Internet

Dulu Kaya Raya, Sekarang Elizabeth Holmes Makin Merana

Roda Hidup Terus Berputar

Elizabeth Holmes adalah founder dari Theranos. Theranos adalah startup yang bergerak di bidang kesehatan. Di awal kemunculannya, Theranos mengundang decak kagum karena startup tersebut menawarkan tes laboratorium hanya dengan setetes darah dari penggunanya dengan biaya yang terjangkau.

Namun, eksistensi Theranos tidak mampu bertahan lama usai The Wall Street Journal mengungkap kejanggalan praktik yang selama ini dilakukan oleh Theranos. Hasilnya, FBI pun turun tangan, dan startup yang diawal kemunculannya mengundang decak kagum itu terpaksa ditutup pada tahun 2019.

Elizabeth Holmes Kian Merana

Ketika kasus Theranos mencuat ke permukaan, Elizabeth selaku founder dan CEO Theranos langsung diganjar hukuman berat oleh pemerintah AS di mana dirinya harus membayar denda sebesar 500 ribu dolar AS, sekaligus melepaskan 19 juta saham Theranos. Tidak sampai di situ, Elizabeth juga tidak diizinkan menjadi eksekutif atau direktur sebuah perusahaan publik selama 10 tahun.

Apa kabar Elizabeth sekarang?

Dilansir dari Business Insider, Elizabeth dalam keadaan terpuruk. Sosok yang pernah didapuk Forbes sebagai miliarder wanita termuda di dunia ini harus bersiap menghadapi ancaman penjara selama 20 tahun, serta denda 250 ribu dolar AS.

Keterpurukan Elizabeth semakin menjadi usai dirinya harus ditinggal oleh para kuasa hukum yang lebih memilih untuk mengundurkan diri. Masih melansir dari Business Insider, para kuasa hukum yang disewa Elizabeth dari kantor pengacara Cooley itu memilih mengundurkan diri disebabkan selama setahun terakhir bayarannya tak kunjung diberikan.

Baca juga: Bukan Hanya Bukalapak, Startup Unicorn Ini Juga PHK Karyawannya

Jika melihat kasus yang menimpa Elizabeth ini memang cukup menyedihkan, karena kekayaan bersih yang ia dapatkan sebesar 4,5 miliar dolar AS harus ludes. Bahkan ketika sanksi dijatuhkan ke Elizabeth, Forbes langsung menyatakan kekayaan yang dimiliki Elizabeth tidak ada alias nol.

Pemerintah AS ketika kasus Theranos mencuat juga langsung memberikan wejangan kepada para pelaku usaha yang bergerak di bidang teknologi bahwasanya mereka harus terbuka kepada investor tentang kebenaran teknologi yang mereka gagas.

Dari kasus Elizabeth ini kita bisa mengambil sebuah pelajaran bahwasanya dalam berbisnis harus dilandasi dengan kejujuran. Selain itu, pelajaran yang tak kalah pentingnya adalah roda hidup itu terus berputar. Artinya, kita tidak akan tahu dalam satu, dua, atau tiga tahun ke depan akan menjadi apa dan di posisi apa kita.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close