Internet

Diperpanjang, Karyawan Google Kerja dari Rumah Hingga Akhir 2020

Sundar Pichai dalam memo internal perusahaan telah menyampaikan bahwasanya para karyawan bisa mulai aktif bekerja pada 1 Juni mendatang. Namun, penetapan tanggal 1 Juni bisa saja berubah, tergantung situasi dan kondisi yang ada di Amerika Serikat mengingat saat ini Negeri Paman Sam menjadi negara dengan kasus COVID-19 paling banyak di dunia.

“Tidak semua karyawan akan bekerja kembali di kantor secara bersamaan. Akan ada pendekatan khusus dan panduan spesifik berbeda dari masing-masing kantor,” ucap Sundar Pichai seperti yang dilansir dari CNBC.

“Kami akan tetap berhati-hati dalam transisi kembali ke kantor ini. Sebab ada sebagian orang yang senang datang ke kantor dan bertemu rekan kerja tetapi ada juga yang cemas karena harus meninggalkan orang tercinta di rumah,” tambah Pichai.

Baca juga: Ada Banyak Orang Rindu Kantor, Ini Kata Sundar Pichai

Kebijakan WFH Google Sampai Akhir 2020

Dilansir dari The Verge, (11/5/2020), Google telah memperpanjang kebijakan WFH hingga akhir tahun 2020 setelah sebelumnya memberi tahu para karyawan bahwa mereka sudah bisa kembali bekerja di kantor pada 1 Juni mendatang.

Namun seperti yang sudah disampaikan, dalam laporan terbaru perusahaan, CEO Sundar Pichai telah memberi tahu para karyawan bahwasanya mereka kemungkinan besar akan bekerja dari rumah hingga akhir tahun 2020.

Menurut Pichai, karyawan yang pekerjaannya mengharuskan secara fisik berada di kantor akan diizinkan kembali pada bulan Juni atau Juli, tetapi dengan tindakan pencegahan keamanan yang meningkat dan pengalaman di kantor yang berbeda.

Tetapi bagi sebagian besar staf Google, bekerja di rumah akan terus menjadi pilihan utama hingga tahun 2020 berakhir. Google sendiri mulai menyarankan para karyawannya untuk bekerja dari rumah karena pandemi COVID-19 pada awal Maret lalu.

Baca juga: Cegah Corona, Perusahaan Teknologi Serukan Kerja di Rumah

Google bukan satu-satunya perusahaan teknologi besar yang meminta para karyawan untuk tetap tinggal di rumah hingga akhir tahun 2020 berakhir. Facebook juga membuat pengumuman serupa, Google dan Facebook sendiri diprediksi bukan satu-satunya perusahaan yang menerapkan kebijakan tersebut.

Besar kemungkinan, perusahaan besar teknologi seperti Microsoft juga akan melakukan hal yang sama. Namun, kabar tersebut juga belum tentu kebenarannya karena sampai saat ini baru Google dan Facebook saja yang baru melakukannya demi menjaga para karyawannya dari paparan pandemi COVID-19.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close