Kisah Inspiratif

Hisyam Said Bawahab, Dari Karyawan Menjadi Jutawan

Hisyam Said Bawahab adalah sosok yang patut diangkat kisahnya pada kesempatan kali ini. Pria kelahiran 1954 ini adalah seorang mantan karyawan yang saat ini sudah memiliki beberapa perusahaan besar di tanah air.

Hisyam Said mungkin tak terlalu dikenal publik tanah air, karena kiprahnya jarang disorot oleh media tanah air. Namun, semangat pantang menyerahnya untuk mandiri dan membantu keluarganya untuk meraih kehidupan yang lebih layak patut untuk dijadikan contoh.

Siapakah Hisyam Said Bawahab ? Mari sejenak kita mengenal beliau.

Lahir Dari Keluarga Mapan

profil hisyam said bawahab

Sosok Hisyam terlahir dari keluarga yang berkecukupan, karena sang ayah adalah pengusaha kayu jati. Dan dari darah sang ayah pula, dirinya memiliki semangat untuk berwirausaha di usia muda.

Kehidupan yang awalnya serba berkecukupan harus berubah setelah sang ayah menderita sakit saat dirinya lulus SMA. Alhasil, usaha kayu jati sang ayah mengalami pailit dan berdampak kepada ekonomi keluarga.

Selain ekonomi yang mengalami kesulitan. Ambisi Hisyam untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah juga harus sirna, lantaran tak ada biaya untuk masuk perguruan tinggi.

Dan dari keadaan sulit itulah Hisyam mencari kerja demi meringankan beban keluarga, apalagi adik-adiknya juga masih sangat kecil.

Sukses Menjadi Karyawan

Perusahaan pertama yang menjadi penyangga kehidupan bapak tiga anak ini adalah perusahaan baja yang ada di Palembang. Di perusahaan tersebut tugasnya adalah mengumpulkan besi tua di berbagai pelosok daerah Indonesia dan terkadang harus keluar masuk hutan selama berminggu-minggu.

Bekerja di perusahaan baja ini dijalani Hisyam selama satu tahun, karena kemudian ia memutuskan untuk kembali ke Jakarta.

Selepas bekerja di perusahaan baja mulailah ia melamar di perusahaan metal dan diterima sebagai marketing manajer. Dan di perusahaan inilah ia belajar seluk-beluk ilmu produksi dan ilmu marketing.

Selain menjadi karyawan pada siang hari, pada malam harinya Hisyam juga menjadi supplier es balok. Dalam satu malam, dirinya bisa menghabiskan 112 es balok yang mendatangkan keuntungan senilai 100 ribu.

Memutuskan Keluar Dari Perusahaan

Karirnya sebagai karyawan sebenarnya cukup mentereng, dimana dirinya berhasil meringankan beban keluarganya dari situ. Namun, disaat yang bersamaan sang adik mengalami sakit kanker dan harus dirawat di ruang ICU.

Saat itu Hisyam seringkali meninggalkan pekerjaan, karena harus menjaga sang adik. Hasilnya ia memilih untuk keluar dari perusahaan agar pekerjaan di kantornya tidak terbengkalai dan tidak merugikan orang lain.

Setelah selesai menjaga sang adik dari sakitnya, mulailah Hisyam mencari pekerjaan lagi. Mencari pekerjaan tak semudah sebelumnya, dimana ia cukup kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan.

Namun, rezeki memang tidak akan kemana karena ia bertemu dengan kepala cabang perusahaan tempat bekerjanya dahulu untuk menjadikan tempatnya sebagai tempat usaha.

Hisyam menyetujui dan dari sinilah awal kesuksesannya dimulai. Suami dari Dahela Abu Hasan ini memasok kebutuhan perusahaan tempat bekerjanya dahulu alias menjadi broker dari tempatnya yang disewakan tadi. Perlahan-lahan usaha yang dijalani Hisyam ini menjadi besar dan mulailah ia mendirikan PT. Haitindo Metal Utama.

Memperluas Usaha

paparons pizza
Paparons Pizza | tribunnews.com

Hisyam Said Bawahab yang sukses dengan PT. Haitindo Metal Utama mulai melirik usaha baru yang diantaranya adalah PT. Mataram Utama dan PT. ADPD yang bergerak di bidang properti.

Selain itu, dirinya juga merambah bisnis di bidang haji dan umroh dengan mendirikan PT. Andi Arta Wisata dan PT. Arta Matra Utama di bidang supplier alat-alat kesehatan.

Sukses dengan berbagai usaha yang ia jalani, pada tahun 2002 berdirilah PT. Cahaya Hatindo yang menghasilkan produk dagang “Paparons Pizza.” Hingga saat ini, kurang lebih ada ribuan outlet Paparons Pizza yang ada diseluruh kawasan Indonesia.

Kunci Sukses Menjalani Usaha

Hisyam Said menuturkan bahwa kunci suksesnya adalah berbakti kepada kedua orang tua dan gemar membantu keluarga. Kemudian memiliki tekad yang kuat dalam membangun bisnis dan jangan terburu-buru membeli ini dan membeli itu.

Hisyam juga menuturkan tetap harus menjaga ibadah kepada sang pencipta dan gemar membantu sesama dari keuntungan bisnis yang diperoleh.

Itulah tadi sekelumit kisah sukses Hisyam Said Bawahab yang semoga bisa menjadi panutan bagi penulis dan teman-teman pembaca sekalian.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close