Internet

Disuntik MUFG Triliunan Rupiah, Valuasi Grab Meroket?

Keberadaan Grab yang merupakan decacorn pertama Asia Tenggara cukup memikat para investor untuk menyuntikkan modalnya. Perusahaan pesaing Gojek itu, baru-baru ini kabarnya juga sudah mampu menarik investor baru.

Perusahaan yang dipimpin Anthony Tan itu kabarnya berhasil mendapatkan suntikan dana dari perusahaan asal Jepang, Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG). MUFG dikabarkan menyuntikkan dana ke Grab sebesar USD700 juta atau setara dengan Rp9,66 triliun.

Valuasi Grab Langsung Meroket?

Berdasarkan laporan Cento Ventures, Asia Tenggara telah memiliki tiga decacorn. Tiga decacorn Asia Tenggara saat ini adalah Grab, Gojek, dan juga SEA Group. Dari ketiga decacorn tersebut, SEA Group memiliki valuasi yang paling tinggi, yaitu sebesar USD18 miliar.

Adapun untuk Grab, laporan CB Insights mengatakan jika decacorn pertama Asia Tenggara itu memiliki nilai valuasi sebesar USD14 miliar. Sedangkan Gojek, decacorn yang berasal dari Indonesia itu hanya memiliki nilai valuasi sebesar USD10 miliar.

Belum diketahui secara pasti apakah nilai valuasi USD14 miliar itu sudah termasuk dana dari MUFG. Namun yang jelas, saat ini valuasi Grab semakin naik dan perlahan mulai mendekati SEA Group yang saat ini menjadi decacorn Asia Tenggara dengan valuasi terbesar.

Baca juga: Bukan Hanya Unicorn, Singapura Juga Pencetak Decacorn

MUFG Buat Grab Punya Layanan Keuangan

Seperti yang dikutip dari KR Asia, suntikan dana dari MUFG akan membuat Grab memiliki layanan keuangan. Grab akhir-akhir ini memang tengah fokus menghadirkan layanan keuangan bagi para penggunanya, bahkan mereka juga sudah mengajukan lisensi untuk menjadi bank digital.

Adapun layanan yang dikeluarkan oleh Grab sebagai bentuk kerja sama dengan MUFG akan berupa asuransi hingga pinjaman kepada para pengguna. Baik Grab maupun MUFG memang belum melakukan konfirmasi.

Selain itu, berapa porsi saham MUFG di Grab juga belum diketahui secara pasti. Namun, kesepakatan keduanya sudah dipastikan kebenarannya. Kabarnya, kesepakatan akan benar-benar rampung pada pertengahan tahun ini.

Baca juga: Taksi Elektrik Sudah, Kini Grab Ingin Hadirkan Taksi Udara

MUFG adalah bank terbesar yang ada di Jepang. MUFG sendiri cukup gemar untuk berinvestasi di Asia Tenggara di mana sebelumnya mereka diketahui telah membeli Bank of Ayudhya Public Company Limited (Krungsi) di Thailand.

Bukan hanya di Thailand saja, karena di Indonesia MUFG juga merupakan pemilik mayoritas saham dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Menurut MUFG, Asia Tenggara adalah wilayah yang kaya potensi yang sangat sayang sekali apabila tidak dimanfaatkan.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close