Ulasan Bisnis

Investasi Pertanian Online, Cara Mudah Bertani di Era Digital

Investasi Pertanian Online – Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya sekali dengan hasil buminya. Dahulu, banyak sekali masyarakat yang punya mata pencaharian sebagai petani. Namun kini, profesi ini mulai banyak ditinggalkan. Walaupun sebenarnya, investasi di bidang pertanian banyak sekali yang memberi profit.

Investasi pertanian online adalah salah satu ragam investasi yang pantas dipertimbangkan, mengingat terdapat sekitar 41% warga Indonesia yang berprofesi di bidang pertanian. Pemanfaatan potensi di bidang pertanian memang belum optimal, semestinya hal ini mendorong lebih banyak orang mulai terjun dan menjalankan investasi pertanian.

Walaupun belum dimanfaatkan dengan maksimal, investasi pertanian sebenarnya bisa membawa banyak profit. Apa saja profit atau keuntungan dari investasi pertanian yang belum banyak digarap oleh orang ini? Dapatkan jawaban lengkapnya lewat ulasan di bawah ini!

Jadi petani modern tidak wajib untuk kerja di kebun atau sawah. Masih banyak profesi terkait pertanian yang dapat dijalankan dengan memanfaatkan kecanggihan ilmu pengetahuan dan teknologi. Syaratnya hanya pandai melihat kesempatan dan peluang usaha yang ada.

Kemajuan teknologi sekarang ini turut mempermudah kita dalam berinvestasi. Salah satu
sektor yang menguntungkan untuk investasi ialah pertanian. Sektor ini tidak cuma konsentrasi
pada imbal hasil, melainkan juga memberikan pengaruh positif dari segi sosial dan lingkungan.

Sekarang ini, Anda dapat menjalankan investasi pertanian lewat beragam platform yang dapat diakses via ponsel Anda. Ada pula yang mengedepankan cara bagi hasil secara syariah, sehingga lebih adil bagi pemberi modal ataupun petani.

Untuk itu, investasi di bidang pertanian tentu menjadi alternatif terbaik bagi generasi milenial dripada bidang lainnya seperti investasi properti, pertambangan, dan emas.

Saat akan mulai usaha, umumnya akan teringat dengan modal. Mujur jika telah punya modal cukup untuk buka usaha baru, lalu bagaimana jika punya modal minim atau malah tidak punya modal sama sekali?

Ulasan berikut ini ingin memberi referensi seputar investasi pertanian online yang menguntungkan, dengan modal yang tidak terlalu besar. Dan pastinya, dapat dilakukan jika memang mau konsentrasi di dunia pertanian.

investasi pertanian online

Kenapa Sektor Pertanian?

Ketahanan pangan menjadi tolok ukur ketahanan suatu negara. Indonesia yang notabene
adalah negara agraris, tentu mempunyai kesempatan besar untuk bisa menjadi negara dengan
perekonomian terbesar di dunia lewat sektor pertaniannya.

Hal ini diperkuat dengan data pertumbuhan jumlah penduduk dunia pada tahun 2050 yang
diramalkan bakal berjumlah 9 miliar orang.

Indonesia sendiri kini menempati urutan ke-4 sesudah Amerika, China dan India, dengan jumlah penduduk sebanyak 265 juta orang dan diprediksi jumlahnya akan berjumlah 300 juta orang pada tahun 2050.

Fakta ini tentu menjadi tantangan dan kesempatan pangsa pasar yang bisa kita ambil dengan nilai yang besar, mengingat produksi pangan seharusnya meningkat 2 kali lipat.

Tetapi, di sisi lain, supaya bisa mengambil kesempatan ini, tentu diperlukan strategi dan unsur penunjang kegiatan pertanian seperti permodalan, teknologi, dan SDM yang mumpuni.

Bagaimana Dampak Investasi Pertanian untuk Segi Sosial?

Seperti yang kebanyakan sektor lainnya, akses permodalan di sektor pertanian menjadi topik yang masih hangat diperbincangkan.

Disamping rumit, petani tak jarang masih merasa keberatan dengan adanya pinjaman konvensional yang berbunga. Untungnya, dengan perkembangan teknologi fintech berbasis online, memberikan kemudahan bagi petani dalam mengakses permodalan.

Anda selaku pemilik dana yang berminat untuk berinvestasi dan juga berkeinginan memberi kontribusi untuk kehidupan sosial masyarakat, berinvestasi di sektor pertanian menjadi salah satu alternatif terbaik.

Dengan adanya kolaborasi yang harmonis antara pemberi modal, penyalur dana, dan petani, sehingga ke depan pertumbuhan ekonomi bukan cuma berfokus di perkotaan, melainkan akan merambah hingga ke pedesaan.

Kini, adalah waktu yang ideal bagi Anda untuk mulai berinvestasi di sektor pertanian. Era digital dan serba online saat ini memungkinkan Anda untuk mengakses platform investasi dengan gampang. Contohnya, lewat beberapa situs maupun aplikasi berikut ini.

Beberapa Tempat Untuk Investasi Pertanian Online di Indonesia

1. TaniFund

Investasi Pertanian Online Tanifund

TaniFund adalah sebuah perusahaan finansial yang berkonsentrasi pada bidang pertanian, peternakan, dan perikanan yang telah teregistrasi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Anda dapat menjadi pemberi modal yang dapat mendanai petani dengan tawaran profit yang menarik. Dana yang diinvestasikan akan dipakai buat memaksimalkan usaha para petani, nelayan dan peternak.

Ada dua tipe pembiayaan yang dapat dijalankan di Tanifund. Pertama yaitu skema pengembalian tetap atau fixed rate dan yang kedua yakni bagi hasil atau profit sharing.

Untuk berinvestasi di Tanifund, biaya minimum yang dapat disetorkan sebesar Rp 5 juta. Tiap rupiah yang disetorkan akan dipakai dalam program budidaya. Profit yang akan didapatkan pemberi modal mulai dari 10 persen sampai 30 persen tergantung program pertanian yang dipilih.

2. Crowde

Crowde pertanian online

Investasi online di platform yang satu ini dapat dimulai dari Rp 10.000. Sebagai calon pemberi modal, dana yang anda setorkan akan dipakai untuk budidaya atau jual beli dalam aktivitas pertanian.

Crowde, yang didirikan pada September 2015 ini juga sama dengan platform lainnya yaitu mempertemukan calon pemodal dengan proyek pertanian. Dengan menginvestasikan dana di Crowde, anda akan mendapatkan profit dengan cara bagi hasil.

Pembiayaan di Crowde dapat dijalankan dengan skema bagi hasil dan pinjaman. Besaran profit yang didapat tergantung proyek yang akan dibiayai oleh dana anda.

Berdasarkan informasi yang didapat, sampai tulisan ini dibuat, Crowde sedang mengurus izin usahanya ke OJK.

3. Tanijoy

tanijoy pertanian online

Tanijoy didirikan pada Februari 2017. Platform ini menjadi jembatan penghubung antara pemilik lahan dengan petani yang tidak mempunyai lahan untuk digarap.

Setidaknya ada lima pihak yang terlibat dalam proyek Tanijoy yaitu petani, field manager, surveyor investor dan pemilik lahan. Nantinya, pemilik lahan akan memberikan lahannya untuk digarap oleh petani dengan bantuan modal dari pemodal.

Pemberi Modal yang menyetorkan dananya akan mendapatkan untung dengan skema bagi hasil. Pemberi Modal akan mendapatkan hasil keuntungan sampai 30 persen.

Sementara petani akan menerima 50 persen, pemilik lahan 40 persen dan Tanijoy 10 persen dari hasil keuntungan bersih penjualan panen.

4. iGrow

Investasi Pertanian Online

Pasar pertanian organik menjadi latar belakang dari iGrow melakukan gebrakan baru dalam sektor pertanian.

Sama dengan platform lainnya, iGrow menjadi penghubung antara petani, pemilik lahan dan pemberi modal untuk menciptakan produk pertanian terbaik.

Sampai sekarang ada sekitar 1.300 pemodal, 1.200 petani dan 800 hektare penanaman yang dikerjakan iGrow dalam proyeknya.

Para pemberi modal dapat menanamkan modalnya di proyek iGrow mulai dari Rp 1,5 juta atau tergantung paket investasi program budidaya. Ini juga dapat mempermudah bagi siapapun yang mau berinvestasi online.

Pemodal akan memperoleh bagi hasil bersih yang dibagikan ke pengelola sebesar 40 persen, pemberi modal 40 persen dan independent surveyor/supervisor serta administrator iGrow 20 persen.

Demikian informasi mengenai investasi pertanian online yang semoga bisa menjadi referensi anda untuk berinvestasi di bidang pertanian yang sebetulnya masih memiliki potensi yang besar namun masinh jarang dilirik oleh masyarakat.


Loading...
Baca selengkapnya

Seorang yang hanya ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan orang lain

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close