Internet

Cegah Virus Corona, China Luncurkan Aplikasi Close Contact Detector

Penyebaran virus Corona sampai saat ini masih menjadi momok dunia. Wabah yang berasal dari China tersebut benar-benar membuat publik dunia was-was, bahkan cenderung khawatir mengingat korban terus berjatuhan hingga sampai saat ini.

Karena Corona terus menyebar ke berbagai penjuru dunia, beberapa individu hingga perusahaan berlomba-lomba untuk membuat aplikasi atau alat yang bisa digunakan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Bahkan, sebagiannya ada yang membuat peta digital, yaitu sebuah peta yang memungkinkan masyarakat dunia untuk mengetahui daerah-daerah mana saja yang sudah terjangkiti virus Corona. Peta digital yang dibuat pun bisa diakses secara online dan juga real-time.

Baca juga: Peta Digital Ini Mampu Tunjukkan Negara yang Terkena Virus Corona

Pemerintah China Luncurkan Aplikasi Pencegah Corona

Mengingat penyebaran Corona yang begitu cepat, pemerintahan China pun tidak tinggal diam. Selain menyediakan fasilitas untuk penanganan pasien, negara penghasil unicorn terbanyak di dunia itu juga sudah membuat aplikasi pendeteksi Corona.

Dilansir dari BBC, Minggu (16/02/20), pemerintahan China telah meluncurkan aplikasi yang bernama Close Contact Detector. Close Contact Detector adalah aplikasi yang memungkinkan para pengguna untuk terhindar dari bahaya virus Corona.

Jadi, aplikasi tersebut akan akan memberitahu para pengguna jika mereka berada di dekat seseorang yang positif atau tertular virus Corona. Adapun untuk penyelidikan, nantinya para pengguna harus memindai QR code pada ponsel mereka melalui Alipay dan juga WeChat.

Setelah aplikasi baru terdaftar dengan nomor telepon, pengguna diminta untuk memasukkan nama dan nomor ID mereka. Setiap nomor telepon yang terdaftar kemudian dapat digunakan untuk memeriksa status hingga tiga nomor ID.

Baca juga: Corona Bisa Menyebar Lewat Smartphone Buatan China, Benarkah?

Informasi yang Dibagikan Close Contact Detector

Aplikasi Close Contact Detector dibuat oleh pemerintah China bersama dengan China Electronics Technology Group Corporation, serta didukung oleh data dari otoritas kesehatan dan transportasi. Dengan menggunakan Close Contact Detector, para pengguna akan diberikan beberapa informasi.

Informasi yang diberikan Close Contact Detector meliputi orang yang bekerja bersama, berbagi ruang kelas, atau tinggal di rumah yang sama. Kemudian staf medis, anggota keluarga, atau orang lain yang telah melakukan kontak dekat dengan pasien dan pengasuh mereka.

Terakhir adalah penumpang, yaitu yang mencakup penumpang dan kru yang telah naik pesawat, kereta api, dan transportasi lainnya dengan orang-orang yang telah terinfeksi Corona. Kurang lebih itulah informasi yang disampaikan oleh Close Contact Detector.

Baca juga: Xiaomi Buat Aplikasi untuk Mudahkan Pengguna Deteksi Virus Corona

Seperti yang sudah disebutkan di awal, virus Corona ini membuat beberapa individu dan perusahaan membuat berbagai macam alat dan juga aplikasi untuk membantu masyarakat dunia menghindari Corona. Sebelumnya, Xiaomi juga sudah membuat aplikasi yang memungkinkan para pengguna untuk menghindari virus Corona.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close