Review ProdukTekno

Huawei Mate 10 Pro, Hadir dengan Dual Kamera Utama dan Layar Bezelless

Huawei Mate 10 Pro – Perkembangan smartphone memang sudah semakin pesat. Banyak perubahan dan peningkatan teknologi yang dilakukan demi terciptanya sebuah smartphone canggih yang powerfull dalam hal performa. Mengunggulkan performa bukanlah satu – satunya tujuan, karena desain smartphone pun sangat menentukan laris tidaknya smartphone tersebut.

Walaupun memang tidak terlalu besar seperti pabrikan Samsung, namun Huawei masih selalu bisa mengikuti perkembangan teknologi. Setidaknya pabrikan smartphone yang satu ini masih bisa memberikan teknologi seperti teknologi dari pabrikan raksasa sekelas Samsung.

Layar dengan perbandingan rasio 18 : 9 adalah salah satu contoh desain yang diambil oleh Huawei dari Samsung, yakni Samsung Galaxy S8 series. Bukan hanya itu, smartphone terbaru Huawei ini juga sudah menggunakan layar bezelless, yang tentunya dari segi desain akan terlihat sangat menarik.

Baca : 7 Rekomendasi Smartphone Bezelless Terbaik

Selain dua keunggulan tersebut, Huawei Mate kelas tertinggi ini juga masih memiliki banyak kelebihan. Salah satunya adalah penggunaan dual kamera pada bagian belakang dengan resolusi tinggi, chipset dengan performa tinggi, dan beberapa kelebihan lainnya.

Desain Huawei Mate 10 Pro

Desain dari smartphone besutan ini memang terlihat sangat superior jika dibandingkan dengan smartphone kebanyakan saat ini. Namun desain ini akan sedikit lebih inferior jika dibandingkan dengan desain dari Samsung Galaxy S8 series. Hal ini dikarenakan Samsung sudah menggunakan layar dengan tipe melengkung atau sering disebut curved display.

Huawei Mate 10 Pro
Desain Depan via gsmarena.com

Pada bagian depan smartphone, akan terlihat layar yang membentang seluas 6.0 inchi dengan rasio 18 : 9. Hal ini senada dengan rasio layar yang digunakan oleh Samsung Galaxy S8 series, LG G6, Xiaomi Mi Mix 2, dan Vivo V7 Plus yang baru saja diperkenalkan.

Bagi para pengguna smartphone ini nantinya, tentu sudah tidak perlu lagi khawatir layar smartphone-nya tergores oleh benda tajam. Layar ini sudah menggunakan Corning Gorilla Glass sebagai pelindung.

Pada bagian atas layar, terlihat speaker untuk telepon yang diapit oleh sebuah sensor dan sensor kamera depan dengan resolusi. Sedangkan pada bagian bawah hanya terlihat bezell yang tipis dan diisi dengan sebuah tulisan HUAWEI. Smartphone ini sama sekali tidak memiliki tombol fisik di depan, karena sudah menggunakan tombol di dalam layar.

Huawei Mate 10 Pro
Desain Belakang via gsmarena.com

Pada bagian samping kanan body smartphone terlihat sebuah tombol power yang ditemani oleh tombol voume up down di bagian atasnya. Sedangkan pada bagian kiri kita bisa menemukan lubang atau tempat memasukkan kartu SIM.

Pada bagian belakang, kita akan langsung menemukan superioritas pada smartphone ini. Terlihat ada 2 buah kamera primer yang diapit oleh flash light dan laser auto fokus pada bagian kiri dan kanan. Tepat di bawah lensa kamera tersebut, kita juga akan menemukan sebuah sensor fingerprint yang memang ditempatkan di bagian belakang smartphone.

Layar Dan Tampilan Antarmuka Huawei Mate 10 Pro

Layar smartphone ini bisa dibilang lebih inferior jika harus dbandingkan dengan layar Samsung Galaxy S8 series atau layar LG G6. Smartphone ini hanya memiliki layar dengan kelebihan bezell tipis saja pada bagian kiri dan kanan. Sedangkan untuk teknologi curved display atau rounded corner sama sekali belum hadir pada smartphone Hauwei Mate seri tertinggi ini.

Huawei Mate 10 Pro
Layar via gsmarena.com

Layar smartphone ini mencapai 6.0 inchi. Layar ini bisa disebut sebagai layar bezelless, karena perbandingan rasio to body nya mencapai 80.9%. Layar ini sudah menggunakan teknologi AMOLED sehingga terlihat akan sangat jernih dan lebih nyaman untuk dipandang berlama – lama.

Pada bagian bawah smartphone ini, kita akan menemukan sebuah port type c yang bisa digunakan untuk pengisian daya dan media berkirim data ke PC/Laptop. Pada bagian kirinya terlihat microphone dan pada bagian kanan terlihat speker dengan grill yang sangat bagus.

Sayangnya kita tidak akan menemukan port audio jack di dalam smartphone ini. Hal ini memang masuk akal mengingat smartphone ini adalah smartphone yang sudah menyandang IP 67 certified. Dengan IP 67 certified tersebut, bisa disimpulkan kalau smartphone ini sudah tahan akan guyuran air ataupun debu. Jadi untuk memperkokoh kemampuan tersebut, pihak pabrikan harus berusaha untuk meminimalisir lubang yang ada.

Huawei Mate 10 Pro
Tampilan Antarmuka via digitaltrends.com

Berbicara mengenai tampilan antarmuka, maka smartphone ini tidak memiliki perbedaan dengan smartphone Huawei pada umumnya. Masih menggunakan UI EMUI 8.0 sebagai tampilan antarmuka dengan berbasiskan Android 8.0 Oreo yang tentunya masih tergolong baru dan belum lama dirilis.

Selain memiliki tampilan yang sangat intuitif dan cantik, EMUI ini juga terkenal karena kehematan daya yang dikonsumsinya, begitu juga dengan hematnya penggunaan akan RAM. EMUI ini tidak memiliki app drawer seperti kebanyakan smartphone ini, dan semua menu ditempatkan di dalam homescreen.

Software Huawei Mate 10 Pro

Berbeda dengan smartphone lainnya, smartphone ini malah menggunakan chipset Hisilicon Kirin. Sedangkan smartphone lain kebanyakan saat ini selalu menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon atau Mediatek. Namun ketangguhan dan performa chipset Hisilicon Kirin pun tentu sudah tidak perlu diragukan lagi.

Huawei Mate 10 Pro
Software via gadgets7.news

Mungkin banyak yang masih meragukan chipset yang dipakai oleh smartphone ini. Sejauh ini, Qualcomm memang masih selalu menjadi idola dan paling banyak digunakan oleh pabrikan smartphone. Namun chipset Kirin yang dipakai oleh Huawei ini sudah banyak mengalami penyempurnaan. Bahkan Kirin mengklaim jika chipset ini lebih baik dari pesaingnya, yakni Qualcomm Snapdragon 835, yang merupakan chipset tertinggi dari Qualcomm sejauh ini.

Chipset Kirin 970 ini merupakan chipset Octa-Core (8 inti) dengan speed 2.4 GHz. Chipset ini kemudian dipadukan dengan Mali-G72 MP12 sebagai pengolah grafis video dan game. Sedangkan untuk memory penyimpanan, smartphone ini menyediakan varian 64GB dengan 4GB RAM dan varian 128GB dengan 6GB RAM.

Hardware Huawei Mate 10 Pro

Berbicara mengenai hardware, smartphone ini memang layak disebut jempolan. Tidak ingin ketinggalan dari smartphone lainnya, smartphone ini sudah menggunakan bezelless yang tipis pada bagian kiri dan kanan layar. Begitu juga dengan kabel konektor yang dipakainya, sudah menggunakan kabel type-c.

Huawei Mate 10 Pro
Hardware via 3g.co.uk

Keunggulan lainnya dari smartphone ini adalah kemampuanya untuk dibawa berendam di dalam air. Hal ini diketahui dari IP67 certified yang diusungnya. Pihak Huawei mengklaim jika smartphone ini bisa dibawa ke dalam air hingga kedalaman 1 meter dengan batas waktu hingga 30 menit.

Hal ini tentu akan menjadi fitur yang sangat mengasyikkan buat para pecinta photography maupun vlog. Memotret dan merekam momen berupa di dalam air bukan hal yang mustahil lagi jika smartphone ini sudah ada di dalam genggaman tangan.

Saat ini, masih ada smartphone yang menggunakan 2 slot SIM Card dan 1 slot Micro SD, ataupun dengan 2 slot SIM Card. dimana slot SIM 2 tersebut bisa diganti dan diisi dengan Micro SD. Sayangnya smartphone ini tidak memiliki opsi seperti itu, dan sama sekali tidak bisa dimasukkan Micro SD.

Walaupun memang sudah mengusung kapasitas penyimpanan internal yang terbilang tinggi, namun bukan berarti tidak ada pengguna yang masih kurang akan kapasitas ini. Mengingat smartphone ini adalah smartphoen flagship, maka wajar kalau penggunannya kelak akan menyimpan data yang banyak di dalam smartphone ini.

Namun sayangnya kemampuan penyimpanan tersebut harus dibatasi oleh pihak Huawei dan pengguna tidak bisa meningkatkan kapasitas penyimpanan Huawei Mate 10 Pro ini, sebagaimana yang sering dilakukan oleh para pengguna dari smartphone lain.

Baterai Huawei Mate 10 Pro

Untuk sektor daya, smartphone ini sudah menggunakan baterai berkapasitas jumbo, yakni 4.000 mAh. Baterai ini merupakan baterai dengan tipe non-removable sehingga tidak akan bisa dengan mudah dibuka tutup oleh pengguna. Tidak ingin ketinggalan, smartphone ini juga sudah menyematkan fitur fast charging untuk pengisian dayanya.

Huawei Mate 10 Pro
Baterai via phonearena.com

Huawei menyebut fitur fast charging mereka ini dengan sebutan Huawei SuperCharge. Selain itu, baterai ini juga dilengkapi dengan fitur Smart Power Management, yang bisa mengefisienkan pemakaian baterai dan menutup aplikasi pada latar belakang.

Dengan baterai kapasitas besar ini, pihak Huawei mengklaim kalau smartphone ini akan sanggup digunakan selama 24 jam dengan penggunaan intens. Hal ini tentu akan sangat menguntungkan pengguna, ditambah lagi dengan pengisian daya yang cepat dan tidak akan memakan waktu yang banyak.

Pemakaian daya akan semakin bisa dihemat berkat penggunaan EMUI dari Huawei. Selain hemat akan penggunaan RAM, UI milik Huawei ini juga dikenal sangat hemat akan konsumsi daya. Untuk sektor kapasitas dan ketahanan, Huawei memang bisa dibilang sangat sempurna dalam meracik smartphone barunya ini.

Daya sebesar 4.000mAh tersebut bisa diisi ulang dengan menggunakan kabel Type-C yang memang sudah semakin diminati belakangan ini. Sejauh ini, kabel dengan type-c adalah masih yang terbaik, baik dari segi ketahanan, kecepatan pengisian daya, hingga kecepatan transfer data dari smartphone ke PC atau dari PC ke smartphone.

Kamera Dan Video Huawei Mate 10 Pro

Selain baterai berkapasitas besar, layar bezelless yang sangat menggoda, sektor kamera dan video adalah salah satu keunggulan dari smartphone ini. Menggunakan dual kamera pada bagian belakang dengan resolusi 20MP dan 12MP membuatnya akan sangat superior dalam menangkap setiap momen.

Huawei Mate 10 Pro
Kamera via lowyat.net

Kamera belakang ini sudah dilengkapi dengan OIS, 2 x lossless zomm, Leica Optics yang merupakan keunggulan Huawei, phase detection, dual LED flash light, dan laser auto fokus. Penggunaan dual LED flash tentu akan sangat membantu dalam menangkap momen di saat kondisi kurang cahaya.

Sedangkan untuk sektor kamera depan, smartphone ini menggunakan kamera dengan resolusi 8MP. Kelihatan kalau smartphone ini menggunggulkan kamera bagian belakang, namun bukan dengan kamera bagian depannya. Untungnya, kamera depan ini sudah dilengkapi dengan berbagai fitur yang akan memanjakan pengguna.

Untuk sektor perekaman video, smartphone ini bisa merekam video hingga resolusi [email protected] dan [email protected]/60fps. Resolusi ini terbilang sangat besar, ditambah lagi dengan frame per second yang bisa ditangkapnya sangat tinggi.

Kesimpulan Mengenai Huawei Mate 10 Pro

Smartphone ini memang mungkin memang bukan yang terbaik di kelasnya, terlebih mengingat harganya yang sudah tidak murah lagi. Smartphone ini adalah smartphone tertinggi dari Huawei sampai dengan sejauh ini. Ada banyak kelebihan yang dimiliki oleh smartphone ini, namun masih terdapat beberapa kekurangan yang tentunya juga akan sangat mengganggu.

Huawei Mate 10 Pro
Water and dust resistant via techbook.com

Berbagai kelebihan yang dimiliki oleh smartphone ini adalah frame metal aluminium pada bagian belakang smartphone, layar bezelles dengan tipe 2.5D screen, resolusi layar yang tinggi mencapai 1080 x 2160 pixels (Full HD), IP67 certified, Android 8.0 Oreo, RAM sebesar 6GB dan chipset Kirin 970 Octa-Core yang powerfull, serta masih banyak kelebihan lainyya.

Sedangkan untuk kekurangannya sendiri, kita bisa menemukan pada bagian layar, kamera depan, dan slot Micro SD. Harus diakaui kalau layar bezelles yang diusung oleh Huawei Mate 10 Pro ini memang sangat ciamik dan menarik, namun setidaknya ada 2 kekurangan yang dimiliki pada sektor layar ini.

Jika biasanya layar smartphone falgship dari brand lain sudah menggunakan layar berbentuk melengkung pada setiap sudutnya, atau dengan bahasa lain disebut rounded corner, maka smartphone besutan Huawei ini belum memiliki teknologi tersebut.

Jika Samsung sudah menggunakan layar dengan menggunakan teknologi curved display, yaitu layar yang melengkung hingga bagian samping kiri dan kanan ponsel, maka smartphone ini masih ketinggalan dan meniadakan teknologi keren nan canggih tersebut.

Sedangkan pada bagian kamera depan, kita bisa melihat ketiadaan fitur LED falsh yang tentunya akan sedikit menyusahkan ketika selfie dengan kondisi gelap. Selain itu, resolusi yang digunakan juga terbilang kecil, padahal belakangan ini aktivitas selfie sudah semakin diminati. Smartphone ini juga mendiakan slot Micro SD untuk penambahan kapasitas penyimpanan, yang tentunya kita sebut sebagai kekurangan juga.

Harga Huawei Mate 10 Pro

Berbicara mengenai harga, smartphone ini dibanderol dengan harga yang tidak murah. Huawei Mate 10 Pro ini dibanderol dengan harga 799 Euro atau setara dengan Rp. 12.8 Jutaan. Banderol harga ini Rp. 1 jutaan lebih murah daripada Samsung Galaxy S8 dan iPhone X yang memiliki segudang kelebihan.

Huawei Mate 10 Pro
High Performance via gadgetsinnepal.com.np

Dengan selisih harga Rp. 1 Jutaan, bukan tidak mungkin para konsumen akan lebih memilih Samsung Galaxy S8 dengan kelebihan irish scanner, layar curved display serta nama besar dari Samsung. Atau bisa juga konsumen akan lebih memilih untuk membeli Apple iPhone X dengan berbagai teknologi baru yang diusungnya, seperti Face ID, dual kamera mumpuni, dan nama besar Apple.

Mungkin Huawei akan butuh perjuangan besar dalam menjual smartphone flaghsipnya ini. Selain harga yang hanya selisih sedikit dari para pesaing besarnya, fitur spesial yang dipakai juga terbilang minim. Selain itu, kita tentu tahu kalau penjualan Huawei selalu kalah jika dibandingkan dengan pabrikan lainnya, bahkan oleh smartphone asal negeri Tiongkok sekalipun.

Bisa dibilang kalau semua fitur yang dipakai oleh Huawei Mate 10 Pro ini sudah duluan ada pada smartphone lain. Jadi, walaupun menggunakan fitur mumpuni, hal tersebut tidak akan memberikan efek besar, karena sudah duluan diperkenalkan oleh pabrikan lain.

Baca Juga :

Samsung Galaxu J7 Plus, Dual Kamera Dengan Body Full Metal

Apple iPhone X, Ponsel Dual Kamera Dan Tanpa Tombol Home


Loading...
Baca selengkapnya

Menulis bukan hanya tentang hobby, tetapi juga sebagai media belajar untuk kemudian membagikanya kepada orang lain lewat tulisan - tulisan.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close