InternetTekno

Baru Dirilis, Berikut 8 Fakta Tentang OS Harmony dari Huawei

OS Harmony Lebih Ditujukan untuk Berbagai perangkat Internet of Things (IoT)

Fakta Tentang OS Harmony – Meski sebelumnya mengenalkan Hongmeng sebagai sistem operasi alternatif Android, baru-baru ini Huawei justru kembali mempublikasikan OS baru lagi. Sistem operasi yang diberi nama Harmony tersebut diumumkan di konferensi tahunan pengembangnya pada Jumat (9/8/2019).

CEO Huawei Richard Yu mengatakan bahwa OS Harmony merupakan sistem operasi yang diperuntukkan untuk perangkat IoT serta smartphone dan tablet. Pihak Huawei juga menyebut bahwa sistem operasi ini bukanlah pengganti Android, namun hanya merupakan alternatif jika Android tak bisa lagi mereka pakai.

Fakta Tentang OS Harmony dari Huawei

Melansir dari Gizmochina.com, Sabtu (10/8/2019), berikut ini beberapa informasi mengenai fakta tentang OS Harmony yang dikembangkan oleh Huawei.

1. Dikembangkan Sejak 2017

Sumber: thurrott.com

OS Harmony sendiri merupakan sistem operasi yang mulai dikembangkan oleh Huawei sejak tahun 2017 silam. Pada tahun 2019, Huawei disebut memutuskan untuk mempercepat peluncurannya sehingga bisa mulai digunakan pada produk smart TV.

Sistem operasi ini memang pada awalnya ditargetkan untuk produk TV pintar, yaitu Huawei Smart Screen. Setelah itu, pada tahun 2020 dan 2021 OS ini diharapkan sudah bisa digunakan pada perangkat lain, termasuk ponsel pintar atau tablet.

2. Berbasis Microkernel

Jika OS Android berbasikan Linux, maka OS Harmony ini dibangun di atas microkernel, seperti halnya sistem operasi yang masih dalam pengembangan Google, yaitu Fuchsia. Hal tersebut membuat Harmony lebih tepat apabila disebut sebagai saingan Fuchsia daripada saingan bagi Android.

Meski demikian, sistem operasi ini juga telah dirancang agar bisa digunakan pada berbagai perangkat yang berbeda-beda. Karena berbasis microkernel, OS ini memiliki jumlah kode yang lebih kecil daripada jumlah kode yang dimiliki oleh Linux. Hal tersebut memungkinkan komunikasi yang terbangun antar komponen menjadi lebih cepat.

3. Tidak Bisa Di-Root

Sumber: gihosoft.com

Berbeda dengan Android yang bisa di-root, pihak Huawei memastikan bahwa kedepannya OS Harmony ini tidak akan bisa di-root. Hal ini dilakukan Huawei untuk menghindari permasalahan keamanan yang sering menyerang.

Saat ini, Android maupun sistem operasi lain yang berbasis Linux memang relatif lebih mudah diserang dan mengalami masalah keamanan.

4. Dikembangkan untuk Produk IoT

Sumber: power2sme.com

Sejak awal pengembangannya, OS Harmony ini lebih ditujukan untuk berbagai perangkat Internet of Things (IoT) seperti televisi pintar, speaker pintar, wearable, perangkat hiburan pada mobil, serta berbagai produk-produk pintar lainnya.

Hingga kini, belum ada prioritas untuk menggunkan sistem operasi ini pada smartphone. Namun, hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa ke depan Huawei bakal mulai memakai OS Harmony untuk menggantikan Android.

Bahkan, pihak Huawei juga menyebut bahwa bisa saja mereka mempercepat penggunaan sistem operasi ini untuk smartphone. Mereka mengatakan bahwa perusahaan hanya membutuhkan waktu 1 hingga 2 hari saja untuk mengganti Android menjadi Harmony.

5. Tak Bisa Menjalankan Aplikasi Android

Menurut pihak Huawei, OS Harmony ini ternyata tidak bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi Android. Meski demikian, perusahaan bisa saja melakukan perubahan kecil untuk membuat aplikasi Android dapat dijalankan pada sistem operasi ini.

Dengan ARK Huawei yang bersifat open source, sangat memungkinkan untuk menyesuaikan OS ini dengan aplikasi Android, Linux, dan HTML5. Sementara itu, Huawei juga memiliki rencana untuk menjadikan OS Harmony open source secara penuh tahun depan.

Dengan demikian, berbagai produsen teknologi lain seperti Xiaomi, Oppo, atau Vivo untuk menggunakan sistem operasi ini pada perangkat yang mereka produksi.

6. Huawei Berencana Membuat Toko Aplikasi Sendiri

Sumber: medcom.id

Saat ini, Huawei diberitakan sedang mengembangkan satu platform toko aplikasi sendiri sebagai pengganti Google Play Store. Toko aplikasi tersebut rencananya akan diberi nama Huawei AppGallery. Bahkan, saat ini mereka juga meminta agar para pengembang aplikasi Android untuk memasukkan aplikasi buatan mereka ke toko aplikasi ini.

Sebagai alternatif layanan Google Play, Huawei juga bakal meluncurkan Huawei Mobile Service.

7. Smartphone Pertama dengan OS Harmony

Sumber: mspoweruser.com

Meski saat ini pihak Huawei masih mengatakan bahwa sistem operasi ini tidak dirancang untuk smartphone, namun bisa saja mereka mempercepat penggunaan untuk ponsel pada Huawei Mate 30 Series milik mereka.

Huawei Mate 30 Series memang dikabarkan masih belum mendapatkan sertifikat Google Play hingga kini. Jika hubungan kedua belah pihak tidak membaik dan larangan terus berlanjut, bukan tidak mungkin OS Harmony akan dipakai untuk seri smartphone tersebut.

Bahkan saat ini sudah beredar kabar bahwa smartphone pertama yang akan dibekali dengan OS Harmony adalah Huawei Mate 30 Lite.

8. Penggunaan Pertamanya di Tiongkok

Sumber: lowyat.net

Penggunaan OS Harmony ini direncakan akan mulai dipakai untuk perangkat-perangkat yang dipasarkan di Tiongkok terlebih dahulu. Setelah itu, baru kemudian memperluasnya ke pasar global.

Produk pertama yang akan dibekali dengan OS Harmony adalah produk TV Smart Honor Vision yang bakal segera diluncurkan di Tiongkok.

Itulah beberapa fakta tentang OS Harmony yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Tiongkok, Huawei. Meski tidak secara khusus dikembangkan untuk produk ponsel pintar, namun bukan berarti ke depan sistem operasi ini tidak akan digunakan pada smartphone.


Loading...
Baca selengkapnya

Rain or shine, I want to see you smile.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close