Inbox by Gmail

Akan Segera Ditutup, Ucapkan Selamat Tinggal pada Inbox by Gmail

Dalam laman resminya, Google mengatakan, bahwa mereka akan segera menutup Inbox by Gmail pada akhir Maret 2019.

Hal tersebut sengaja dilakukan oleh Google, karena mereka ingin fokus sepenuhnya pada Gmail yang baru saja meluncurkan tampilan baru.

Apa Itu Inbox by Gmail?

inbox by gmail

Inbox by Gmail adalah kotak masuk yang benar-benar berbeda, dan dirancang untuk berfokus pada apa yang benar-benar penting saja.

Pengguna internet di Indonesia, mungkin tidak banyak mengetahui apa itu Inbox by Gmail, karena produk Google yang satu ini kurang familiar atau tidak begitu diminati oleh masyarakat Indonesia.

Bagaimana cara mengakses Inbox?

Sama seperti Anda mengakses Gmail, di mana Anda harus login terlebih dahulu menggunakan akun Gmail.

Setelah itu, silakan kunjungi inbox.google.com. Apabila Anda sudah masuk, maka tampilan Inbox, kurang lebih sama seperti gambar screenshot di atas.

Loading...

Saatnya Berpisah

Dalam laman resminya, Google mengatakan, Inbox telah menjadi tempat yang bagus untuk bereksperimen ide-ide baru, seperti Smart Reply dan Nudges.

Google juga mengatakan, Inbox telah membantu mereka untuk membuat email yang lebih baik dan membantu lebih dari satu miliar orang untuk mendapatkan lebih banyak hal melalui email setiap harinya.

Kini, kurang lebih ada waktu sekitar 6 bulan yang bisa dimanfaatkan oleh para pengguna, sebelum akhirnya mereka harus mengucapkan selamat tinggal kepada Inbox by Gmail.

Harapan Para Pengguna

Alasan utama Google menutup Inbox by Gmail, karena mereka ingin fokus pada Gmail, sebagaimana penjelasan Google di laman resmi.

Namun, selain alasan tersebut, sebenarnya ada alasan lain, di mana fitur-fitur dari Inbox sudah diterapkan pada Gmail, seperti fitur Smart Compose.

Akan tetapi, ada satu fitur Inbox yang belum masuk ke Gmail dan diharapkan akan segera masuk oleh para pengguna, yaitu fitur Bundled in the inbox.

Lihat:

Apa itu fitur Bundled in the inbox?

Adalah fitur yang berfungsi untuk mengelompokkan secara otomatis semua pesanan penerbangan, hotel, acara, dan mobil ke dalam satu bundel.

Bahkan TechCrunch mengatakan, fitur Bundled in the inbox adalah salah satu fitur terbaik yang dimiliki oleh Inbox, dan diharapkan akan segera hadir di Gmail pada tahun 2019.

Kesimpulan

Sebagian pengguna, khususnya pengguna Inbox luar negeri merasa kecewa pada Google terkait rencana penutupan Inbox by Gmail.

Namun, Google sudah punya alasan, dan mereka mengatakan kepada para pengguna, bahwasanya perubahan itu memang sulit dilakukan.

Baca: Cara Mengamankan Akun Gmail dengan Mudah dan Cepat

Sadar akan sulitnya sebuah perubahan, Google telah memberikan panduan transisi untuk para pengguna Inbox menuju Gmail.

Dan panduan tersebut sudah dirangkum oleh pihak Google melalui bantuan Google di Move from lnbox to Gmail.


Loading...

Bagikan

Leo Setiawan

Penulis

Komentar

    Leo Setiawan

    Leo Setiawan

    ( - 12:33)

    🙂

    Avatar

    ternyata ada inbox by Gmail dan Gmail ya… sy baru tahu.. yang sy tahu cmn tampilan Gmail sekarang sudah baru itu aja 😮

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *