Dunia Internet

Ini Bacaan Dzikir Setelah Sholat, Sudah Hafal Belum?

Ketika selesai melaksanakan sholat lima waktu, kebanyakan masyarakat, khususnya anak-anak muda memilih untuk segera meninggalkan masjid. Padahal, seusai melaksanakan sholat lima waktu itu, seorang muslim dan muslimah disunnahkan untuk membaca dzikir setelah sholat.

Ada banyak sekali keutamaan yang akan diperoleh oleh seorang muslim dan muslimah apabila mereka membaca dzikir setelah sholat. Berikut ini akan disebutkan apa saja keutamaan-keutamaan dari dzikir setelah sholat sehingga seusai melaksanakan sholat lima waktu, Anda tidak akan lagi terburu-buru untuk meninggalkan masjid.

1. Didoakan oleh Malaikat

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اَلْمَلاَئِكَةُ تُصَلِّي عَلَى أَحَدِكُمْ مَا دَامَ فِيْ مُصَلاَّهُ الَّذِي صَلَّى فِيْهِ مَا لَمْ يُحْدِثْ: اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ ارْحَمْهُ.

Para Malaikat akan selalu bershalawat kepada salah seorang di antara kalian selama ia berada di masjid di mana ia melakukan shalat, hal ini selama ia wudhu’nya belum batal, (para Malaikat) berkata: “Ya Allah, ampunilah ia, ya Allah, sayangilah ia.” (Al-Musnad (XVI/32 no. 8106))

Imam Ahmad rahimahullah meriwayatkan pula dari Abu ‘Abdirrahman, ia berkata: “Aku mendengar ‘Ali berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا جَلَسَ فِيْ مُصَلاَّهُ بَعْدَ الصَّلاَةِ صَلَّتْ عَلَيْهِ الْمَلاَئِكَةُ، وَصَلاَتُهُمْ عَلَيْهِ: اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ ارْحَمْهُ. وَإِنْ جَلَسَ يَنْتَظِرُ الصَّلاَةَ صَلَّتْ عَلَيْهِ الْمَلاَئِكَةُ وَصَلاَتُهُمْ عَلَيْهِ: اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ ارْحَمْهُ.

Sesungguhnya jika seorang hamba duduk di masjid setelah melaksanakan shalat, maka para Malaikat akan bershalawat untuknya, dan shalawat mereka kepadanya adalah dengan berkata: ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah, sayangilah ia.’ Jika ia duduk untuk menunggu shalat, maka para Malaikat akan bershalawat kepadanya, shalawat mereka kepadanya adalah dengan berdo’a: ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah, sayangilah ia.’ (Al-Musnad (II/292 no. 1218))

2. Dosa Sebanyak Buih di Lautan Diampuni

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab shahihnya:

مَنْ سَبَّحَ اَللَّهَ دُبُرَ كُلِّ صَلَاةٍ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ , وَحَمِدَ اَللَّهِ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ , وَكَبَّرَ اَللَّهُ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ , فَتِلْكَ تِسْعٌ وَتِسْعُونَ , وَقَالَ تَمَامَ اَلْمِائَةِ : لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ , لَهُ اَلْمُلْكُ , وَلَهُ اَلْحَمْدُ , وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ , غُفِرَتْ لَهُ خَطَايَاهُ , وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ اَلْبَحْرِ

Barangsiapa bertasbih setelah shalat (membaca Subhanallah) 33x, bertahmid (membaca Alhamdulillah) 33x, dan bertakbir (membaca Allahu Akbar) 33x maka semuanya berjumlah 99 dan apabila ia menggenapkannya hingga menjadi 100 dengan mengucapkan:

لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ وَحْدَهُ

لَا شَرِيكَ لَهُ , لَهُ اَلْمُلْكُ , وَلَهُ اَلْحَمْدُ , وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Niscaya ia akan diampuni dosa-dosanya sekalipun dosa-dosanya itu sebanyak buih dilautan. (HR. Muslim)

Bacaan Dzikir Setelah Sholat

Usai mengetahui keutamaan dari dzikir setelah sholat, sekarang saatnya Anda untuk mengetahui bacaan dari dzikir setelah sholat. Apakah Anda sudah mengetahuinya? Jika belum, berikut ini bacaan dzikir setelah sholat yang bisa Anda hafalkan.

1. Membaca Istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ

“Astaghfirullah,” dibaca sebanyak tiga kali. (HR. Muslim 591)

2. Membaca “Allahumma Antas Salaam ..”

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

“Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikroom.” (HR. Muslim 591)

3. Membaca “Allahumma Laaa Maani’a ..”

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ،

اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

“Laa ilaha illallooh wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qodiir. Alloohumma laa maani’a lima a’thoyta wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu.” (HR. Bukhari 6615 dan Muslim 593)

4. Membaca “Laa Ilaha Illallah Wahdahu Laa Syariika Lahu..”

.لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

.لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ

.لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

“Laa ilaha illalloohu wahdahu laa syarika lahu. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qodiir. Laa haula wa laa quwwata illa billaah. Laa ilaha illallooh wa laa na’budu illa iyyaah. Lahun ni’matu wa lahul fadhlu wa lahuts tsanaa-ul hasanu. Laa ilaha illallooh mukhlishiina lahud diin wa lau karihal kaafiruun.” (HR. Muslim 594)

5. Membaca “Tasbih, Tahmid,  Takbir, Tahlil”

سُبْحَانَ اللهِ
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ
اَللهُ أَكْبَرُ

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

“Subhanallah.” (dibaca 33x)

“Alhamdulillah.” (dibaca 33x)

“Allahu Akbar.” (dibaca 33x)

“Laa ilaha illallah wahda, laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.” (dibaca 1x). (HR. Muslim 597)

6. Membaca Ayat Kursi

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Allaahu laa ilaaha illaa huw, al-ḥayyul-qayyụm, laa ta’ khudzuhụ sinatuw wa laa naụm, lahụ maa fis-samaawaati wa maa fil-arḍ, man dzalladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi ‘idznih, ya’ lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum, wa laa yuḥiṭụuna bisyaiim min ‘ilmihii illaa bimaa syaa, wasi ‘a kursiyyuhus-samaawaati wal-arḍ, wa laa ya ‘ụduhụ ḥifẓuhumaa, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓiim.” (Shahih Al Jami’ 6464)

7. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas

Dari Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

أمرني رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ أن أقرأَ بالمُعوِّذاتِ دُبُرَ كلِّ صلاةٍ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkanku untuk membaca al mu’awwidzat (an naas, al falaq, al ikhlas) di penghujung setiap shalat.” (HR. Abu Daud no. 1523, dishahikan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).

8. Membaca Doa Pembuka Rezeki Setelah Sholat Subuh

Dari Ummu Salamah Hindun binti Abi Umayyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:

كانَ يقولُ إذا صلَّى الصُّبحَ حينَ يسلِّمُ اللَّهمَّ إنِّي أسألُكَ عِلمًا نافعًا ورزقًا طيِّبًا وعملًا متقبَّلًا

“Biasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika shalat subuh, ketika setelah salam beliau membaca: Alloohumma inni as-aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqon thoyyiban, wa ‘amalan mutaqobbalan.” (HR. Ibnu Majah 762, dishahihkan Al Albani)

Baca juga: 9 Tips Menjadi Pedagang Sukses yang InsyaAllah Membawa Berkah

Itulah bacaan dzikir setelah sholat. Setelah mengetahui keutamaan, sekaligus bacaannya, sekarang setelah sholat lima waktu usai, jangan langsung cepat-cepat pergi. Bacalah dzikir setelah sholat terlebih dahulu karena dzikir setelah sholat tidak memakan waktu terlalu lama.

Sebagai seorang muslim dan muslimah, tentu kita harus mempelajari agama lebih dalam lagi. Agar semangat mempelajari agama itu naik, maka Anda bisa mencari keutamaan-keutamaan dari amalan yang Anda lakukan. Dari mengetahui keutamaan-keutamaan yang diberikan oleh Allah Azza wa Jalla, maka hati akan tergerak untuk mempelajari Islam.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close