Blogging

10 Plagiarism Checker untuk Memeriksa Konten Unik atau Hasil Copas

Kalau anda pemilik blog dan sebagian konten anda ditulis oleh kontributor atau beli dari penulis konten, maka anda perlu menggunakan plagiarism checker untuk memeriksa konten yang anda tayangkan di blog, apakah original atau hasil copas alias plagiat?

Anda tidak mau kan bayar konten yang ternyata hasil copas? Bisa-bisa blog anda kena penalti dari google kalau blog anda dipenuhi konten copas. Blog dengan konten copas juga tidak akan dapat ranking di Google dan search engines lain.

Baca disiniBagaimana Cara Membuat Konten Unik Di Mata Search Engine (Unique Articles/No Copas)

Kalau anda seorang penulis konten, anda perlu menggunakan plagiarism checker untuk memastikan dan memeriksa konten yang anda jual bersih dari copy paste.

Kadang hasil pemeriksaan konten di plagiarism checker tetap tidak 100% unik walaupun konten itu adalah hasil tulisan anda sendiri dan menggunakan gaya bahasa anda sendiri.

Itu tidak bisa disebut hasil copas sepenuhnya. Wajar kalau ada kesamaan kalimat atau frasa, karena anda menggunakan bahasa yang sama dengan orang lain.

Anda hanya perlu mengganti kalimat atau frasa tersebut dengan kalimat lain, supaya menjadi 100% unik.

Cara mudah untuk memastikan bahwa blog dan konten yang anda miliki unik, bukan hasil copas adalah dengan menggunakan plagiarism checker tools, baik versi gratis atau pun versi premium alias berbayar.

Loading...

Ada dua jenis plagiarism checker tools yang bisa digunakan untuk memeriksa konten

1. Alat untuk memeriksa keseluruhan isi blog. Anda hanya perlu memasukkan url blog ke alat online ini untuk memeriksa isi blog milik anda. Apakah bebas dari duplicate content atau ada konten copas yang perlu diperbaiki.

2. Alat untuk memeriksa keunikan konten yang akan ditayangkan di blog. Dengan alat ini, anda perlu memasukkan satu per satu konten yang akan ditayangkan. Kalau hasilnya 100% unik, berarti tidak ada masalah.

10 Plagiarism Checker versi Gratis

Beberapa plagiarism checkesr tool versi gratis yang bisa anda gunakan untuk memeriksa konten dan blog anda unik atau hasil plagiat :

  1. Siteliner

Siteliner Plagiarism Checker
Siteliner Plagiarism Checker

Siteliner berbeda dengan kebanyakan plagiarism checkers tool. Siteliner digunakan untuk memeriksa duplicate content pada blog atau website yang sudah ada.

Kalau anda sudah lama memiliki blog dan sejak dulu tidak biasa menggunakan plagiarism checker, maka anda perlu menggunakan Siteliner mulai dari sekarang.

Harus memeriksa konten satu per satu artikel yang sudah tayang di blog anda pastinya merepotkan, apalagi kalau blog anda memiliki lebih dari seribu artikel.

Karena itu, cara terbaiknya adalah dengan menggunakan Siteliner yang bisa memeriksa keseluruhan isi blog anda dalam sekali waktu.

Anda hanya perlu memasukkan url blog anda, klik Go, lalu tunggu hasilnya.

Selain memeriksa duplicate content, Siteliner juga bisa memeriksa waktu loading rata-rata, jumlah kata per laman, masalah link yang rusak, internal links, external links, dan inbound links di setiap laman.

Intinya, Siteliner adalah alat yang bagus untuk memeriksakonten dan keunikan blog anda. Dan bagian terbaik dari semuanya: gratis. Anda bisa menggunakan Siteliner kapan pun tanpa bayar dan tanpa membuat akun.

  1. Small SEO Tools

Small SEO Tools Plagiarism Checker
Small SEO Tools Plagiarism Checker

Menurut saya, Small SEO Tools adalah plagiarism checker gratis paling terkenal di antara plagiarism checker yang ada di seluruh internet.

Sebagai penulis konten, saya menulis untuk beberapa blog milik orang lain, dan mereka selalu menyarankan saya untuk cek konten yang saya tulis di Small SEO Tools sebelum dikirim.

Teman-teman blogger yang saya kenal di grup selalu menggunakan Small SEO Tools untuk memeriksa konten yang mereka beli.

Penulis konten juga selalu menunjukkan screenshot hasil pemeriksaan artikel dari Small SEO Tools, untuk membuktikan bahwa artikel yang mereka jual unik dan bukan hasil copas.

Small SEO Tools sangat mudah digunakan. Anda hanya perlu memasukkan teks konten ke dalam box yang tersedia, klik Check Plagiarism, lalu tunggu hasilnya. Setelah itu, anda akan bisa melihat konten anda unik atau tidak. Hasil laporannya juga bisa didownload kalau anda mau.

Lewat Small SEO Tools ini, anda juga bisa memeriksa konten dalam bentuk file .docx atau file .txt, serta file konten dari Dropbox dan Google Drive.

Jumlah kata maksimal untuk sekali cek adalah seribu kata, tapi setelah itu anda bisa melakukannya lagi berapa kali pun yang anda mau.

Selain fitur plagiarism checker, Small SEO Tools juga menyediakan fitur Grammar Checker, Keyword Position, Online Ping Website Tool, Google Page Rank Checker, Article Rewriter, dan masih banyak fitur lainnya.

Dengan semua fitur yang tersedia dan mudah digunakan, maka tidak heran kalau Small SEO Tools jadi plagiariasm checker gratis paling populer di seluruh internet.

  1. Plagiarism Detector

Plagiarism Detector
Plagiarism Detector

Plagiarism Detector bisa digunakan untuk memeriksa konten bule ataupun konten Indo. Tapi ada limit 1000 kata per search. Wajar, sama seperti Small SEO Tools.

Cara kerjanya mudah. Masukkan konten ke text box, klik check plagiarism, lalu tunggu hasilnya. Plagiarism Detector akan menunjukkan keunikan konten anda. Kalau hasilnya plagiat, anda akan melihat daftar blog yang punya konten serupa.

Plagiarism Detector juga akan menunjukkan total kata, total karakter, dan rasio keywords dari konten yang anda periksa.

Kekurangan dari Plagiarism Detector adalah hasilnya tidak akurat 100%, dan fitur cek page URL sepertinya tidak berfungsi.

Saya coba cek dua konten, artikel bule dan artikel Indo, keduanya adalah konten hasil copas dari blog. Hasilnya: konten bule dinyatakan 100% plagiat, tapi konten Indo hanya 25% plagiat. Padahal dua-duanya sama-sama 100% konten copas.

  1. Dupli Checker

Dupli Checker
Dupli Checker

Cara kerja Dupli Cheker berbeda dengan Small SEO Tools, walaupun intinya sama. Dupli Checker digunakan untuk memeriksa jika ada blog atau website lain yang mempunyai konten sama.

Dupli Checker bisa digunakan gratis untuk memeriksa konten artikel, essay, atau tulisan lain dalam bentuk file .docx dan file .txt.

Masukkan konten yang ingin diperiksa, kemudian klik check plagiarism. Setelah itu, Dupli Checker akan menunjukkan daftar link website atau page yang memiliki konten serupa dengan konten milik anda.

Anda perlu melakukan sign up untuk membuat akun gratis sebagai pengguna Dupli Checker. Setelah memiliki akun, anda bisa melakukan cek konten gratis sampai 50 konten per hari. Tapi jika tidak memiliki akun, anda hanya bisa melakukan satu kali cek konten gratis per hari.

Dupli Checker tidak bisa digunakan untuk cek konten bahasa Indonesia. Saya sudah coba cek artikel copas dari blog Indo milik saya, hasilnya: No plagiarism detected.

Padahal jelas-jelas konten yang dicek adalah hasil copas. Sepertinya Dupli Checker tidak mendukung konten bahasa Indonesia.

  1. Solid SEO Tools

Cara kerja Solid SEO Tools sangat mirip dengan Small SEO Tools: masukkan teks konten yang akan dipersiksa ke dalam text box yang tersedia, klik Check For Plagiarism, lalu tunggu hasilnya.

Solid SEO Tools juga bisa digunakan untuk memeriksa keunikan essay dalam file format .doc, .docx, .pdf, dan .txt. Sedangkan fitur cek Website Link yang disediakan Solid SEO Tools hasilnya kurang efektif.

Selain plagiarism checker, Solid SEO Tools menyediakan pula Backlink Checker, Link Analyzer, Alexa Rank Checker, Page Speed Checker, dan masih banyak lagi. Tapi ada satu fitur yang tidak saya rekomendasikan, yaitu Article Rewriter.

Article Rewriter disebut juga Spinner Tool adalah alat untuk menulis ulang artikel secara otomatis. Dengan cara mengubah kata-kata atau posisi frasa. Alat ini populer di antara blogger yang malas nulis.

Article Rewriter sangat tidak direkomendasikan karena hasilnya sangat tidak alami. Kalimatnya menjadi acak-acakkan dan sulit dipahami.

  1. Quetext

Quetext Plagiarism Checker
Quetext Plagiarism Checker

Quetext 100% gratis, tidak ada limit kata, tampilannya simple banget dan mudah digunakan. Tapi, tidak untuk konten bahasa Indonesia.

Kalau anda penasaran, lakukanlah uji coba cek dua jenis konten. Satu konten unik hasil tulisan anda sendiri dan satu lagi konten hasil copas dari blog milik orang lain. Masukkan konten yang ingin dicek ke kotak teks yang tersedia, klik Check Plagiarism, lalu tunggu hasilnya.

Quetext tidak saya rekomendasikan karena:

– Quetext tidak bisa mendeteksi dan memeriksa konten bahasa Indonesia. Quetext akan tetap menunjukkan hasil No plagiarism detected walaupun konten Indo yang dicek adalah artikel hasil 100% copas.

– harus buat akun kalau mau cek konten beberapa kali. Ribet. Bisa sih diakali dengan cara hapus cache atau hapus history browsing, tapi tetap ribet.

  1. PlagiarismChecker.com

PlagiarismChecker.com langsung dihubungkan dengan search engine Google dan Yahoo. Tapi bukan bagian dari perusahaan Google ataupun Yahoo.

Anda bisa menggunakan PlagiarismChecker.com gratis berkali-kali setiap hari tanpa harus membuat akun. Tapi karena PlagiarismChecker.com terhubung dengan search engine, maka cara kerjanya juga sama dengan Google dan Yahoo.

Artinya, anda hanya bisa memeriksa konten sepanjang 32 kata, sesuai dengan search engine Google’s word limit.

Kalau anda ingin melakukan cek konten, masukkan sebanyak 32 kata dari konten anda. Pilih Google atau Yahoo di kotak Search with, lalu klik Search.

Kalau konten hasil copas, anda akan langsung diarahkan ke laman Google atau Yahoo. Di sana anda akan bisa melihat daftar blog yang punya konten sama dengan konten milik anda.

Lihat gambar kalau anda bingung.

PlagiarismChecker
PlagiarismChecker

Di sini saya melakukan cek konten hasil copas dari blog Indo. Anda bisa melihat bahwa konten yang saya cek berasal dari blog www.rumahsemuti.com.

PlagiarismChecker - Google Result
PlagiarismChecker – Google Result

Karena ada limit kata dan terhubung langsung dengan search engine, maka PlagiarismChecker.com tidak efektif untuk cek konten satu artikel penuh. Bisa sih, tapi repot.

  1. PaperRater

PaperRater Plagiarism Checker
PaperRater Plagiarism Checker

Paper Rater gratis 100%, tapi hasilnya tidak akurat 100%. Saya sudah lakukan uji coba dengan melakukan tiga kali cek konten.

Saya masukkan konten ke kotak teks, centang box di samping tulisan “I have read and agree to the terms of service below”, kemudian klik Get Report.

Dua konten yang saya cek adalah artikel copas dari dua blog bule milik orang lain. Hasilnya:

– Artikel pertama dinyatakan 32% original, selebihnya adalah plagiat dari blog lain.

– Artikel kedua dinyatakan 100% original.

Padahal jelas-jelas saya menggunakan artikel 100% copas untuk melakukan uji coba. Harusnya dua konten itu dinyatakan 100% plagiat.

Satu lagi konten yang saya cek adalah artikel copas dari blog Indo. Hasilnya: Sorry, but PaperRater’s plagiarism check is not designed for non-English documents. However, if you upgrade to premium, we’ll let you do it anyways!

Artinya, Paper Rater tidak bisa digunakan untuk cek konten selain bahasa Inggris, kecuali kalau mau bayar versi premium.

Intinya, Paper Rater tidak saya rekomendasikan. Mending pake plagiarism checker yang lain aja deh.

  1. Plagiarisma

Plagiarisma Plagiarism Checker
Plagiarisma Plagiarism Checker

Saya akan meringkas kelebihan dan kekurangan dari Plagiarisma:

Kelebihan:

– Plagiarisma bisa digunakan untuk memeriksa keunikan konten blog, artikel, karya ilmiah, atau tulisan lain.

– Support lebih dari 190 bahasa.

– Support Google, Bing, Goole Scholar, Grammar Check, dan lain-lain.

– Tersedia tiga cara penggunaan: Pertama, masukkan teks konten ke dalam text box. Kedua, enter URL blog atau URL laman yang ingin diperiksa. Ketiga, upload file dokumen dari Google Drive ataupun dari komputer

Kekurangan:

– Harus buat akun via sosial media kalau ingin dapat hasil lebih baik.

– Tidak support bahasa Indonesia, mungkin. Padahal katanya Plagiarisma support lebih dari 190 bahasa.

Seperti biasa, saya lakukan dua kali cek konten hasil copas dari blog, bule dan Indo. Konten bule terdeteksi 0% Unique, tapi konten Indo terdeteksi 100% Unique. Padahal dua-duanya adalah konten hasil copas 100%.

Intinya, kalau anda pemilik blog Indo atau penulis konten Indo, jangan gunakan Plagiarisma.

  1. PlagScan

PlagScan Plagiarism Checker
PlagScan Plagiarism Checker

PlagScan sebenarnya adalah content checker berbayar, tapi menyediakan free trial. Harusnya, free trial ini hanya bisa digunakan sekali, tapi anda bisa mengakalinya kalau mau menggunakan free trial lebih dari sekali. Dengan cara menghapus cache atau history browsing.

Saya mengujicoba dengan memeriksa konten copas, bule dan Indo. Hasilnya, konten bule terdeteksi 99% plagiat. Sedangkan konten Indo yang dicek di PlagScan dinyatakan 100% original, walaupun sebenarnya konten itu hasil copas dari blog.

Jadi menurut saya, PlagScan tidak bisa digunakan untuk cek konten bahasa Indonesia. Selain itu, PlagScan merepotkan walaupun memiliki banyak fitur.

Kesimpulan:

Saya melakukan uji coba karena ingin mencari alternatif dari Small SEO Tools untuk memeriksa konten, tapi hasilnya: tidak ada plagiarism checker gratis yang lebih bagus dari Small SEO Tools.

Plagiarism checker terbaik versi gratis adalah: Siteliner untuk cek keseluruhan blog atau website, dan Small SEO Tools untuk cek konten satu per satu.

Kalau anda orang berduit dan ingin dapat layanan premium, pakai saja CopyScape atau Grammarly. Yang lainnya, layak dicoba tapi tidak saya rekomendasikan.

Disclaimer alias pertahanan diri:

Artikel plagiarism checker tools ini saya tulis berdasarkan hasil tes per tanggal 18 Feb 2018. Saya tidak tanggung jawab kalau ada perubahan aturan pada 10 plagiarism checker tools ini setelah tanggal 21 Feb 2018.



Loading...

Baca selengkapnya

Reha Wijaya

Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.

Artikel terkait

2 Comments