Internet

Google Akan Tinjau Aplikasi Android yang Meminta Lokasi

Google menjadi tempat bernaung para pengembang aplikasi untuk memperkenalkan karyanya. Perusahaan pimpinan Sundar Pichai itu menjadi tempat bernaung bagi para pengembang karena mereka memiliki toko aplikasi, yakni Play Store.

Di Play Store sendiri sudah ada ribuan aplikasi yang bisa digunakan oleh para pengguna Android. Namun, aplikasi-aplikasi yang menghiasi Play Store terkadang ada yang tidak aman, bahkan sebagiannya memang dibuat untuk meretas ponsel para penggunanya.

Google Akan Tinjau Aplikasi yang Meminta Lokasi

Mengingat tidak semua aplikasi yang ada di Play Store aman bagi para pengguna, Google akhirnya memutuskan untuk membuat aturan baru. Aturan baru yang dibuat oleh Google berkaitan dengan lokasi atau aplikasi yang meminta lokasi para penggunanya.

Jadi, para pengembang yang ingin mengakses data lokasi pengguna di latar belakang ponsel harus mendapatkan persetujuan dari Google terlebih dahulu. Apa yang dilakukan Google ini adalah salah satu upaya mereka untuk meningkatkan privasi dari data penggunanya.

“Ketika kami melihat lebih dekat penggunaan lokasi di latar belakang, kami menemukan banyak aplikasi yang meminta akses lokasi yang sebenarnya tidak mereka perlukan. Kami ingin membuatnya lebih mudah bagi pengguna untuk memilih kapan akan membagikan lokasi mereka dan mereka tidak harus meminta izin yang tidak diperlukan aplikasi,” ucap Google seperti yang dikutip dari 9to5google

, Jum’at (21/02/20).

Syarat Aplikasi yang Lolos Peninjauan

Semua aplikasi yang meminta akses lokasi para pengguna nantinya harus melalui proses peninjauan dari Google. Apabila ingin aplikasi lolos dari proses peninjauan Google, maka para pengembang harus memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan.

Berikut ini syarat yang harus dipenuhi oleh para pengembang:

  • Apakah fitur ini memberikan nilai yang jelas kepada pengguna?
  • Apakah pengguna mengizinkan aplikasi untuk mengakses lokasinya?
  • Seberapa penting akses lokasi untuk tujuan utama aplikasi?
  • Apakah aplikasi akan memberikan pengalaman yang sama meskipun tanpa mengakses lokasi di latar belakang?

Baca juga: Google Amankan Play Store dengan App Defense Alliance, Apa Itu?

Aturan baru dari Google ini akan dimulai secara bertahap, dan berikut ini tahapannya:

  • April: Pembaruan kebijakan Google Play resmi dengan lokasi latar belakang.
  • Mei: Pengembang dapat meminta umpan balik tentang kasus penggunaan mereka melalui Play Console dengan perkiraan waktu balasan 2 minggu.
  • 3 Agustus 2020: Semua aplikasi baru yang dikirimkan ke Google Play yang meminta akses lokasi di latar belakang membutuhkan persetujuan dari Google.
  • 2 November 2020: Semua aplikasi yang ada yang meminta lokasi latar belakang perlu disetujui atau akan dihapus dari Google Play.

Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close