InternetReview Produk

Parkiran, Aplikasi Layanan Sewa Tempat Parkir Berbasis Augmented Reality

Seperti yang telah diprediksi, bahwa tahun ini pertumbuhan start up teknologi digital berbasis daring akan meningkat. Semua berlomba lomba menciptakan sebuah layanan yang dapat memberikan sebuah solusi mengatasi masalah yang sedang banyak dihadapi. Salah satunya yaitu Parkiran. Start up yang menyediakan layanan sewa tempat parkir ini memiliki tujuan untuk mengatasi terbatasnya lahan parkir di kota besar seperti Jabodetabek.

Namun ada yang unik dari fitur yang diberikan oleh Parkiran untuk mempermudah layanan pelanggan. Salah satunya adalah dengan menggunakan teknologi berbasi augmented reality. Dikabarkan fitur ini akan sudah rampung pada akhir bulan Maret ini. Jadi jika fitur tersebut sudah tercipta, diharapkan akan memberikan banyak kemudahan bagi para pengguna dalam menentukan lokasi.

Karena kita tahu, bahwa ditempat tempat seperti perbelanjaan, tempat wisata, kantor, ataupun sekolah, biasanya lahannya terbatas, selain itu biayanya pun mahal. Maka diharapkan dengan adanya aplikasi Parkiran ini mampu memberikan kemudahan bagi pengguna dalam menentukan lokasi parkir yang dapat disesuaikan dengan harganya.

Layanan Sewa Tempat Parkir Berbasis Augmented Reality

layanan sewa tempat parkir

Parkiran merupakan sebuah start up yang baru saja meluncur pada tanggal 26 Januari tahun ini. Memang parkiran bukanlah satu satunya layanan yang ada dalam hal semacam ini, namun bagaimanapun juga, karena hadirnya fitur augmented reality menjadikan layanan ini beda dari lainnya. Layanan sewa tempat parkir yang dimiliki parkiran akan menjadi penguhubung antara mitra selaku pemilik tempat parkir dan pengguna.

Hatta Afkar selaku CEO dan Founder dari Parkiran menuturkan bahwa dengan hadirnya teknologi AR akan membuat pengguna tidak merasa bingung lagi saat ingin parkir. Karena biasanya ketika pengguna ingin parkir di suatu tempat kadang bingung dimana lokasi persisnya. Apalagi kan ini merupakan lokasi bukan parkiran umum, melainkan hanya di rumahan yang menyediakan lahan terbatas mereka untuk parkiran.

Jadi harapannya dengan teknologi ini, layanan sewa tempat parkir berbasi aplikasi ini akan lebih mudah dilakukan. Karena ini akan menunjukan berbagai hal mulai dari nomor rumah, jarak dari pengguna ke lokasi, bahkan akan menunjukan dengan persis dimana lokasi tempat motor atau mobil berada.

Namun yang menjadi bagian penting untuk berkembangnya aplikasi ini untuk kedepannya tentunya harus memiliki mitra yang banyak. Tanpa itu semua pasti aplikasi ini tak akan pernah bisa berhasil. Maka dari itu, parkiran pun mengadakan pendaftaran untuk para mitra yang ingin bergabung untuk menjadi tempat penyedia parkiran. Misalnya anda punya pekarangan atau halaman rumah yang cukup luas dan tidak terpakai. Maka tempat itu bisa dimanfaatkan untuk lahan parkir. Namun sementara ini layanannya masih berlaku di Jabodetabek saja.

Proses verifikasi mitra mudah dan cepat

Namun tentunya untuk menjadi mitra ini diperlukan sebuah proses. Misalnya dengan mendaftarakan diri secara mandiri ataupun secara online dengan mengirimkan email ke pihak parkiran. Setelah itu pun nantinya ada proses selanjutnya yaitu proses verifikasi. Jadi dengan menggunakan proses verifikasi, maka akan menjadikan lebih terjamin keamanannya antara si penyedia tempat parkir (mitra), Parkiran dan juga si pengguna jasa itu sendiri.

Proses verifikasi ini nantinya akan dilakukan penuh oleh pihak Parkiran, cuma nantinya anda dimintari sejumlah data penting. Misalnya KTP dan surat tanah. Hal ini untuk validasi kepemilikan tanah. Apakah itu memang benar benar legal atau milik orang lain yang diakui saja. Jika lahan bukan milik pribadi atau tidak ada izin resmi dari pemilik lahan maka proses verifikasi tidak akan diproses. Memang saat ini masih memerlukan proses tersebut secara manual yang membutuhkan waktu satu hari. Namun kedepannya jika sudah ada verifikasi online maka hanya membutuhkan waktu 1 jam saja.

Saat ini memang mitra dari Parkiran masih bisa dibilang sedikit. Untuk lahannya saja masih disekitar halaman rumah saja, kan Jabodetabek merupakan kawasan kota yang jarang lahan sempit. Dari pengakuan pihak Parkiran sendiri mengatakan bahwa mitra yang memiliki lahan kosong ini sedikit sekali, cuma satu atau dua orang saja. Maka dari itu jika anda berada di area Jabodetabek, memiliki lahan kosong dan strategis, dan tentunya ingin menjadi mitra, maka segera daftarkan segera diri anda untuk menjadi mitra dari Parkiran.

Dalam layanannya sendiri, layanan sewa tempat parkir ini mengakui bahwa dengan adanya aplikasi itu akan memiliki berbagai hal yang memudahkan penggunannya, termasuk berbagai keuntungan yang didapatkan. Misalnya:

1. Kepastian lahan tempat parkir

layanan sewa tempat parkir

Bagi mitra nantinya akan dapat memaksimalkan lahan parkirnya, sementara bagi pengguna akan dapat kepastian tempat parkir.

Jadi bagi mitra pun nantinya akan mendapatkan beberapa keuntungan, seperti yang tadinya tidak ada penghasilan dari lahan kosong sekarang jadi ada. Apalagi tanpa perlu mencari pelanggan karena sudah terbantu dengan aplikasi ini.

Untuk pengguna ini juga akan memiliki kepastian lahan parkir. Mereka akan semakin mudah menemukan tempat parkir. Misalnya sedang mau pergi ke suatu toko, pusat belanja, tempat wisata dan sebagainya tapi biaya parkir mahal maka mereka bisa parkirkan kendaraannya di tempat yang dekat dengan lokasi yang dituju.

Ada 2 pilihan yang bisa dilakukan oleh pengguna untuk memesan layanan sewa tempat parkir satu ini. Yaitu secara online maupun dengan cara menuju lokasi mitra parkiran yang dituju langsung, istilahnya on the spot. Jadi pengguna pun tidak akan bingung dengan penggunaan aplikasi ini, dan tidak malah bikin ribet.

Penggunaan barcode dan tiket virtual

Bagi mereka yang menggunakan layanan sewa tempat parkir secara langsung, maka akan disedikan suatu tanda dalam bentuk barcode yang terpampang dalam spanduk ataupun stiker di sekitar lokasi parkir. Ini gunanya bagi pengguna yang langsung datang kesana dengan tidak memesan secara online terlebih dahulu adalah dengan cara menscan kode tersebut dengan smartphone. Setelah mereka pindai dengan fitur yang terdapat di parkiran, lalu mereka harus memasukan plat nomor kendaraannya.

Nah bagi mereka yang memesan secara online, maka mereka akan mendapatkan sebuah tiket virtual di akun mereka masing masing. Nantinya si mitra akan memindai kode dalam tiket tersebut jika pengguna sudah datang. Namun bila pengguna dalam waktu 1 jam setelah pemesanan itu, maka otomatis pemesanan dibatalkan. Jika ingin menggunakan itu, maka pengguna harus memesan dan membuat tiket yang baru lagi.

Nantinya saat layanan sewa tempat kendaraan ini sudah memiliki fitur augmented reality, justru akan lebih mudah lagi. Augmented reality ini akan menunjukan mengenai lokasi persis yang ada diparkiran. Jadi bagi orang orang yang mungkin baru berada di sekitar tempat tersebut, maka mereka tidak akan kebingungan lagi dalam mencari tempatnya. Karena sudah ada yang menujukan yaitu fitur augmented reality yang tentunya juga dibarengi dengan maps.

2. Asuransi kendaraan

Hal seperti ini tentunya sangat rawan apabila terjadi hal hal yang diluar dugaan. Maka dari itu pihak Parkiran sendiri telah memberikan suatu jaminan berupa asuransi. Jadi nantinya pengguna tidak perlu khawatir lagi dengan kejadian kejadian yang tidak diinginkan.

Tapi bagi anda pengguna maupun mitra tak perlu khawatir akan dibebankan biaya premi asuransi. Karena pihak perusahaanlah yang akan menanggung biaya itu. Namun mereka tidak menjelaskan secara pasti mengenai apakah perusahaan asuransi yang mereka gandeng. Mereka hanya mengatakan bahwa itu masih perusahaan asuransi lokal.

Misalnya nanti motor hilang, motor dirusak oleh orang, atau sebagainya, pengguna akan dijamin dengan hal ini. Pihak parkiran akan mengurus sepenuhnya klaim asuransi terhadap hal ini. Namun belum diketahui berapa tanggungan asuransi yang akan diberikan, apakah sama terhadap setiap pengguna atau disesuaikan dengan kerusakan.

Namun untuk bisa klaim asuransi anda harus memiliki KTP dan STNK. Dua itu wajib ada agar anda bisa dibantu oleh tim mereka. Nantinya mereka akan langsung meninjau ke lokasi dan dana pertanggungan akan secepatnya dibayarkan tentunya. Bagi anda selaku pengguna, jangan khawatir dengan keterjaminan sepeda motor anda karena sudah ada asurasi.

3. Adanya fasilitas pendukung

Aplikasi yang telah diunduh hingga lebih dari 5000an kali ini juga dikatakan memiliki fitur yang lengkap. Misalnya adanya cuci motor, cuci helm, loker tambahan dan sebagainya. Hal ini tentunya dari pihak mitra sendiri. Kalau pihak Parkiran ini fungsinya sama seperti makelar atau pihak ketiga yang berfungsi untuk mengatur terjadinya penjualan dan pembelian. Sama halnya seperti pada aplikasi gojek yang saat ini masih jadi pilihan banyak orang.

Namun tentunya fasilitas ini tak semua mitra memilikinya. Karena mungkin berbagai kesibukan atau sebagainya pasti akan membuat mereka tidak bisa 100% meluangkan waktu untuk ini. Namun kalau memang ada waktu luang maka mereka juga bisa menyediakan fasilitas tambahan seperti itu untuk menambah pengahsilan. Nah berapa biaya dari setiap fasilitas yang diberikan oleh mitra ini juga ditentukan oleh pihak mitra itu sendiri.

Namun pembayaran fasilitas ini tentunya bisa dilakukan melalui pihak ketiga yaitu Parkiran ataupun membayar langsung. Pengguna dapat membayar langsung menggunakan saldo di akun mereka masing masing, atau juga dengan membayar langsung ke mitra.

Jika anda menjadi mitra dan menyediakan fasilitas yang lengkap, mulai dari penitipan motor hingga cuci motor, cuci helm, apalagi sama laundry pakaian pasti akan laris. Nah kalau anda dirumah saja tidak memiliki kegiatan apapun, maka anda pun bisa mencoba menjalankan usaha seperti ini. Jadi nantinya ini bukan hanya sebagai layanan sewa tempat parkir, melainkan sewa jasa lain.

4. Harga fleksibel

Memang saat ini dalam layanan sewa tempat parkir ini yang menentukan harga itu mitra. Pihak parkiran selaku penyedia layanan sewa tempat parkir sekaligus pihak perantara sendiri belum bisa memberikan harga untuk ini. Jadi mitra selaku pemilik tempat bebas mau menggunakan harga berapapun untuk tarif dari biaya parkir.

Nah nantinya aplikasi ini akan menayangkan secara realtime melalui cloud server sehingga antara mitra dan pengguna sama sama tahu mengenai total harga yang harus dibayarkan. Jadi aplikasi ini akan menghitung biaya berdasarkan waktu lamanya parkir serta biaya yang ditentukan oleh mitra itu sendiri.

Memang mitra mematok tarif yang berbeda, ada yang memberlakukan berdasarkan satu kali parkir itu saja misal parkir sejam biayanya 5000 parkir sehari pun tetap sama 5000. Selain itu ada yang berdasarkan harga per jam. Misal jam pertama 3000 jam selanjutnya 300. Tapi pihak mitra juga harus pandai pandai mengatur harga sebaik mungkin. Karena jika harga tidak bersahabat, tentunya nanti jadi tidak laku.

Untuk kembalian dari setiap transaksi yang kurang dari 1000 dari pengguna juga harus dikembalikan ke pihak parkiran. Misal biaya parkir 4300 nah pengguna membayar 5000, maka dana 700 ini harus dikembalikan oleh pihak mitra ke pihak Parkiran dalam bentuk saldo di rekening penampungan. Hal ini karena aplikasi saat ini tidak bisa memberikan kembalian dalam jumlah kecil. Nah saldo itu bisa digunakan untuk tambahan biaya dihari selanjutnya saat ingin memarkir kembali.

Nah jika anda mitra yang berbuat curang misal tidak mau mengembalikan kelebihan uang pelanggan, maka pihak parkiran dapat sewaktu waktu memberhentikan layanannya segera. Caranya dengan memberikan status offline pada mitra tersebut. Tapi walaupun begini, sebenarnya pengguna pun tetap bisa memparkirkan kendaraan di tempat biasa tapi tidak melalui aplikasi Parkiran.

P pay nantinya bisa ditop up lewat transfer bank

Selain itu pembayaran melalui saldo saat ini belum bisa dilakukan melalui transfer bank. Jadi Parkiran sendiri sedang menggandeng perusahaan MidTrans untuk mengembangkan alat pembayaran yang bernama P pay. Hal ini karena saat top up baru bisa dilakukan di mitra saja, belum bisa melalui rekening, indomart, alfamart maupun internet banking. Padahal fitur pembayaran digital seperti itulah yang akan membuatnya semakin mudah. Apalagi jika dipihak mitra masing masing bisa dilakukan pembayaran melalui NFC tentunya akan semakin mudah.

Jadi kalau anda saat ini ingin menyimpan saldo ke dalam P pay, maka anda harus pesan terlebih dahulu. Lalu anda bayar lebih saat membayar. Misalnya anda kena tagihan 3000 maka anda dapat membayar 12 ribu, dan kelebihan itu bisa digunakan untuk parkir selama 3 hari kedepan.

Untuk saat ini, antara pihak mitra dan pihak parkiran belum memiliki sistem bagi hasil. Jadi semua keutungan masih dimiliki oleh pihak mitra. Namun pihak parkiran sendiri tak menyangkal apabila kedepannya akan mengadakan sistem bagi hasil seperti layanan go jek maupun go send. Tapi untuk seberapa besar sistem bagi hasil tersebut, mereka belum mengatakannya.

Demikianlah pembahasan mengenai Parkiran yang merupakan layanan sewa tempat parkir berbasis augmented reality. Mungkin nantinya hal seperti ini banyak dibutuhkan oleh banyak orang ketika semuanya sudah serba digital. Karena hal ini akan membuat segalanya semakin mudah dilakukan.


Loading...
Baca selengkapnya

Salam kenal semuanya, Saya Blogedewek. Hobi saya membaca, berkebun, dan tidur. Suka nulis juga di blog klikmania tercinta ini. Saya juga pemilik dari tokofora yang menjual padi basmati.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close