in

Keunikan Gaspol, Ojek Online Baru Pesaing Gojek dan Grab

keunikan gaspol

Pada pembahasan sebelumnya sudah disebutkan daftar para pesaing Gojek dan juga Grab yang ada di Indonesia. Baru-baru ini, pesaing Gojek dan Grab juga bertambah di mana pesaing baru tersebut memiliki keunikan tersendiri.

Adalah Gaspol, pesaing baru Gojek dan Grab yang memiliki keunikan tersendiri di mana keunikan ojek online yang satu ini adalah dari segi penampilannya. Sebenarnya, setiap ojek online pasti memiliki keunikannya masing-masing. Namun untuk Gaspol, keunikannya terlihat lebih jelas.

Keunikan Gaspol

Sebelumnya sudah disebutkan jika keunikan dari Gaspol ini ada pada penampilannya. Keunikan tersebut bisa dilihat dari jaket yang berwarna merah mencolok dan juga helm yang memiliki sayap di samping kanan dan kiri.

Jika diperhatikan secara seksama, jaket dan helm pengemudi Gaspol ini mirip dengan kostum Gundala. Gundala adalah nama superhero asal Indonesia yang saat ini sedang ramai diperbincangkan. Namun ternyata, konsep berpakaian Gaspol tidak terinspirasi dari Gundala karena mereka justru terinspirasi dari lambang negara, yaitu Garuda.

“Jadi kami punya konsep superhero. Dan Indonesia itu identik dengan Garuda, dan selama ini juga tidak ada tuh superhero di jalanan. Nah, sayap ini juga menjadikan kami unik,” ucap Iman Berkat Gea selaku Divisi Humas Gaspol Indonesia.

https://www.facebook.com/gaspoljekindonesia/videos/359642024729422/

Apakah Pengemudi Tidak Malu?

Iman mengatakan, di awal kemunculannya ada banyak pengemudi yang merasa malu karena helm bersayap yang mereka kenakan. Namun, lambat laun rasa malu tersebut hilang, dan justru para pengemudi sekarang berebut untuk segera mendapatkan atribut jaket serta helm unik tersebut.

Selain memiliki penampilan yang unik, Gaspol juga memiliki kapten yang mengatur dan bertanggung jawab terhadap pengemudi yang ada di bawahnya. Jadi, masing-masing kapten bertanggung jawab atas minimal 70 pengemudi. Saat ini pun sudah terdapat 76 kapten di Gaspol.

Gaspol adalah aplikator ojek online yang berada di bawah naungan perusahaan Gaspol Angkasa Surya. Gaspol sendiri merupakan singkatan dari “gerakan anti susah pengemudi online,” dan aplikator ojek online yang satu ini diklaim buatan asli Indonesia, tepatnya buatan warga Depok, Jawa Barat.

Bisakah Gaspol Bertahan?

Pihak Gaspol mengklaim jika layanannya sudah dikembangkan tujuh bulan terakhir dan sudah turun ke jalan sejak dua bulan lalu dengan jumlah pengemudi sebanyak 4.000. Daerah yang dijangkau Gaspol pun sudah cukup banyak, yaitu Jabodetabek, Lampung, Pontianak, hingga Palembang.

Aplikasi Gaspol juga sudah tersedia di Play Store. Aplikasi ojek online yang satu ini sudah diunduh lebih dari 1.000 kali. Meski kiprahnya masih seumur jagung, gerak-gerik Gaspol amat sangat layak untuk diikuti apakah akan mampu bersaing dengan Gojek dan Grab atau justru mundur perlahan seperti pesaing-pesaing yang sebelumnya sudah ada.

Baca juga: Berapa Banyak Sih Pesaing Gojek dan Grab di Indonesia Saat Ini?

Terakhir, Gaspol mengklaim jika dana yang mereka gunakan bukan dari para investor, baik itu investor lokal maupun mancanegara. Itu artinya, mereka masih bersih dari campur tangan pihak lain. Selain itu, jika mereka bisa membiayai dengan dana sendiri, berarti mereka merupakan lawan yang patut diperhitungkan oleh Gojek dan Grab.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Loading…

0