Ulasan Bisnis

Strategi Marketing: Bagaimana Cara Menjual Barang Agar Tidak Perang Harga

 

Tips bagaimana cara menjual barang tanpa perang harga. Banyak bisnis-bisnis saat ini masih bersaing pada harga. Saya tidak menyarankan Anda jika punya bisnis apapun itu seperti toko ritel, bisnis online atau toko online yang bersaing dengan harga.

Betul yang namanya pelangan akan mencari harga yang lebih murah. Itu pasti.!! Tetapi, sebenarnya mereka bukan mencari harga lebih murah. Memang mencari harga, tetapi mereka lebih memilih kenyamanan saat berbelanja.

Dan itu wajar ketika mereka mencari masalah harga dengan pindah ke toko yang satu dengan yang lainnya.

Akan tetapi, kalau mereka sudah duduk ke toko anda dan anda memberikan pelayanan yang memuaskan dan akhirnya mereka nyaman disitu dengan membeli produk-produk yang mungkin maksudnya lebih tinggi.

Jadi, harga itu interest yaitu mencuri perhatian untuk orang-orang pindah. Jadi, Anda jangan fokus perang harga.

Apabila anda fokus perang harga, begitu ada kompetitor yang memiliki dana lebih banyak dan mereka banting harga, Anda sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Karena strategi Anda adalah perang harga.

Dibawah ini saya ingin memberikan anda tips cara menjual barang atau produk agar Anda bisa menghindari perang harga.

Baca jugaKonten Marketing Pintar, Cara Smart Berpromosi untuk Menarik Minat Pembeli

Loading...

Strategi marketing cara menjual barang tanpa harus perang harga

1 Main diservice

Maksud main service adalah pelayanan. Tidak ribet, segala ada atau non stop solution dan cepat. Selain itu adalah sikap kerja yaitu cara merespon mereka.

2. Garansi Produk

Cara menjual barang dengan memberi garansi produk. Apakah anda dapat memberikan garansi. Kalau Anda memberikan garansi, pelanggan akan semakin yakin terhadap produk Anda dibandingkan dari toko lain.

3 Resiko

Resiko maksudnya adalah pelanggan tidak mau apabila salah beli produk. Selain itu, mungkin barangnya kemahalan atau harganya mahal.

Karena mereka belum percaya terhadap toko Anda. Jadi, pikirkan resiko-resiko khusus untuk pelanggan.

Untuk meminimalisir terhadap resiko, cobalah Anda mencantum kan! Mungkin: sertifikat, penghargaan, testimonial Dll. Hal ini agar pelanggan semakin yakin membeli ke toko yang benar dan produk yang benar.

4. Nilai tambah

Cara menjual barang dengan memberi nilai tambah. Jadi, ketika mereka membeli ke toko Anda ada nilai apa yang bisa pelanggan dapatkan sebagai benefit untuk mereka.

Misal, Anda bisa saja memberikan kartu membersif agar pelanggan mendapatkan entah itu reward point, hadiah, atau mungkin Voucher, Dll. Ini merupakan nilai tambah.

5. Keluar dari persaingan

Maksudnya adalah anda harus bisa memaksimalkan kelebihan dan anda harus fokus pada strategi dan tidak terpengaruh pada strategi pesaing Anda.

Selain itu, anda harus sebisa mungkin merevisi harga jual dan terus mengamati perkembangan usaha Anda apabila ada omset barang yang berkurang.

6. Menciptakan Brand sendiri

Jika anda menciptakan Brand tersendiri, kemungkinan Anda akan mendapatkan pelanggan khusus.

Dalam hal ini biasanya pelanggan tidak berpengaruh terhadap harga. Ini di karenakan Brand yang Anda bangun lebih mudah di percayai oleh pelanggan. Ini adalah tips cara menjual barang.

7. Retargeting

Maksudnya adalah Anda menjual produk dengan harga murah dan memberikan varian lainnya dengan produk yang agak lebih mahal ketika pelanggan ingin mencari produk lainnya.

Hal ini salah satu strategi membangun kepercayaan pelanggan dan memicu mereka untuk membeli produk berikutnya di lain waktu.

8. SDM

Pelanggan terkadang tidak hanya melihat produk Anda, ada hal lain yang membuat pelanggan Anda akan merasa nyaman. Seperti pelayanan dan kecepatan Anda dalam berinteraksi.



Loading...

Baca selengkapnya

Artikel Kreator dan Meriview seputar Ulasan Bisnis, APPS dan hobi Travelling.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button