faktor Penyebab Gagalnya Berwirausaha

Ketahui Beberapa Faktor Penyebab Gagalnya Berwirausaha

Berwirausaha, atau anda yang sedang memanfaatkan peluang dan berani mendirikan perusahaan sendiri, mungkin saja anda telah banyak mengeluarkan usaha dan modal. Namun apakah anda telah mengetahui tentang faktor penyebab gagalnya berwirausaha yang seringkali menimpa para wirausahawan muda?

Bila anda merasa belum mengetahui apa saja faktor yang terlibat di dalamnya, mungkin artikel ini akan membantu anda.

Mengapa saya menulis artikel seperti ini ?

Apakah saya seorang wirausahawan??

Apa saya pernah mengalami kegagalan dalam berwirausaha ?

Apakah saya lebih baik dari anda ???

Tentu saja saya menulis artikel ini sebagai bahan refrensi untuk kita pelajari dan waspadai bersama.

Saya sendiri sedang berusaha membangun sebuah usaha saya sendiri, meskipun begitu saya masih merasa belum pantas bila dikatakan sebagai seorang wirausahawa.

Loading...

Saya sendiri selalu mempelajari sehingga saya dapat mewaspadai akan beberapa faktor penyebab gagalnya berwirausaha yang saya sebutkan dalam artikel ini dalam kegiatan usaha yang saya jalani.

Saya sendiri merasa tidak lebih baik dari siapapun, namun dalam hal berbagi, saya rasa semua orang boleh melakukannya, toh apa yang saya bagikan mungkin dan semoga saja akan bermanfaat untuk semua orang yang sedang menjalankan usahanya.

Faktor Penyebab Gagalnya Berwirausaha

Dalam berwirausaha, tentu kita diwajibkan untuk mengetahui dan mampu menjalankan yang namanya strategi bisnis, hal ini bukan tanpa alasan, strategi berbisnis sangat penting funsinya dalam meunjang kewirausahaan yang kita jalankan.

Namun apakah mengetahui dan mampu menjalankan strategi bisnis saja sudah cukup??

Menurut saya tidak, ada lagi hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah faktor penyebab gagalnya berwirausaha, faktanya ada banyak sekali wirausahawan muda telah salah langkah, sehingga harus “menelan pil pahit” karena usahanya tidak berjalan dan membuahkan hasil sesuai harapan.

Jadi dengan membaca artikel saya ini, semoga saja kita yang sedang mencoba untuk berwirausaha, atau yang sedang memanfaatkan peluang usaha, menjadi lebih mengerti dan semakin berwaspada akan faktor penyebab gagalnya berwirausaha ini.

Apa saja faktor penyebab gagalnya berwirausaha

1# Kurangnya pengalaman dalam bidang yang digeluti

Faktor penyebab gagalnya berwirausaha yang pertama ini, mungkin lebih ditujukan kepada anda yang menjalankan usaha berdasarkan trend dan ikut-ikutan saja, kalau mengikuti trend dan ikut-ikutan dibarengi dengan pengetahuan dalam bidangnya mungkin tidak masalah, tetapi kalau anda benar-benar tidak menguasai bidang tersebut, maka bisa sangat berbahaya untuk bisnis dan usaha yang anda jalankan.

Hal berbeda bila anda menjalankan bisnis atau usaha berdasarkan passion dan hobi anda, tentu anda akan sangat merasa mudah dalam bertindak dan menentukan apa yang akan dilakukan untuk perusahaan atau usaha anda.

2# Tidak memiliki modal, namun tidak berani untuk meminjam

Biasanya seorang wirausahawan memilih untuk tidak meminjam dengan alasan tidak mau terbelit hutang dikemudian hari, namun bagaimana bila pendapat anda saat itu salah ??

Bagaiman bila saat itu seharusnya anda lebih memilih untuk meminjam modal ??

Meminjam modal saya rasa bukanlah suatu masalah, namun dengan catatan penting, yakni harus dibarengi juga dengan motivasi untuk “melipat gandakan” pinjaman tersebut, agar bisa sesegera mungkin melunasi pinjaman, dengan begini tetap bisa mendapatkan suntikan modal, tanpa perlu kawatir akan terbelit hutang di kemudian hari.

3# Anda punya modal, tetapi tidak tau harus berbuat apa

Faktor ketiga ini mungkin merupakan kebalikan dari faktor kedua yang sudah saya jelaskan tadi, jadi pada faktor kedua anda tidak mempunyai modal dan takut untuk meminjam, pada faktor ketiga ini anda telah memiliki modal tetapi tidak tau harus berbuat apa dengan modal tersebut.

Pikirkan apa yang paling dibutuhkan oleh perusahaan atau usaha anda . . .

Ya, pikirakan dulu apa yang sangat sangat dibutuhkan oleh perusahaan atau usaha yang sedang anda jalankan, saya ambil contoh anda merupakan seseorang yang sedang memulai usaha dalam bidang kuliner, atau warung bakso.

Pikirkan apa yang belum anda miliki pada warung bakso anda, pikirkan saja yang paling dibutuhkan . . .

Mungkin saja anda ingin memperluas warung bakso anda, sehingga anda perlu tambahan meja makan, namun di satu sisi anda juga perlu membeli mangkok, karena sering sekali anda kehabisan mangkok untuk melayani kebutuhan pelanggan.

Jadi, sudah pasti anda harus mememilih hal yang paling penting, yakni membeli mangkok ketimbang meja makan, tentu hal ini dikarenakan pelanggan anda lebih membutuhkan mangkok untuk makan, sedangkan perencanaan untuk memperluas warung bakso dengan tambahan meja makan, bisa anda pikirkan dikemudian hari.

Contoh di atas merupakan contoh kecilnya saja, dan mungkin apa yang akan ada temui di lapangan jauh lebih berat lagi, jadi saya sangat menyarankan untuk selalu mempergunakan modal yang dimiliki untuk membeli barang yang paling dibutuhkan terlebih dahulu, tentunya pertimbangkan juga agar anda bisa balik modal dengan cepat dengan barang yang sudah anda beli tadi.

4# Anda tidak dapat mengatur uang hasil usaha anda

Faktor keempat ini sedikit berkaitan dengan faktor kedua dan tiga. Jadi dalam kasus ini, anda telah mendapatkan uang hasil usaha anda, yang menandakan juga bahwa usaha anda telah membuahkan hasil.

Tetapi mau diapakan uang tersebut ??

Seringkali anda dibuat bingung, atau mungkin malah melakukan kesalahan yang cukup fatal dengan membelanjakan dan menghambur-hamburkan uang tersebut.

Maka dari  itu, dari 100% keuntungan yang didapatkan, gunakanlah 90%nya untuk perusahaan, hal ini bertujuan agar perusahaan anda tetap mendapatkan suntikan dana untuk membeli perlengkapan yang dibuthkan secara terus menerus, selain itu anda juga tetap dapat membelanjakan apa yang anda inginkan dengan 10% tadi.

5# Anda terlalu berambisi dalam mengembangkan skala usaha

Ada banyak sekali wirausahawan muda yang “kecolongan dengan hal ini”, sehingga menyebabkan usaha yang mereka jalankan seakan “runtuh” ditengah jalan.

Mengapa bisa terjadi ??

Kebanyakan dari wirausahawan muda, terlalu terobsesi dengan memperluas skala usaha yang dimilikinya, hal ini wajar saja dan sebenarnya memang perlu dilakukan. Asalkan usaha tersebut telah memiliki pondasi yang kuat, jadi lebih baik untuk menguatkan pondasi usaha terlebih dahulu, sambil mengembangkan sumber daya manusia dan merangcang konsep pengembangan usahaa anda.

6# Strategi pemasaran anda yang kurang

Stategi pemasaran, promosi, pengiklanan, merupakan hal yang wajib anda lakukan agar usaha anda berkembang.

Tetapi strategi pemasaran anda sudah benar ??

Dalam menjalankan strategi pemasaran, tentu saja harus dilakukan dengan benar dan sungguh-sungguh, tentu saja karena hal ini berkaitan langsung dengan konsumen atau calon pembeli.  Oleh karenanya dalam menentukan strategi pemasaran seperti promosi dan periklanan, anda dapat melakukan berbagai macam teknik berpromosi seperti melalui iklan offline dan iklan online, diperhatikan juga agar selalu melakukan riset kebutuhan pasar terhadap suatu barang.

Baca Juga : Memanfaatkan Sosial Media Instagram Sebagai Sarana Mempromosikan Produk Secara Online

7# Pelayanan anda terhadap konsumen sangat buruk

Faktor yang tak kalah penting selanjutnya berasal dari anda dan juga konsumen.

Baiklah saya anggap anda menjalankan usaha warung bakso, namun pada warung bakso anda sangat kotor sekali, tampilan ruangan yang seadanya dan terkesan memaksa, perabotan yang kurang, serta anda yang seperti cuek dan tidak ramah kepada konsumen. Setelah itu konsumen yang tadinya hendak membeli, akan berpikir ulang, sebagian langsung memutuskan pulang, namun sebagian lagi tidak melewatkan kesempatan untuk memaki tempat anda terlebih dahulu.

faktor Penyebab Gagalnya Berwirausaha

Bandingkan dengan warung bakso sebelah, yang kondisi ruangannya sangat bersih dan nyaman, perabotan yang lengkap, serta pelayan- pelayan yang senantiasa menebar senyum kepada konsumen.

Jadi menurut anda warung bakso manakah yang akan memiliki banyak pelanggan, serta menghasilkan pendapatan yang besar setiap bulannya ??

Tentu saja warung bakso kedua, yang memiliki kondisi nyaman dan pelayan yang baik. Jadi tingkatkan lagi pelayanan anda terhadap konsumen anda. dengan begitu konsumen akan merasa dihargai dan pasti akan berkunjung kembali bila suatu saat membutuhkan hal yang sama lagi.

8# Seringkali anda mengeluarkan produk baru di waktu yang tidak tepat

Jadi dalam faktor ke delapan ini, anda memang memiliki ide yang cemerlang sehinggan selalu ada produk baru yang anda tawarkan. Namun . . . sangat disayangkan anda seringkali tidak memperdulikan waktu saat anda melakukan launching produk baru tersebut.

Maksudnya seperti sekarang ini yang merupakan bulan ramadan, tentu sangat berpotensi untuk anda memiliki banyak konsumen, bila anda melaunching produk baju koko terbaru anda di bulan ini.

Hal berbeda bila anda malah melakukan launching produk baju koko terbaru pada bulan desember, yang notabene masyarakat sedang mencari baju untuk hari raya Natal. Tentu saja keuntungan yang anda dapatkan sedikit bukan.

Jadi sebagai seorang wirausahawan, sangat disarankan agar anda dapat membaca kapan waktu yang tepat untuk mengeluarkan produk terbaru anda, agar nantinya berdampak pada konsumen yang anda dapatkan.

9# Anda tidak memiliki target atau goal pada bisnis yang anda jalankan

Ya, apakah anda memili target dalam bisnis anda. Hal ini sangat penting karena tidak memiliki target yang jelas juga berdampak kepada bisnis anda.

“Target saya untuk mendapatkan uang mas”

Saya ingatkan sekali lagi, mendapat uang saja bukanlah target dalam berbisnis. Karena mendapat uang memang tujuan kita berbisnis dan menjalankan usaha, namun berbeda dengan target, jadi target apa yang ingin anda dapatkan dari bisnis atau usaha yang anda jalankan tersebut.

“Saya ingin 100 Juta dalam sebulan”

“Saya ingin dalam 3 bulan, perusahaan saya sudah melakukan export”

Kurang lebih seperti itulah target yang saya maksud, jadi anda memiliki usaha yang baru, namun anda menginginkan omset 100 Juta perbulan, tentu saja anda harus berusaha bagaimana caranya agar mencapat target tersebut. Hal ini juga dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi dalam usaha yang anda jalankan.

10# Anda malas bekerja

Kalau dipikir-pikir anda membuat usaha ini hanya sekedar saja, atau malah menjadikan usaha ini sebagai jalan karena malas bekerja dengan orang lain, jadi anda memutuskan membuat usaha sendiri agar bisa bersantai santai.

Anda malas.

Benar sekali, anda malas itulah yang membuat anda tidak bisa berkembang, bahkan dalam mengembangkan usaha sendiripun anda seperti ogah-ogahan. dan sikap yang seperti ini bukanlah sikap seseorang yang akan bertemu dengan kesuksesan, justru sikap yang seperti ini hanya akan menghacurkan usaha yang anda jalankan sekarang.

Penutup

Itulah, beberapa faktor penyebab gagalnya berwirausaha yang sering kali menimpa wirausahawan muda. Semoga dengan adanya artikel ini, kita bisa sama sama belajar dan mengetahui, serta lebih berwaspada akan faktor-faktor yang terlibat didalamnya, Selamat berwirausaha.


Loading...

Bagikan

Vilandus

Penulis

Saya suka menulis jika ditemani segelas kopi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *