Internet

5 Bos Perusahaan Teknologi yang Pernah Diserang Hacker, Siapa Saja?

Bos dari Perusahaan Teknologi Besar Menjadi Sasaran Empuk Para Hacker

Seorang pemimpin sebuah perusahaan teknologi pastinya adalah seorang yang memiliki ilmu dan pengetahuan yang baik mengenai teknologi yang digelutinya. Namun, hal tersebut ternyata tidak menjamin bahwa bos perusahaan teknologi pernah diserang hacker.

Aksi peretasan ternyata memang tidak hanya menimpa mereka yang tidak terlalu aware terhadap sistem keamanan. Hingga kini, beberapa bos teknologi juga pernah mengalami beberapa kasus hacking. Bahkan, sebagiannya terjadi cukup parah.

Baca juga: 7 Perusahaan Teknologi Tertua di Dunia, Mana Paling Legend?

Bos Perusahaan Teknologi yang Pernah Diserang Hacker

Dalam kasus-kasus di bawah ini, beberapa bos dari perusahaan teknologi dengan besar, justru menjadi sasaran empuk para hacker untuk melakukan peretasan akun media sosial mereka. Siapa sajakah mereka?

Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Sundar Pichai (Google)

Sumber: cnbc.com

Kamu mungkin tidak pernah menyangkan sebelumnya, bahkan seorang CEO perusahaan teknologi raksasa dunia seperti Google-pun tak luput dari serangan para hacker.

Kasus ini terjadi pada 2016 lalu, ketika akun Quora CEO Google, Sundar Pichai, diretas oleh sekelompok hacker yang menyebut diri mereka sebagai OurMine.

Karena akun Quora tersebut juga terhubung dengan akun Twitter-nya, maka hacker itu pun dapat mempublikasikan aksi mereka kepada 500 ribu lebih follower Twitter Sundar Pichai.

Para hacker tersebut bahkan juga membuat tweet yang berisi promosi jasa keamanan cyber dengan menulis “Hey, it’s OurMine, we are just testing your security, please visit OurMine to upgrade it”.

Pada akhirnya, kelompok hacker OurMine hanya meretas akun Pichai sementara waktu, sebelum mengembalikan akun si korban seperti semula.

2. Mark Zuckerberg (Facebook)

Sumber: theglobepost.com

Kasus serupa ternyata juga pernah dialami oleh bos perusahaan media sosial besar Facebook, Mark Zuckerberg. Kejadian yang sama-sama terjadi pada 2016 tersebut juga dilakukan oleh kelompok hacker yang sama, yakni OurMine.

Hanya saja, kasus yang dialami Mark Zuckerberg ini terjadi lebih parah daripada yang menimpa Sundar Pichai. Ini karena sekelompok hacker tersebut tidak hanya meretas satu akun, namun beberapa akun media sosial seperti Instagram, Twitter, Pinterest, dan LinkedIn juga berhasil di-hack.

Bobolnya keempat akun media sosial yang dimiliki oleh petinggi Facebook tersebut kabarnya terjadi karena kebiasannya yang menggunakan password yang sama untuk setiap akun media sosialnya.

Baca juga : Skandal Yang Terulang, Facebook menggugat 2 Hacker Asal Ukraina

3. Jack Dorsey (Twitter)

Sumber: businessinsider.com

Kejadian cukup memalukan terjadi belum lama ini, ketika kelompok hacker yang menamai diri mereka sebagai Chuckle Squad berhasil meretas akun Twitter dari CEO-nya sendiri, Jack Dorsey.

Selama di-hack kurang lebih sekitar 10 menit, akun Twitter milik Jack Dorsey memposting sejumlah kicauan kontroversial yang menyinggung pemimpin Nazi, Adolf Hitler.

Dalam salah satu tweet yang diunggah, kelompok hacker tersebut mengatakan bahwa Adolf Hitler tidak bersalah. Mereka melakukan tindakan rasis dengan menghina orang Yahudi dan orang kulit hitam.

Menurut kabar yang bereda, kasus ini terjadi akibat bocornya celah keamanan operator seluler yang dipakai Dorsey, sehiingga para hacker tersebut dengan mudah mencuri data nomor hp yang terhubung dengan akun Twitter.

4. Daniel Ek (Spotify)

Sumber: variety.com

Seperti yang terjadi pada kedua petinggi perusahaan teknologi di atas, akun media sosial milik CEO perusahaan streaming musik Spotify juga diretas oleh kelompok hacker OurMine.

Kasus yang juga masih terjadi pada tahun 2016 tersebut, akun Twitter Daniel Ek dapat diretas oleh kelompok hacker OurMine dan memposting tweet yang berisi promosi layanan keamanan milik mereka.

5. Brendan Iribe (Oculus)

Sumber: polygon.com

Selanjutnya, kasus peretasan juga menimpa CEO perusahaan pembuat perangkat Virtual Reality (VR). Ketika itu, akun Twitter Brendan Iribe berhasil diretas oleh seseorang yang mengatasnamakan dirinya sebagai @Lid.

Selama di-hack, akun media sosial Iribe mempublikasikan beberapa tweet. Salah satu kicauan yang dibuat adalah berisi tentang pengenalan dirinya sendiri sebagai CEO Oculus.

Yang lebih sensasional, sang hacker juga mengatakan bahwa ia menginginkan satu perangkat Oculus Rift diberikan kepadanya agar ia bisa menonton film porno dengan lebih keren.

Untungnya, akun Twitter Brendan Iribe dapat diambil alih hanya beberapa jam kemudian. Kabarnya, berhasil diretasnya akun tersebut dikarenakan ia masih menggunakan password lama.

Oculus sendiri merupakan salah satu produsen perangkat Virtual Reality (VR) terkenal yang pada 2014 lalu secara resmi diakuisisi oleh Facebook.

Baca juga: 10 Perusahaan Teknologi Dunia Memberi Fasilitas Terbaik untuk Karyawan

Itulah beberapa bos perusahaan teknologi yang ternyata pernah diserang hacker. Meskipun ahli di bidang teknologi, tidak antas membuat beberapa orang tersebut bisa terhindar dari serangan para hacker.


Loading...
Baca selengkapnya

Rain or shine, I want to see you smile.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close