas tinggi untuk menciptakan karya seni baru. Olahan sampah-sampah plastik biasanya diubah menjadi berbagai macam kerajinan tangan, tas, dan aksesoris lainnya.

Untuk botol-botol minuman juga bisa diolah menjadi kerajinan tangan untuk menghiasi ruangan-ruangan di dalam rumah. Sampah yang diolah menjadi kerajinan tangan tersebut tentu dapat menarik perhatian banyak konsumen.

Selain itu, Anda juga bisa mengolah bohlam menjadi pot bunga cantik untuk menghiasi rumah para konsumen. Dengan ciri khas tersendiri, maka Anda sudah berhasil menciptakan faktor X pada produk yang ditawarkan.

Bisnis yang satu ini mampu memberikan daya tarik tersendiri karena akan nampak sangat unik dan berbeda dengan olahan kerajinan tangan yang diproduksi oleh pabrik.

Memproduki Makanan Khas

Makanan khas nampaknya masih dapat menarik perhatian banyak konsumen dan dapat dijadikan sebagai peluang besar untuk memulai bisnis industri rumah tangga yang cukup menguntungkan.

Pasalya, makanan khas tentunya akan diminati oleh masyarakat sekitar lokasi, bahkan para pengunjung yang penasaran dengan makanan khas dari wilayah tersebut.

Misalnya, Anda menjual makanan dan minuman olahan dari buah apel yang merupakan ciri khas dari kota Malang. Atau pempek yang merupakan makanan khas dari kota Palembang.

Jika Anda sedang merantau dari tanah kelahiran, maka mempromosikan makanan khas dari asal daerah pada masyarakat baru adalah ide bisnis industri rumah tangga yang sangat cemerlang.

Tambahkan kreatifitas baru untuk menciptakan ciri khas pada makanan yang Anda produksi.

Bisnis Furniture

Anda memiliki kemampuan dan kreatifitas tinggi dalam bidang furniture? Menjalankan bisnis industri rumah tangga yang satu ini tentu menjadi ide yang dapat memberikan banyak keuntungan.

Bisnis dalam bidang furniture tidak harus dijalankan dengan partai besar. Memulai bisnis kecil-kecilan dalam bidang ini ternyata juga dapat membuahkan hasil. Anda hanya perlu menyiapkan tenaga kerja sekitar 3 orang untuk memproduksi furniture yang menarik dan berkualitas.

Selain itu, kayu limbah juga bisa diubah menjadi furniture yang unik. Pertimbangkan untuk menggunakan kayu limbah yang berkualitas, seperti kayu sengon, kayu kelapa, dan kayu jati.

Kayu limbah bisa diubah daam bentuk beberapa ide cemerlang, seperti ukiran, kursi, meja, asbak, patung, almari, topeng seni, kap lampu, dan sebagainya.

Menjual Kue Kering

Seperti yang telah kami bahas di atas, jika Anda berminat memulai bisnis industri rumah tangga dengan menjual kue, maka waktu yang tepat untuk menjalankannya adalah saat menjelang lebaran.

Selain itu, hal yang harus Anda pikirkan yaitu lokasi yang strategis untuk menjalankan bisnis tersebut. Menitipkan kue kering di warung-warung sekitar adalah ide cemerlang yang dapat dilakukan.

Jika belum menguasai jenis usaha dengan keuntungan yang lumayan ini, sebaiknya Anda mencari informasi mengenai berbagai macam resep kue lezat, baik di Internet, buku, atau melalui orang-orang yang sudah berpengalaman.

Membuka Warung Makan

Pilihan bisnis industri rumah tangga yang satu ini sangat cocok dijalankan di sekitar lokasi pabrik, sekolah, pasar, kos-kosan, dan perkantoran. Tidak perlu persyaratan yang rumit untuk menjalankna usaha ini, Anda hanya perlu memiliki keterampilan untuk membuat hidangan lezat.

Jika memiliki tempat tinggal di sekitar kawasan tersebut, maka Anda juga tidak perlu menyewa tempat. Kawasan tersebut sangat baik dimanfaatkan untuk bisnis industri rumah tangga ini karena masyarakatnya yang cenderung tidak memasak.

Membuka Usaha Jus Buah

Membuka bisnis jus buah adalah salah satu contoh bisnis simple yang bisa Anda jadikan pilihan. Karena hampir semua orang menyukai minuman olahan dari buah segar yang satu ini.

Usaha jus buah sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan lokasi. Modal yang diperlukan juga terhitung rendah serta dapat memberikan keuntungan yang cukup menggiurkan.

Banyak pengusaha jus buah yang mengaku mendapatkan keuntungan sebanyak 50 ribu rupiah dalam sehari. Bisa dibayangkan berapakah laba yang akan didapatkan, jika Anda memiliki 10 outlet jus buah dengan lokasi yang tersebar.

Usaha Menjual Gorengan

Prospek bisnis gorengan terbilang cukup menggiurkan, tentunya dengan nominal modal yang tidak terlalu tinggi. Bisnis industri rumah tangga yang satu ini bisa dijalankan dengan memanfaatkan teras rumah atau menjajakannya dengan cara berkeliling.

Rata-rata konsumen sangat menyukai makanan ringan ini, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Pendapatan dari usaha menjual gorengan juga terbilang stabil.

Bisnis Industri Rumah Tangga Kain Flanel

Kerajinan tangan yang dibuat dari kain flanel tentu sudah banyak diketahui oleh semua kalangan. Ide cemerlang yang satu ini bisa Anda jadikan sebagai salah satu pilihan untuk membuka bisnis di rumah.

Bahan flanel terbilang cukup murah dan mudah didapatkan. Anda hanya perlu memiliki kretifitas tinggi untuk menciptakan bentuk-bentuk kerajinan tangan yang menarik.

Untuk meningkatkan keuntungan, Anda bisa menitipkan kerajinan tangan yang dibuat dari kain flanel tersebut di toko-toko aksesoris. Selain itu, Anda juga bisa mempromosikan serta menjualnya melalui media Internet.

Bisnis Industri Rumah Tangga Kain Perca

Kain perca adalah sisa-sisa potongan kain yang bisa diperoleh dari penjahit atau konveksi. Kain-kain dengan ukuran kecil tersebut seringkali dibuang karena diangap tidak memiliki nilai jual.

Namun, jika kita melihatnya lebih dalam, ternyata kain perca bisa dimanfaatkan untuk memulai bisnis industri rumah tangga. Modal yang diperlukan sangat minim dan keuntungan yang diperoleh lumayan besar.

Kain perca dapat Anda olah menjadi keset, taplak meja, pakaian, sarung bantal, alas minuman atau toples, bola kain, mainan, dan sebagainya.

Membuat Kerajinan Tangan dari Manik-manik atau Monte

Bisnis industri rumah tangga yang satu ini juga mampu memberikan keuntungan besar. Anda hanya memerlukan modal utama berupa manik-manik dan kreatifitas yang tinggi untuk mengubahnya menjadi aksesoris cantik.

Kerajinan semacam ini ternyata tidak hanya dijalankan di pasar lokal, tetapi sudah mencapai pasar luar negeri. Nah, untuk usaha kerajinan monte bisa diolah dalam bentuk kalung, bando, bros, anting, dompet, tempat HP atau laptop, gelang, tas, dan berbagai macam aksesoris lainnya.

Menjual Makanan Kering

Ide bisnis industri rumah tangga dengan menjual makanan kering adalah salah satu pilihan yang bisa digunakan. Menjalankan bisnis yang satu ini terbilang lebih minim resiko karena Anda tidak perlu khawatir makanan tersebut basi, sehingga masih bisa dijual pada hari-hari berikutnya.

Beberapa contoh makanan kering yang bisa Anda produksi antara lain kerupuk ikan, kripik pisang, kacang, kripik singkong, berondong jagung, rangginang, kerupuk beras, dan masih banyak lainnya yang sekarang semakin hari semakin bertambah. Betul bukan?

Demikian pembahasan tentang seluk beluk bisnis industri rumah tangga, serta contoh jenis industri rumahan yang simple dan sangat mudah untuk dijalankan. Terimakasih dan semoga artikel seputar usaha home industry ini dapat menjadi sumber referensi yang bermanfaat bagi pembaca semua.

Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca artikel ini, sampai jumpa pada pembahasan selanjutnya. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Thanks. Jika bermafaat janga lupa bantu share ya…



Loading...