Startup Decacorn Pertama Indonesia

Sejarah Baru !! GOJEK Jadi Startup Decacorn Pertama Indonesia

Gojek, perusahaan jasa transportasi berbasis internet yang awalnya menggunakan ojek ini tercatat sebagai Startup Decacorn pertama di Indonesia yang memiliki nilai valuasi 10 miliar dolar AS, menurut CB Insights.

CB Insights mencatat data valuasi perusahaan swasta yang dilacak menggunakan machine intelligence secara real-time. Data ini kemudian dikumpulkan berdasarkan nilai investasi yang masuk ke suatu perusahaan dan analisis atas valuasinya.

Sesuai daftar dalam riset tersebut, CB Insights memperoleh data, bahwa total pendanaan yang pernah diungkap oleh Gojek adalah sekitar 3,3 miliar dolar AS.

Sejarah Gojek

Gojek didirikan pada tahun 2011 oleh Nadiem Makarim, seorang pria Indonesia keturunan Pekalongan-Pasuruan kelahiran Singapura.

Pendirian Gojek berawal dari keprihatinan Nadiem terhadap tukang ojek di Jakarta. Menurutnya, sebagian besar tukang ojek di Jakarta sering menghabiskan waktu hanya untuk menunggu penumpang dan susahnya mencari pelanggan.

Awalnya, bisnis layanan ojek motor ini hanya dilakukan melalui panggilan (call center). Baru kemudian pada Januari 2015, Gojek dengan berlabel PT Aplikasi Karya Anak Bangsa meluncurkan aplikasi mobile yang memberi dampak sosial dan ekonomi yang sangat besar.

Menurut studi Studi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, GOJEK bersama mitranya memberikan kontribusi Rp 44,2 triliun untuk ekonomi Indonesia tahun di tahun 2018 diantaranya dari layanan Go-Ride, Go-Car, Go-Food, dan Go-Life berupa Go-Clean dan Go-Massage.

Decacorn Pertama Indonesia

Pencapaian nilai valuasi 10 miliar dolar AS ini menjadikan Gojek sebagai startup Decacorn pertama di Indonesia dan urutan kedua di Asia Tenggara, setelah sebelumnya adalah Grab yang merupakan kompetitor dengan layanan yang sama.

Loading...

Baca : Grab Jadi Startup Decacorn Pertama di Asia Tenggara

Sebagai informasi, sebelum mendapatkan status untuk naik level menjadi Decacorn, awalnya ada tingkatan yang disebut Unicorn.

Unicorn merupakan istilah bisnis start up (rintisan) yang mempunyai nilai valuasi lebih dari $1M atau Rp 14,1 triliun.

Di Indonesia sendiri terdapat perusahaan yang sudah berstatus Unicorn dan masuk dalam daftar 300 unicorn dunia yang memiliki nilai valuasi diatas $ 1 miliar.

Sesuai data Google Temasek 2018, Asia Tenggara memiliki 9 start up Unicorn dan 4 di antaranya dari Indonesia.

Baca jugaKeren, Inilah Startup Indonesia yang Berekspansi ke Luar Negeri

Unicorn yang berasal dari Indonesia adalah Gojek, Tokopedia, layanan tiket online Traveloka, dan Bukalapak.

Setelah memiliki nilai valuasi diatas 10 miliar dolar AS, kini Gojek naik level menjadi startup Decacorn.


Loading...

Bagikan

Penulis

Jesica Putri
Jesica Putri
Global Internet Marketing Network, Share internet marketing untuk perusahaan UMKM, Official Editor di Klik Mania dan Bisanego.com"
Jesica Putri

Penulis

Global Internet Marketing Network, Share internet marketing untuk perusahaan UMKM, Official Editor di Klik Mania dan Bisanego.com"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *