Internet

Lawan Corona, Google Juga Akan Sumbangkan Masker

Sebelum wabah Corona menjadi ganas seperti sekarang ini, beberapa perusahaan sudah mulai terjun ke lapangan dengan memproduksi dan menyumbangkan masker. Foxconn adalah salah satunya di mana mereka mengubah produksi komponennya menjadi produksi masker.

Selain Foxconn, Razer juga melakukan hal yang serupa. Adapun untuk Alibaba dan juga Apple, kedua perusahaan besar tersebut memilih untuk menyumbangkan jutaan masker ke beberapa negara Eropa dan wilayah Amerika Serikat.

Baca juga: Lawan Corona, Razer Pilih Produksi Masker Bedah

Google Juga Akan Sumbangkan Masker

Jika dibandingkan dengan perusahaan lain, Google memang sedikit terlambat dalam menurunkan bantuannya. Namun, terlambat itu lebih baik ketimbang tidak memberikan bantuan sama sekali mengingat mereka merupakan salah satu raksasa teknologi yang ada saat ini.

Di laman resmi perusahaan, CEO Sundar Pichai telah menerangkan bahwasanya mereka akan memberikan bantuan berupa masker yang akan diberikan kepada Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) sebanyak 2 hingga 3 juta masker.

“Kami bekerja sama dengan pemasok dan mitra lama kami Magid Glove & Safety, dengan tujuan meningkatkan produksi 2 hingga 3 juta masker wajah dalam beberapa minggu mendatang yang akan diberikan kepada CDC Foundation,” ucap Sundar Pichai.

Selain menyumbangkan jutaan masker ke CDC, pihak Google juga sudah menyiapkan dana sebesar USD800 juta lebih untuk mendukung usaha kecil menengah (UKM), organisasi kesehatan dan pemerintah sebagaimana yang disampaikan oleh Sundar Pichai.

Baca juga: Kalahkan China, Kasus Corona di AS Paling Tinggi di Dunia

Amerika Serikat sendiri saat ini memang menjadi negara dengan temuan kasus Corona paling banyak. Saat ini, (28/3/2020), jumlah kasus Corona yang ada di Negeri Paman Sam telah mencapai 103.942 kasus. Dengan jumlah tersebut, AS menyalip China yang notabene menjadi negara asal Corona di mana kasus Corona di Negeri Tirai Bambu berjumlah 81.897 kasus.

Mengingat jumlah kasus di Amerika Serikat paling tinggi, beberapa perusahaan teknologi dunia pun berbondong-bondong untuk memberikan bantuannya. Selain pihak Google, Alibaba dan juga Apple juga sudah memberikan bantuannya, bahkan Apple menyumbangkan jumlah masker yang begitu banyak, yakni 10 juta masker.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close