Tekno

Google Ungkap Alasan Aplikasinya Tak Ada di Perangkat Huawei

Sudah menjadi rahasia umum bahwasanya Huawei tidak bisa menggunakan layanan atau aplikasi dari Google sejak pertengahan 2019 lalu. Alasan utama yang melandasi pabrikan ponsel asal China itu dilarang menggunakan Google dikarenakan mereka dianggap sebagai mata-mata.

Ketika proses pemblokiran Huawei oleh pemerintah AS terjadi, pihak yang paling banyak berkoar adalah pemerintahan Donald Trump itu sendiri. Google selaku perusahaan yang menyediakan layanan sama sekali belum mengeluarkan pernyataan apa pun tentang masalah pemblokiran Huawei.

Baca juga: Ren Zhengfei: Pemerintah AS Terlalu Peduli dengan Huawei

Google Ungkap Alasan Tak Lagi Dukung Huawei

Lama bungkam terkait masalah Huawei, pihak Google akhirnya mengungkapkan alasannya mengapa mereka tak lagi mendukung Huawei. Di laman resmi atau yang lebih tepatnya di laman dukungan, perusahaan pimpinan Sundar Pichai itu mengungkap alasannya.

Jadi, alasan pihak Google tidak bisa menghadirkan layanannya di perangkat Huawei dikarenakan adanya pembatasan oleh pemerintah. Google hanya diizinkan bekerja sama dengan Huawei sampai batas waktu 16 Mei 2019 saja.

Karena pembatasan pemerintah, aplikasi dan layanan Google tidak tersedia untuk preload atau sideload pada perangkat Huawei baru. Untuk menjalankan Google Mobile Service (GMS) sendiri, perusahaan ponsel pintar harus mendapatkan verifikasi Play Protect.

Mengingat pemerintah AS telah melarang Google berbisnis dengan Huawei, maka mereka pun tidak bisa mengeluarkan verifikasi Play Protect untuk Huawei sehingga mau tak mau Google harus menghentikan kerja samanya dengan perusahaan pimpinan Ren Zhengfei tersebut.

“Untuk melindungi privasi data pengguna, keamanan, dan menjaga pengalaman keseluruhan, Google Play Store, Google Play Protect, dan aplikasi inti Google (termasuk Gmail, YouTube, Maps, dan lainnya) hanya tersedia di perangkat bersertifikat Play Protect,” ungkap Tristan Ostrowski selaku Direktur Hukum Android & Play di laman dukungan.

Baca juga: Ingin Mandiri, Huawei Tawari Pengembang Rp364 Miliar

Pemerintah AS sendiri dalam salah satu pernyataannya pernah mengatakan jika mereka akan mempermudah Huawei untuk melanjutkan kerja sama dengan Google melalui cara pemberian lisensi. Namun, hingga saat ini belum ada kabar yang jelas akan hal tersebut.

Melihat fakta yang demikian, peluang kerja sama antara Huawei dan Google memang sangat kecil karena pembatasan masih dilakukan sampai saat ini oleh pemerintah AS. Meskipun begitu, Huawei nampaknya sudah terbiasa mengingat mereka juga sudah menyiapkan ekosistemnya sendiri.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close