Internet

Corona di China Menurun, Apple Buka Lagi Tokonya

Apple baru saja mengumumkan kepada publik bahwa mereka telah menutup semua outletnya di seluruh dunia, kecuali di China hingga 27 Maret untuk meminimalisir penyebaran Corona, sekaligus menghindarkan para karyawannya dari pandemi tersebut.

Sebelumnya, Apple juga sudah melakukan penutupan semua outletnya di China karena pada saat itu penyebaran Corona (COVID-19) amat sangat begitu masif di Negeri Tirai Bambu. Namun untuk saat ini, penyebaran COVID-19 di China sudah menurun, dan pihak Apple mulai kembali menjalankan bisnisnya di sana.

Baca juga: Apple Tutup Semua Toko di Luar China Hingga 27 Maret

Apple Buka Lagi Tokonya di China

Sebelumnya, Tim Cook dalam wawancaranya dengan Fox Business mengungkapkan jika Apple akan segera membuka proses produksi di Negeri Tirai Bambu mengingat penyebaran Corona yang sudah mengalami penurunan di sana.

“Rasanya bagi saya saat ini China sudah bisa mengendalikan virus Corona. Maksud saya, Anda melihat angka penyebaran virus Corona telah mengalami penurunan dari hari ke hari. Dan saya sangat optimis jika virus Corona akan berakhir di sana,” ucap Cook.

Apa yang disampaikan Cook memang benar adanya karena di China, COVID-19 memang sudah mengalami penurunan. Alhasil, Apple pun sudah mulai membuka kembali semua tokonya. Dilansir dari The Verge

, pada 12 Maret kemarin, Apple telah membuka 38 tokonya di China dari total toko yang berjumlah 42.

Namun sejak Jum’at kemarin, Apple telah resmi membuka semua tokonya yang berada di China. Apple juga mengatakan bahwa sekarang mereka telah memiliki jam operasi khusus. Dengan dibukanya outlet mereka ini, maka roda bisnis Apple akan kembali berjalan.

Melansir dari New York Post, (17/3/2020), pihak Apple mengungkapkan jika penutupan tokonya pada bulan Februari lalu membuat permintaan produk-produknya di China mengalami kemerosotan. Selain itu, mereka juga mengungkapkan bahwa pendapatan dipastikan akan mengalami masalah karena terganggunya roda bisnis mereka.

Baca juga: Corona Menurun, Cook Akan Buka Produksi Apple Lagi

Masih melansir dari New York Post, WHO telah membuat laporan terkat Corona di China. Wabah COVID-19 di Negeri Tirai Bambu dilaporkan telah menjangkiti lebih dari 80.000 orang di China. Namun, jumlah kasus baru saat ini telah dilaporkan turun menjadi hanya 26 kasus pada hari Rabu (11/3/2020) dari puncak 15.200 pada 12 Februari lalu.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close