Internet

Diperbarui, Chrome Akan Hindarkan Para Pengguna dari Iklan Berat

Chrome adalah peramban keluaran Google. Chrome saat ini menjadi salah satu peramban yang paling banyak digunakan di dunia, baik itu di desktop maupun di smartphone. Ada banyak alasan mengapa Chrome banyak digunakan, dan salah satu alasannya adalah Chrome memiliki beberapa fitur menarik.

Meski saat ini Chrome banyak digunakan, Google tidak berpuas diri dengan fakta yang demikian itu. Pihak perusahaan terus mencoba untuk menghadirkan berbagai macam fitur baru di perambannya guna membuat Chrome semakin mumpuni dan mengungguli para pesaingnya.

Baca juga: Google Tambahkan Fitur Pengelompokan Tab di Chrome

Chrome Akan Hindarkan Pengguna dari Iklan Berat

Sebelumnya, pada Rabu (13/5/2020), Google telah mengumumkan bahwa mereka sedang menguji coba fitur baru di Chrome. Fitur baru yang sedang diuji coba oleh pihak perusahaan adalah fitur pengelompokan tab menjadi satu grup sebagaimana yang disampaikan oleh Edward Jung selaku insinyur UX Chrome di laman resmi perusahaan.

Selain menyediakan fitur pengelompokan tab di Chrome, pihak Google juga sedang menggarap fitur lain yang erat hubungannya dengan kenyamanan para pengguna ketika mereka menjelajahi internet melalui peramban Chrome. Fitur yang dimaksud adalah fitur pembatasan iklan yang menguras kuota dan baterai pengguna.

Pihak Google mengungkapkan, pembatasan iklan yang menguras kuota dan baterai pengguna di peramban itu akan mulai dihadirkan oleh pihak perusahaan pada Agustus mendatang. Pembatasan yang dilakukan oleh pihak Google sendiri berdasarkan banyaknya iklan-iklan yang mengganggu.

“Untuk menyelamatkan baterai dan kuota data pengguna, dan memberikan mereka pengalaman terbaik di internet, Chrome akan membatasi sumber daya yang dapat digunakan iklan bergambar sebelum pengguna berinteraksi dengan iklan. Ketika iklan mencapai batasnya, bingkai iklan akan menavigasi ke halaman kesalahan, memberitahu pengguna bahwa iklan telah menggunakan terlalu banyak sumber daya,” ucap Google di laman resmi perusahaan.

Baca juga: Google Akan Terapkan Pemblokiran Iklan di Chrome dan YouTube

Google akan mengukur semua iklan yang ada di peramban Chrome. Iklan yang ditarget oleh pihak Google sendiri adalah iklan yang lebih banyak kinerja CPU atau bandwidth dari 99,9 persen iklan yang terdeteksi. Meski iklan berat hanya ada 0,3 persen yang melampaui ambang batas tersebut, iklan-iklan tersebut telah menyumbangkan penggunaan data sebesar 26 persen, dan penggunaan CPU sebesar 28 persen.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close