in

Kisah Inspirasi Top Ittipat Membangun Kripik Rumput Laut Goreng Tao Kae Noi

Top Ittipat

Kesuksesan bisa diraih dengan sebuah perjuangan yang mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, dan lain-lain. Memang berat rasanya melakukan hal seperti ini. Namun, demi sebuah keberhasilan dan kesejahteraan hidup, mau tidak mau kita harus melakukan hal ini, seperti halnya Top Ittipat.

Sudah banyak tokoh-tokoh yang melakukan hal ini dan berhasil merubah kualitas hidupnya, salah satunya Top Ittipat. Kisahnya sangat inspiratif

Siapa Itu Top Ittipat ?

Kisah Inspirasi Top Ittipat

Top Ittipat adalah seorang pengusaha rumput laut goreng dengan merek Tao Kae Noi (Penjelasan untuk arti Tao Kae Noi ada di bawah) dari Thailand yang terkenal dengan rasanya. Namun, dibalik kesuksesan yang gemilang tersbut sangat diperlukan kerja keras dan usaha yang tak henti-hentinya.

Seperti apa kerja keras yang selama ini dilakukan oleh Top Ittipat ? Mari kita simak…

Bisnis Pertama Top Ittipat

Pada awalnya, Top Ittipat ini merupakan remaja laki-laki yang biasa saja, sama dengan remaja lain yang menghabiskan waktunya untuk bermain game online.

Dia sering mendapatkan banyak uang dengan menjual beberapa item (peralatan senjata) di game nya. Item tersebut bisa dijual mahal. Semakin langka itemnya semakin mahal harganya. Dia sudah bisa membeli mobil sendiri melalui uang yang didapatkannya ini.

Ini baru awal dari kerja keras si Top ini. Perjuangan Top Ittipat tidak semudah itu.  Saat di sekolah, ia termasuk murid yang pemalas dan terancam dikeluarkan oleh gurunya. Setelah Top lulus, dia mencoba mendaftarkan diri di salah satu Perguruan Tinggi Negeri ternama di negeri Thailand. Namun, alih-alih diterima, si Top malah tidak diterima menjadi mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri tersebut.

Hal itu tidak membuat Top bersedih. Top Ittipat tetap rajin bermain game dan menjual item-itemnya. Seiring berjalannya waktu, akun game Top yang telah menghasilkan banyak uang tersebut dihapus oleh pihak development game dengan alasan karena telah menyalahi aturan komersial.

Bisnis Kedua Top Ittipat

Kisah Inspirasi Top Ittipat

Pada saat itu, Top bingung dengan kondisinya.  Dia membeli sebuah DVD player di sebuah toko. Namun, tidak lama kemudian dia menemukan ide untuk memulai bisnisnya. Dia berpikiran untuk melakukan bisnis berjualan DVD Player dengan harapan bisa meraup untung yang banyak dari penjualan tersebut. Tetapi, dia malah ditipu dengan penjual DVD nya.

Sebenarnya, Top membeli DVD Player bajakan yang mudah rusak. Top tidak terima serta langsung menemui penjual DVD dan meminta ganti rugi. Tetapi, penjual DVD tidak mau bertanggung jawab dan mengganti kerugian yang dialami Top Ittipat.

Top Ittipat sangat sedih dan kecewa mengetahui bahwa dia ditipu. Ayahnya pun menasihatinya dan menyuruhnya berkuliah di manapun tempatnya, ayahnya yang akan membayarinya.

Top Ittipat menolak sejumlah uang pemberian ayahnya untuk kuliah dirinya. Tetapi, ia lebih memilih untuk menjual jimat yang dia miliki untuk membayar biaya kuliahnya. Setelah itu, dia mendaftar di sebuah Perguruan Tinggi di Thailand.

Dia pun resmi menjadi mahasiswa di tempat tersebut. Tetapi dia sering meninggalkan pelajaran dan lebih memilih untuk membangun bisnis dengan turun langsung ke lapangan. Dia meminta salah seorang temannya untuk merekamkan materi pelajaran yang diberikan oleh sang dosen di tempat kuliahnya sendiri

Apa Itu Tao Kae Noi ?

Hari demi hari, bulan demi bulan ia melakukan hal itu demi meraih keberhasilan hidup dan meraih cita-citanya menjadi pengusaha muda (Tao Kae Noi). Ngomong ngomong, kata Tao Kae Noi itu mengandung makna sebagai pengusaha muda.

Bisnis Ketiga Top Ittipat

Pada saat berbisnis, ia tidak langsung berhasil. Pertama, dia ingin mencoba bisnis berjualan kacang chestnut di mall. Dia pun menyewa sebuah lahan di salah satu mall ternama. Akhirnya terjadi kontrak di antara pihak mall dengan Top Ittipat.

Pada awalnya dagangan Top laris. Tapi setelah beberapa hari bekerja di mall tersebut, Top tidak boleh memasarkan dagangannya di mall itu laut. Itu karena mesin pemanggang kacang chestnut tersebut tidak ramah lingkungan dan mengakibatkan tembok bagian atas mall menjadi terkena asap dan berwarna hitam.

Pada saat itu Top Ittipat merasa sangat sedih dan dalam kondisi hampir menyerah. Tetapi saat ia memakan rumput laut goreng yang dibeli pacarnya dari luar provinsi, ia langsung kembali semangat dan berinisiatif akan menjadi pengusaha kripik rumput laut goreng dengan merek Tao Kae Noi (Pengusaha Muda).

Bisnis Keempat Top Ittipat (Tao Kae Noi)

Kisah Inspirasi Top Ittipat

Saat itulah dia membeli stok rumput laut yang cukup banyak. Dia ingin membuat rumput laut goreng yang enak. Tapi sebelum itu dia pergi ke sebuah penelitian, dan pada penelitian tersebut mengatakan bahwa Top harus membeli mesin vakum udara agar pada kemasan rumput laut goreng milik Top ini tidak berisi udara sehingga rumput laut goreng milik Top akan bertahan lama dan tidak mudah busuk.

Kemudian Top membeli alat itu. Dia pun kembali mencoba menggoreng rumput laut yang nikmat, tetapi selalu gagal dan persediaan rumput laut mentah milik Top sudah hampir habis. Ia pun memberanikan diri menjual beberapa komputernya agar ia mendapat modal untuk membeli stok rumput laut mentah. Ia pun tidak langsung berhasil. Sampai pada akhirnya dia menemukan cara menggoreng rumput laut yang sedap, itu pun didapatkan dari stok terakhirnya.

Setelah mengetahui cara menggoreng rumput laut yang nikmat, Top pun mempunyai strategi untuk bergabung dan bekerjasama dengan sebuah mall di negara tersebut. Saat akan mengajukan permintaan bekerja sama, ia harus menunggu lama karena pimpinan mall tersebut sedang ada rapat. Pada saat ia mengajukan permintaan untuk bekerja sama, ia langsung ditolak karena ukuran produknya terlalu besar, harganya terlalu mahal dan tampilannya kurang menarik.

Tak pantang menyerah, Top pun langsung membenahi kekurangan-kekurangan yang ada pada produk dagangannya itu. Setelah itu ia kembali lagi ke mall dan ingin menemui pimpinan mall itu lagi. Namun karena terlalu lamanya ia menunggu, Top pun pulang dan memberikan produknya tersebut kepada petugas mall. Petugas itu memberikan produk Top ke beberapa karyawan mall dan pada akhirnya bisa sampai ke tangan pimpinan mall itu.

Persetujuan dengan syarat

Pihak mall pun menghubungi Top dan pimpinan mall langsung menyetujui permohonan bekerja sama antara Tao Kae Noi dengan mall itu dengan syarat yang cukup berat untuk Top yang tidak mempunyai karyawan lain selain pamannya sendiri. Lalu, Top pun berusaha untuk membuat pabrik kecil untuk dagangannya dan mempekerjakan beberapa karyawan untuk membantu memproduksi Tao Kae Noi.

Beberapa bulan kemudian, pihak mall beserta peneliti kesehatan makanan (GMP atau Good Manufacturing Products) mengecek kondisi pabrik Top. Rupanya banyak fasilitas di pabrik Top yang kurang lengkap. Top pun khawatir dirinya akan mengalami kegagalan lagi.

Tetapi kali ini tidak, ternyata pihak mall menerima Top dan Tao Kae Noi sebagai rekan kerjasamanya. Pemberitahuan tersebut dikirim melalui faximile. Setelah mengetahui hal itu, Top sangat senang dan bersiap-siap untuk pengemasan barang dagangannya untuk dikirim ke mall dan cabang-cabangnya diluar kota. Top pun terlambat datang ke tempat pengiriman barang, ia memohon kepada petugas yang mengurusi hal itu untuk mengirim Tao Kae Noi milik Top walaupun terlambat.

Pada awalnya petugas tersebut tidak mau, tapi setelah Top menceritakan kalau ia baru menyelesaikan pengepakkan barang tadi pagi. Akhirnya petugas itu pun luluh dan mengizinkan barang dagangan Top dikirim ke cabang mall. Perjuangan Top pun tidak sia-sia. Dia menghubungi kedua orang tuanya dan memberitahukan bahwa ia sudah berhasil dalam bisnisnya. Selain itu, dia berjanji dia akan berkuliah dengan sungguh-sungguh.

Baca juga : Bocah Bodoh yang Bangkit Menjadi Milyader Muda

Nah, seperti itulah kisah mengharukan dan inspiratif dari Top Ittipat, sang pengusaha Tao Kae Noi. Mudah-mudahan kisah ini bisa menginspirasi para pembaca agar lebih sungguh-sungguh dalam menghadapi hidup.

Author Alex

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0