Ulasan Bisnis

Investor Lebih Pilih Vietnam Ketimbang Indonesia, Ternyata Ini Alasannya

Ekonomi Vietnam Terus Tumbuh

Dilansir dari CNBC Indonesia, Presiden Jokowi pada Jum’at (18/10/2019) telah melakukan pertemuan dengan seluruh anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) di Istana Negara. Dalam pertemuan tersebut, KEIN yang dipimpin Soetrisno Bachir memberikan laporan akhir terkait perkembangan ekonomi Indonesia, sekaligus membahas ekonomi dunia yang saat ini mengalami perlambatan.

Meski ekonomi dunia sedang melambat, namun dalam pertemuan disebutkan jika Vietnam justru mengalami pertumbuhan yang cukup bagus. Bagusnya pertumbuhan ekonomi Vietnam tak lain dan tak bukan dikarenakan banyaknya investasi yang masuk ke negeri Paman Ho tersebut.

Baca juga: Tiru Strategi China, Vietnam Buat Media Sosial Sendiri

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, Vietnam lebih dipilih ketimbang Indonesia oleh para investor untuk melakukan investasi. Lantas, apa sebenarnya alasan utama yang membuat investor lebih tertarik untuk berbisnis dengan negara ASEAN yang satu ini?

Alasan Investor Lebih Pilih Vietnam

Masih melansir dari CNBC Indonesia, Ibnu Hadi selaku Duta Besar Indonesia untuk Vietnam membeberkan beberapa alasan mengapa investor lebih tertarik berinvestasi di Vietnam ketimbang di Indonesia. Dan berikut ini alasannya.

1. Memberikan Lahan Kepada Pengusaha

Menurut Ibnu Hadi, Vietnam memberikan banyak insentif kepada para investor, dan pemberian lahan adalah salah satu insentif yang mereka lakukan, bahkan disebut-sebut sebagai insentif utama yang diberikan oleh Negeri Paman Ho.

Jadi, pemerintah di sana sudah memiliki bidikan perusahaan-perusahaan yang akan diberikan lahan agar mau berinvestasi di Vietnam. Pemberian lahan sendiri tidak dilakukan oleh pemerintah pusat saja, karena pemerintah daerah juga memberikannya.

2. Agresif Melakukan FTA

FTA adalah free trade agreement atau perjanjian perdagangan bebas. Vietnam sendiri sudah melakukan FTA sejak 1982, dan saat ini mereka sudah bekerja sama dengan banyak negara di kawasan Eropa dan Amerika.

Dengan menerapkan FTA, maka sebuah negara akan menjadi terbuka dan pasar luar negeri pun bisa masuk dengan mudah. Menurut Ibnu Hadi, Indonesia tidak boleh kalah dari Vietnam dalam urusan ini.

3. Infrastruktur Telah Diperbaiki

Dalam memuluskan rencana mereka untuk menggaet para investor, Vietnam telah memperbaiki infrastruktur yang ada di negaranya. Menurut Ibnu Hadi, infrastruktur yang saat ini sudah diperbaiki tidak hanya dilakukan di kota-kota besar saja, melainkan di daerah pedalaman juga.

Infrastruktur yang sudah diperbaiki oleh pemerintah Vietnam tidak terpaku pada bangunan saja, seperti jalan. Namun, mereka juga sudah memperbaiki ketersediaan listrik dan juga air di wilayah-wilayah yang memang akan dijadikan tempat investasi.

4. Tenaga Kerja yang Tidak Terlalu Menuntut

Ini adalah salah satu alasan penting mengapa Vietnam lebih dipilih ketimbang RI oleh para investor, karena masalah tenaga kerja pasti menjadi pertimbangan serius ketika investor ingin memasuki suatu negara untuk melebarkan sayap bisnisnya.

Menurut Ibnu Hadi, para pekerja Vietnam di sana sangat murah. Selain murah, mereka pun juga sangat produktif. Di Indonesia sendiri sebenarnya tenaga kerja juga sangat murah. Hanya saja yang menjadi masalah adalah tenaga kerja Indonesia terlalu banyak menuntut, dan itu adalah salah satu alasan mengapa investor enggan masuk ke RI.

Vietnam Salah Satu Negara Terbaik untuk Berinvestasi

Dilansir dari The ASEAN Post, Laporan Dunia dan Berita Amerika Serikat pada bulan September 2019 lalu telah menempatkan Vietnam di posisi ke-8 dalam daftar 29 negara terbaik untuk berinvestasi. Vietnam sukses mengungguli negara-negara ASEAN lainnya.

Negara-negara ASEAN yang berhasil dikangkangi Vietnam adalah Malaysia yang berada di posisi ke-13, Singapura di posisi ke-14, dan Indonesia di posisi ke-18. Adapun untuk lima besar negara terbaik untuk berinvestasi diisi oleh Uruguay yang berada di posisi puncak yang kemudian diikuti oleh Arab Saudi, Luksemburg, India, dan juga Polandia.

Baca juga: Startup Digital Indonesia Butuh Banyak Investor dan Dukungan Pemerintah

Keberadaan investasi asing bukan hanya untuk membiayai pembangunan nasional dan penyerapan tenaga kerja saja, namun investasi asing juga bisa menjadi sarana untuk transfer ilmu yang pada akhirnya akan bisa meningkatkan sumber daya manusia dari suatu negara.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close