Tekno

Ditinggal Investor Lagi, Bagaimana Nasib Uang Libra Facebook?

Mata uang digital atau cryptocurrency adalah jenis mata uang yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai macam transaksi secara online. Dengan mata uang digital ini, maka transaksi akan menjadi lebih mudah dan aman.

Alasan mengapa mata uang digital lebih mudah digunakan dan aman dikarenakan mata uang digital penggunaannya bisa dilakukan untuk pembelian dan juga pembayaran dari berbagai layanan di seluruh dunia.

Saat ini, Bitcoin yang dibuat oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009 merupakan mata uang digital yang paling populer. Berkat kepopuleran Bitcoin tersebut, beberapa perusahaan pun mulai tertarik mengikuti jejaknya, dan salah satu perusahaan yang tertarik untuk terjun ke sektor mata uang digital adalah Facebook.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Libra, Mata Uang Digital Facebook

Facebook Luncurkan Uang Digital Libra

Sebagai sebuah perusahaan besar, wajar sekali apabila Facebook ingin merambah sektor mata uang digital mengingat keuntungan yang didapatkan sangatlah besar. Namun, upaya Facebook untuk segera merealisasikan mata uangnya itu nampaknya tidaklah mudah.

Alasannya, beberapa perusahaan besar yang sebelumnya mendukung, perlahan namun pasti justru mundur secara perlahan. Beberapa perusahaan besar yang mundur dari proyek mata uang digital Facebook ini adalah PayPal, Visa, Mastercard, Stripe, dan juga Mercado Pago.

Tiap perusahaan yang undur diri sendiri memiliki alasannya masing-masing. Salah satu perusahaan yang menarik dukungannya dari Libra, yaitu Visa pernah mengungkapkan jika alasan mereka mundur dari proyek Libra dikarenakan ragu dengan kemampuan asosiasi untuk memenuhi tuntutan regulasi.

Adapun untuk PayPal, Mastercard, Stripe, dan juga Mercado Pago, perusahaan-perusahaan tersebut undur diri karena khawatir dengan kemampuan Libra, apakah nantinya proyek mata uang digital milik Facebook itu sanggp memerangi masalah pencucian uang.

Baca juga: Nasib Mata Uang Digital Libra Milik Facebook Kian Tak Menentu

Libra Kembali Ditinggal Investornya

Setelah ditinggal beberapa investornya, kali ini Libra kembali ditinggal oleh salah satu perusahaan yang dulunya bergabung ke dalam proyek ambisius Mark Zuckerberg tersebut. Perusahaan yang meninggalkan proyek Libra kali ini adalah Vodafone.

“Kami mengkonfirmasi bahwa Vodafone tidak lagi menjadi anggota Libra Association. Meskipun juga anggota berubah-ubah dari waktu ke waktu, desain, tata kelola, dan teknologi sistem pembayaran Libra akan tetap tangguh,” ungkap Libra Association seperti yang dikutip dari CNBC International.

“Asosiasi ini tetap melanjutkan pekerjaan untuk mencapai implementasi sistem pembayaran Libra yang aman, transparan, dan ramah bagi konsumen,” tambah Libra Association.

Kabarnya, Vodafone akan mengalihkan tujuan utamanya ke M-Pesa, sebuah layanan pembayaran digital yang saat ini sudah melayani enam negara Afrika. Meski sudah keluar dari proyek Libra, pihak Vodafone menyatakan jika mereka tetap membuka peluang untuk melakukan kerja sama di masa mendatang dengan Libra.

Daftar perusahaan yang hengkang dari proyek Libra:

Visa Stripe
MasterCard Booking Holdings
PayPal Mercado Pago
eBay Vodafone

Baca juga: Inilah 5 Cryptocurrency Paling Mahal Hingga Saat Ini

Libra Association sendiri adalah organisasi nirlaba yang memiliki 28 anggota lembaga atau perusahaan di mana lembaga ini dibentuk pada Juni 2019 lalu untuk mengawasi proyek Libra. Para anggota sendiri diharapkan berinvestasi minimal USD 10 juta untuk kelancaran proyek mata uang digital Libra milik Facebook tersebut.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close