Internet

Harga Buzzer Politik Indonesia Terungkap, Mahal atau Murah Ya?

Harusnya Mahal!

Buzzer politik adalah orang-orang yang ditugaskan oleh partai atau oknum tertentu untuk menggiring opini masyarakat agar mau memilih kandidat A atau partai A yang sedang bertarung di pemilihan kepala daerah atau pemilihan umum.

Keberadaan buzzer politik sendiri tidak terlalu mengejutkan, karena masyarakat Indonesia juga sudah tahu jika kebanyakan partai politik menggunakan jasa buzzer. Hal yang demikian itu bisa dilihat dari maraknya berita-berita yang beredar ketika pilpres 2019 kemarin.

Ketika pilpres kemarin, pasti Anda sering mendapati berita-berita yang cukup menghebohkan tentang para kandidat yang sedang bertarung. Tidak jarang pula Anda mendapati beberapa publik figur yang turut mempromosikan kandidat tertentu.

Buzzer Adalah Pembuat Hoaks?

Keberadaan para buzzer politik yang ditugaskan untuk menggiring opini masyarakat ini menarik minat pihak Oxford University untuk melakukan penelitian. Dalam penelitiannya yang berjudul “The Global Disinformation Order: 2019 Global Inventory of Organised Social Media Manipulation” dikatakan jika buzzer di Indonesia dikendalikan oleh partai politik dan perseorangan.

Peneliti Oxford University mengungkapkan jika hampir semua platform digunakan oleh para buzzer politik, seperti Twitter, Facebook, Instagram, dan juga WhatsApp. Selain itu, akun yang digunakan pun ada dua macam, yaitu akun bot dan juga akun asli.

Berdasarkan penelitian, para buzzer politik di Indonesia mempunyai tiga tujuan, yaitu:

  • Mendukung pemerintah dan partai.
  • Menyerang oposisi.
  • Menggiring opini masyarakat terhadap suatu isu.

Dan yang paling mengejutkan adalah ternyata para buzzer politik ini adalah orang-orang yang jago dalam memanipulasi sebuah konten berita. Mereka pun juga pandai dalam menguatkan konten yang dibuat itu melalui dukungan media online.

Buzzer politik adalah para pembuat hoaks?

Berdasarkan fakta yang diungkapkan oleh peneliti Oxford University, maka tidak diragukan lagi jika para buzzer adalah dalang dibalik kekacauan berita yang beredar di dunia maya. Oleh karena itu, agar terhindar dari tipu daya para buzzer, Anda harus sering-sering tabayyun.

Berapa Harga Buzzer Politik di Indonesia?

Harga atau bayaran yang diterima para buzzer yang ada di Indonesia ini cukup besar, yaitu kisaran 1 hingga 50 juta. Tentu harga sesuai dengan tingkat kesulitan masing-masing, karena semakin sulit tugas yang diberikan, maka bayaran yang diterima pun juga akan semakin besar.

Terkait profesi buzzer ini, ternyata pemerintah tidak melarang. Pemerintah yang diwakili Kominfo mengungkapkan keberadaan buzzer politik itu boleh. Namun, mereka harus tetap mengikuti peraturan yang berlaku, yaitu Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan tidak memposting konten porno, judi online, hoaks, kabar bohong, terorisme dan informasi SARA.

Baca juga: Netizen Harus Tahu, Inilah 4 Ciri Berita Hoaks Menurut Kominfo

Jika melihat temuan Oxford University yang mengungkapkan para buzzer Indonesia adalah orang-orang yang jago memanipulasi konten, maka Kominfo harus mengambil tindakan. Jika pemanipulasian konten terus dibiarkan, maka akan ada banyak korban dan kedamaian pun juga bisa terancam.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close