Golden Triangle

Jalan-jalan ke Golden Triangle India: Delhi, Agra dan Jaipur

Golden Triangle adalah pilihan terbaik untuk melihat keragaman budaya, sejarah, arsitektur, dan lanskap India utara dalam waktu singkat. Disebut Golden Triangle karena tujuannya adalah tiga kota yang dianggap emas (golden) bagi pariwisata India.

Golden Triangle adalah jalur sepanjang 720 kilometer yang menghubungkan tiga situs penting di India, yaitu Delhi, Agra, dan Jaipur. Jalur ini membentuk segitiga, dengan pusatnya adalah Taj Mahal di Agra.

Baca10 Negara dengan Biaya Termurah untuk Liburan, 200 Ribu Sudah Bisa Jalan-jalan!

Jalan-jalan ke Golden Triangle India

India adalah negara besar dan perlu waktu lama untuk bisa menjelajahi keseluruhannya. Kalau anda hanya punya waktu traveling satu minggu, lebih baik kunjungi saja Golden Triangle India yang cukup mewakili keragaman otentik India bagian utara.

1. Kota Delhi

Golden Triangle
India gate, Sumber : vietmytravel.com

 

Delhi terbagi menjadi dua, yaitu New Delhi dan Old Delhi. Setiap sudut Delhi dipenuhi oleh keragaman, dari reruntuhan kuno, gaya hidup antik, hingga teknologi modern. Level keragaman sejarah, agama, dan budayanya sangat kompleks.

Daya tarik Delhi:

India Gate adalah ikon Delhi sekaligus monumen nasional India.

– Makam Humayun (Humayun ka Maqbara) adalah kuburan yang sudah dibangun sejak pertengahan abad 16, sering disebut sebagai inspirasi dibangunnya Taj Mahal.

Loading...

– Benteng Merah (Red Fort) berada di Old Delhi, selesai dibangun tahun 1648 pada masa pemerintahan Shah Jahan memindahkan ibukota dari Agra ke Delhi.

– Masjid Jama (Masjid-i Jahān-Numā), berlokasi di Old Delhi, adalah masjid terbesar di India dengan daya tampung 25.000 jamaah. Masjid Jama merupakan gambaran arsitektur Muslim di Delhi.

– Kompleks Qutb Minar adalah sekelompok bangunan dan reruntuhan di sekitarnya yang konon dibangun pada abad ke-13, dan kini sudah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

– Gurgaon, mendapat julukan ‘kota satelit’, salah satu alasannya karena Gurgaon adalah tempat dengan mall paling banyak di seluruh India.

Kekurangan Delhi

– Delhi adalah salah satu kota palng berpolusi di dunia. Sebaiknya pelancong banyak minum selama traveling di Delhi, dan mengenakan masker kalau perlu.

– Dikenal sebagai kota yang kotor. Sampah di jalanan, anjing dan sapi berkeliaran, serta orang-orang mengais sampah sudah dianggap biasa di Delhi.

2. Kota Agra

Golden Triangle
Benteng Agra

Taj Mahal yang terkenal di seluruh dunia ada di kota Agra. Tidak heran jika traveler dari seluruh dunia melancong ke Agra, tapi di Agra terdapat banyak landmark bersejarah dan atraksi penting selain Taj Mahal.

Daya tarik Agra

– Taj Mahal adalah monumen cinta yang dibangun oleh Shah Jahan untuk istri tercintanya, Mumtaz.

– Benteng Agra adalah monumen bersejarah yang dulu digunakan sebagai tempat tinggal utama Dinasti Mughal. Benteng Agra yang dibangun pada abad ke-16 ini hanya berjarak dua kilometer dari Taj Mahal.

– Makam Akbar adalah karya arsitektur megah yang dibangun antara tahun 1605 sampai 1618, sebagai kuburan untuk Kaisar Mughal bernama Shahanshah Akbar-e-Azam.

– Kinari Bazaar tempat membeli perhiasan, tekstil, kerajinan marmer, rempah, dan produk lain khas India.

– Kota Agra berlokasi di samping sungai Yamuna yang pas banget untuk foto-foto.

Kekurangan Agra

– Penjual kerajinan tangan di jalanan Agra adalah sering memaksa turis untuk membeli. Turis harus lihai menghindar atau menolak kalau tidak mau beli.

– Sering macet. Lalu lintas di Agra bisa jadi lebih parah dari lalu lintas Jakarta saat jam pulang kantor.

3. Kota Jaipur

Golden Triangle

Jaipur yang dikenal dengan sebutan ‘Pink City’ adalah tempat yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Banyak bangunan lama dari abad ke-6 dengan gaya arsitektur yang terinspirasi oleh pengaruh Hindu, Islam, dan kolonial.

Mayoritas warga Jaipur masih kuat memegang kebudayaan mereka, sehingga dikenal dengan ciri khasnya yang ramah, berpakaian dengan warna mencolok, dan mengenakan perhiasan yang diukir tangan.

Daya tarik Jaipur

– Hawa Mahal adalah ikon kota Jaipur. Hawa Mahal dibangun pada abad ke-18 dan memiliki desain berlapis yang rumit serta warna pink yang mencolok sehingga menjadi struktur bangunan paling menakjubkan di India.

– City Palace yang cantik berlokasi di tengah Old City. City Palace adalah tempat tinggal keluarga kerajaan, serta menjadi contoh mengagumkan dari arsitektur Mughal dan Rajasthani.

– Jantar Mantar adalah observatorium yang dibangun pada abad ke-18. Arsitektur Jantar Mantar berbeda dari observatorium lain karena  dulu berfungsi mengukur langit dengan 20 alat astronomi.

– Bazaar yang menjual perhiasan, kain, dan souvenir khas Jaipur.

Kekurangan Jaipur

– Sulit menemukan transportasi umum. Jumlah bus dan halte bus hanya sedikit.

– Polusi di Jaipur parah, mengganggu dan bisa merusak kesehatan.

Cara Mengunjungi Golden Triangle

Cara terbaik untuk berkeliling Golden Triangle adalah dengan mobil, bus, atau kereta. Tapi karena di Jaipur jumlah bus terbatas, maka lebih baik sewa mobil pribadi.

Supaya aman, sebaiknya sewa mobil dari tempat rental yang disarankan oleh travel agent terpercaya. Biaya sewa mobil untuk satu minggu di India antara US$250 sampai US$350*. Biaya sewa sopir juga tidak beda jauh dengan di Indonesia.

Pilihan lain adalah naik bus dengan harga tiket sekali jalan antara US$7 sampai US$16* tergantung jenis bus. Pilihan berikutnya adalah kereta. Harga tiket kereta bisa dilihat di website resmi IndianRailways.

Tips Golden Triangle Tour

Perjalanan mengunjungi Golden Triangle India adalah petualangan menantang yang akan mengubah hidup anda.  Supaya perjalanan anda nyaman dan menyenangkan, ikutilah tips-tips berikut:

– Tour dimulai dari kota Delhi, ke Agra, terus ke Jaipur, dan berakhir kembali ke Delhi.

– Waktu paling baik berkunjung ke Golden Triangle adalah dari bulan Oktober hingga Maret.

– Sediakan waktu satu minggu penuh untuk mengunjungi Golden Triangle, karena ada banyak tempat dan atraksi yang bisa dilihat di tiap kota.

– Datang ke destinasi wisata pagi-pagi atau menjelang sore, karena siang selalu ramai, macet, panas, dan polusi udara lebih pekat.

– Booking tiket bus, kereta, atau mobil dari awal sebelum berangkat kalau tidak mau kehabisan tiket.

– Bawa bekal air mineral dalam botol, karena air keran dan air minum yang dijual di jalanan tidak terjamin kebersihannya.

– Kenakan pakaian yang sopan dan tertutup, apalagi saat mengunjungi tempat ibadah. Bawa syal atau kerudung untuk menutup kepala.

– Usahakan berbaur dengan lingkungan, dan masyarakat setempat. Manfaatnya: anda akan dianggap ramah dan mungkin dapat diskon saat belanja. Jangan pakai perhiasan dan baju yang mencolok, karena bisa jadi sasaran pencuri.

 

Akan ada saat di mana anda harus berdesak-desakkan dengan warga lokal, terjebak macet, mengubah jadwal perjalanan, dan mengubah gaya hidup untuk menyesuaikan diri dengan culture shock di India.

Tapi Golden Triangle India tetap menarik wisatawan dari  seluruh dunia. Dan setiap tantangan yang dihadapi selama traveling di India akan jadi petualangan menarik untuk dikenang selamanya.

*Catatan: Harga yang tercantum adalah per September 2018.



Loading...

Bagikan

Penulis

Reha Wijaya
Reha Wijaya
Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.
Reha Wijaya

Penulis

Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *