Traveling

Corona Semakin Merajalela! 7 Objek Wisata di Dunia Terpaksa Tutup Sementara

Seperti kabar yang sedang beredar saat ini, jumlah manusia yang positif terkena virus corona semakin bertambah. Bahkan sudah menyebar ke hampir 73 negara di dunia, sehingga ada beberapa objek wisata di dunia terpaksa tutup sementara.

Baca juga : Corona Bukan Hanya Ancam Jiwa, Namun Juga Ancam Bisnis

Bahkan sampai saat ini, belum diketahui kapan wabah virus corona akan mereda. Karena virus yang sedang viral ini memang belum bisa ditemukan obatnya, sehingga semakin hari akan semakin banyak memakan korban.

Yang bisa dilakukan saat ini, para masyarakat harus lebih memperhatikan kebersihan dan kesehatan diri. Guna untuk mencegah terinfeksi virus corona, misalnya dengan melakukan hal-hal yang tepat seperti memakai masker dan rajin mencuci tangan.

Wabah Covid-19 alias corona telah menyebabkan lebih dari 3.000 orang meninggal dunia, seperti dikutip dari Al Jazeera. Pasalnya virus ini tak hanya mengancam jiwa, namun juga jadi hambatan untuk beberapa bisnis.

Salah satunya, beberapa perusahaan yang bergerak di bidang perangkat lunak dan keras akan mengalami gangguan. Selain itu, beberapa tempat wisata juga terpaksa harus di tutup sementara.

Destinasi wisata yang biasanya tampak ramai pengunjung, kini sangat sepi bahkan hingga tak ada pengunjung sama sekali.

7 Objek Wisata di Dunia Terpaksa Tutup Sementara

Tak hanya objek wisata di China yang terpaksa ditutup untuk sementara, namun juga objek wisata di Hongkong, Jepang, Italia, Thailand, Tiongkok. Dibawah ini merupakan objek wisata yang ditutup karena virus corona :

1. Taman Hiburan Legend Siam, Thailand

Taman Hiburan Legend Siam, Thailand

Taman hiburan ini mengumumkan penutupannya mulai 3 Maret, dikarenakan mengalami penurunan pengunjung. Taman hiburan ini biasanya didatangi 3.000 sampai 5.000 pengunjung per hari, bahkan mencapai 20.000 pengunjung saat musim liburan.

Pihak pengelola menjelaskan bahwa, jumlah pengunjung mengalami penurunan hingga 95 persen sejak virus corona mewabah. Pada akhir Februari, pemerintah Thailand mengumumkan kasus kematian pertama akibat virus corona.

Hingga 2 Maret, dikabarkan sudah ada 11 orang yang dirawat di rawat di rumah sakit dikarenakan terjangkit virus corona. Hingga saat ini, Legend Siam belum menentukan waktu pembukaan kembali. Kemungkinan, tempat wisata ini akan beroperasi kembali saat keadaan sudah aman.

Ajang lari Pattaya Yak Run yang direncanakan untuk 22 Maret, juga akan ditunda sampai November. Dikutip dari aplikasi SafeTravel Kementerian Luar Negeri pada Rabu (4/3), Thailand termasuk dalam kategori Tingkat Kewaspadaan Wajar.

2. Sanghai Disneyland

Objek Wisata di Dunia Sanghai Disneyland

Shanghai Disney Resort dari Walt Disney Go akan ditutup mulai 25 Januari 2020, demi mencegah penyebaran lebih luas virus corona yang mematikan ini.

Melalui website, Disneyland Shanghai mengatakan kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi. Pengelola ingin memastikan kesehatan serta keselamatan, para pengunjung dan juga para staff.

3. Hong Kong Disneyland

Objek Wisata di Dunia Hong Kong Disneyland

Disneyland Hong Kong mengumumkan, penutupan taman hiburan mereka sejak Minggu 26 Januari 2020, tepat pada sehari setelah pemerintah kota menyatakan keadaan darurat akibat wabah virus mirip flu yang mematikan ini.

Penutupan ini demi melindungi kesehatan dan keselamatan pengunjung dan stafnya. Meskipun teman wisata ini ditutup, namun bisnis tetap berjalan seperti biasa di hotel-hotel di dalam Hong Kong Disneyland.

4. Disneyland Tokyo, Jepang

Objek Wisata di Dunia Disneyland Tokyo, Jepang

Pemerintah Jepang saat ini, melarang pertemuan yang melibatkan massa selama dua pekan. Sehingga Operator Disneyland Tokyo, Oriental Land Co Ltd menyatakan penutupan Disneyland dan DisneySea Tokyo resmi ditutup pada Sabtu 29 Februari hingga 15 Maret 2020.

Sebelumnya, pihak pengelola resor Tokyo Disney meminta para calon pengunjung yang merasa tidak sehat karena gejala flu untuk tidak mengunjungi taman rekreasi itu.

Di negara Jepang, corona yang telah menewaskan empat orang dan menginfeksi lebih dari 200 orang lainnya. Untuk itu, pemerintah Jepang telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi virus tersebut.

Salah satunya, Perdana Menteri Shinzo Abe telah memerintahkan sekolah-sekolah untuk di tutup selama satu bulan. Pemerintah juga telah menghimbau para warganya, untuk bekerja dari rumah dan melakukan perjalanan di luar jam sibuk serta mengurangi pertemuan-pertemuan besar.

Dengan ditutupnya Disneyland Tokyo, Disneyland Hong Kong, dan Shanghai Disneyland maka seluruh taman hiburan milik Walt Disney Co di Asia seluruhnya sudah ditutup.

5. Kota Terlarang dan Tembok Besar China

Objek Wisata di Dunia Kota Terlarang dan Tembok Besar China

Museum Istana Cina atau Kota Terlarang Cina dan Tembok Besar Cina, resmi ditutup dari wisatawan pada 25 Januari 2020. Sampai saat ini, belum bisa dipastikan kapan tempat wisata ini akan beroperasi kembali.

Beberapa tempat umum utama di China, termasuk Museum Nasional Cina, Perpustakaan Nasional Cina, Museum Seni Nasional Cina dan Pangeran Kung’s Mansion, telah mengambil langkah yang sama untuk mencegah penyebaran virus lebih luas.

6. Museum Ghibli, Jepang

Museum Ghibli

Museum yang terletak di Mitakata, Jepang ini bakal ditutup hingga 17 Maret 2020 mendatang. Pihak museum juga akan segera mengumumkan mekanisme pengembalian uang (refund), atas pembelian tiket pada bulan Februari hingga Maret.

Museum Ghibli ini merupakan salah satu tempat wisata favorit di Jepang, tempat wisata ini mampu menarik ribuan pengunjung setiap harinya.

Museum yang memamerkan beragam tokoh ikonik dari kartun Ghibli, disini wisatawan juga akan dimanjakan dengan berbagai animasi dari Studio Ghibli yang mencampurkan perpaduan teknologi, seni, dan animasi.

7. Situs Catacombs Kuni, Italia

Situs Catacombs Kuni

Pejabat Vatikan, Monsignor Pasquale Lacobone, mengatakan bahwa keputusan penutupan tempat ini bertujuan untuk melidungi pengunjung dan para pekerja di ruang bawah tanah.

Dilansir Reuters, Lacobone mengatakan bahwa pemakaman misterius berbentuk lorong bawah tanah yang sempit dan suhu yang lembab itu, merupakan kondisi yang ideal bagi penyebaran virus. Namun, Lacabone berharap bahwa sistus arkeologi tersebut dapat kembali dibuka untuk publik.

Italia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penderita virus corona terbanyak, setelah Korea Selatan. Pada 27 Februari, Badan Perlindungan Sipil Italia mencatat total kasus corona meningkat dari 528 menjadi 650 kasus dan menewaskan 17 orang di Italia.

Demikian mengenai deretan objek wisata di dunia yang terpaksa ditutup, karena virus corona yang semakin merajalela. Selain tempat-tempat diatas, ada juga tempat wisata yang masih beroperasi namun sepi pengunjung.

Diantaranya ada Grand Palace Bangkok, Ho Chi Minh Mausoleum Vietnam, Gyeongbokgung Palace Korea Selatan, Great Wall Tiongkok, dan Grand Canal Italia.

Tempat wisata tersebut masih buka untuk umum, namun terlihat jelas tempat tersebut sangat sepi bahkan hingga tidak ada pengunjung sama sekali.


Loading...
Baca selengkapnya

Menyukai Traveling dan Fotography

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close