Internet

Hey Orang Tua! Gadget Adalah Pengasuh Anak Paling Berbahaya

Jika Anda termasuk orang tua yang menggunakan ponsel pintar atau tablet untuk mengasuh anak, mungkin Anda harus memikirkannya ulang karena menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of American Medical Association (JAMA) Pediatrics, penggunaan gadget berbahaya bagi anak.

JAMA telah melakukan sebuah penelitian di mana mereka mengukur efek penggunaan gadget selama lebih dari satu jam per hari bagi anak usia tiga tahun hingga lima tahun. Penelitian JAMA sendiri dilakukan terhadap 47 anak.

Dan hasilnya, anak-anak yang berada di depan layar gadget selama lebih dari satu jam per hari tanpa didampingi orang tua memiliki masalah dengan materi putih otak. Tingkat perkembangan materi putih anak-anak tersebut cenderung lebih rendah.

Materi Putih Otak Itu Apa?

Materi putih otak adalah area otak yang penting untuk pengembangan keterampilan yang berkaitan dengan bahasa, kemampuan membaca, dan kognitif. Ketika materi putih otak tidak berkembang dengan benar, maka kecepatan pemrosesan otak akan melambat.

Warna biru pada foto di atas menunjukkan area materi putih di otak yang kurang berkembang karena penggunaan gadget yang berlebihan. Dr. John Hutton sebagai salah satu peneliti materi putih otak ini mengatakan agar perkembangan materi putih otak berjalan normal ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah:

  • Mengajak anak berolahraga, khususnya juggling.
  • Membaca.

American Academy of Pediatrics menyarankan untuk anak-anak usia 3 hingga 5 tahun agar menggunakan gadget tidak lebih dari satu jam setiap harinya. Hal yang demikian itu juga berlaku (direkomendasikan) untuk bayi yang berusia 18 bulan ke bawah di mana mereka tidak boleh terkena paparan layar gadget, kecuali ketika ada obrolan video dengan keluarga dan teman.

Baca juga: Cara Mengurangi Penggunaan Gadget pada Anak, Ternyata Mudah

Gadget Berbahaya, Semua Orang Tua Sudah Tahu?

Pada dasarnya, semua orang tua sudah sangat tahu jika penggunaan gadget sangat berbahaya bagi anak-anaknya. Namun, terkadang mereka tidak bisa mencegah anaknya dari pengaruh gadget lantaran tidak memiliki ketegasan.

Kebanyakan orang tua saat ini merasa kasihan ketika anak mereka tidak bermain gadget karena teman-temannya yang sudah bermain gadget. Padahal, jika para orang tua itu memiliki ketegasan, dan kemudian membuat aturan penggunaan gadget, semua itu bisa diselesaikan dengan sangat mudah.

Namun jika melihat fakta lapangan sekarang ini, kebanyakan para orang tua memang sengaja menyodorkan gadget ke anak-anaknya dengan dalih untuk menenangkan anak-anak agar tidak rewel. Dan yang paling lucu adalah ketika anak-anak itu asyik dengan gadget, terkadang para orang tua pun juga ikut asyik dengan gadget-nya.

“Anak-anak yang duduk di depan gadget selama lima jam, biasanya memiliki orang tua yang duduk di depan gadget selama 10 jam. Akibatnya, tidak ada waktu untuk interaksi antara orang tua dan anak-anak mereka,” ungkap Dr. John Hutton seperti yang dikutip dari PhoneArena.

Baca juga: Panduan Menggunakan YouTube Kids, Orang Tua Harus Tahu

Anda sendiri termasuk orang tua yang mana? Apakah Anda itu termasuk orang tua yang tegas dalam penggunaan gadget atau justru yang bebas dalam penggunaan gadget? Sebagai orang tua yang baik, mulai dari sekarang mulai perhatikanlah masa depan anak Anda dengan membatasi penggunaan gadget.

Cobalah luangkan waktu untuk anak-anak Anda, karena masa kecil mereka itu sangatlah sebentar. Janganlah keberadaan gadget menjadikan sesuatu yang dekat menjadi semakin jauh. Selain itu, mengatur anak-anak ketika masih kecil jauh lebih mudah ketimbang mengatur mereka ketika sudah beranjak remaja.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close