Review ProdukTekno

Mengenal Lebih Dalam Intel Comet Lake, Processor Terbaru Generasi ke-10

Intel Comet Lake: Hadirkan Fitur Turbo Boost Max 3.0, Thermal Velocity Boost, & Hyperthreading Untuk Pentium Series

Intel telah resmi memperkenalkan desktop processor generasi 10th yang diberi nama “Comet Lake”.

Meskipun mengusung nama baru, Intel Comet Lake masih difabrikasi menggunakan teknologi 14nm “Skylake” process.

Intel Comet Lake terdiri dari 32 model yang dimulai dari kelas low end seperti Celeron, hingga kelas enthusiast seperti Core i9-10900K.

Sumber: Anandtech

Melihat daftar parts list yang Intel berikan, rata-rata ke-32 CPU tersebut hanyalah variasi dari satu sama lain. Oleh karenanya, kami tidak akan membahas satu per satu, melainkan beberapa saja yang kami anggap paling menonjol.

Tanpa basa-basi lagi, langsung saja kita bahas.

Mengenal Lebih Dalam Intel Comet Lake 10th Gen Desktop Processor

Intel masih menggunakan code-name di-akhir nama model untuk menandakan fitur CPU miliknya.

Sumber: Anandtech

Seperti generasi sebelumnya, code-name “K” menandakan bahwa CPU tersebut berarti “Unlocked” atau dapat di-overclock. Sedangkan code-name “F” berarti CPU tersebut tidak memiliki iGPU (Integrated Graphic Processing Unit).

Code-name “KF” berarti CPU tersebut dapat di overclock namun tidak mempunyai iGPU. Sedangkan code-name “T” adalah CPU varian low-power dengan TDP yang mencapai 35W saja.

Intel Core i9-10900K

Kita mulai dari yang paling atas, Core i9-10900K merupakan CPU kelas enthusiast yang menjadi suksesor dan menggantikan predesessornya yakni Core i9-9900K.

Core i9-10900K mendukung DDR4-2933 memor dan TDP-nya hanya mencapai 125W. Namun seperti CPU Intel yang sebelumnya, pengguna dapat mencapai TDP dan menggunakan RAM dengan kecepatan yang lebih tinggi menggunakan motherboard tertentu.

Intel Comet Lake
Sumber: Anandtech

Untuk spesifikasi, Core i9-10900K memiliki 10 total Core dan 20 Threads dengan 3.7GHz base clocks dan 5.1GHz boots clock.

Sumber: Anandtech

Intel juga menambahkan dua fitur terbaru yaitu Turbo Boost Max 3.0 dan Thermal Velocity Boost. Untuk yang belum tahu, Turbo Boost merupakan teknologi yang menggabungkan software dan hardware untuk mempercepat kinerja CPU dengan meningkatkan clockspeed salah satu core.

Sedangkan Thermal Velocity Boost adalah fitur yang akan meningkatkan clockspeed sebesar 200Mhz saat temperature/suhu CPU berada di bawah 50°C.

Intel Core i9-10900K dapat mencapai clockspeed hingga 5.2Ghz saat Turbo Boost Max 3.0 aktif, 4.9/5.3GHz saat Thermal Velocity Boost aktif dibawah single/multi load dan 4,8Ghz dibawah all core turbo.

Untuk harga, Core i9-10900K dijual seharga $488 (7.4 juta’an). Namun harga tersebut diperuntukan untuk OEMs. Jadi, harga untuk konsumer kemungkinan akan sedikit lebih tinggi.

Walaupun demikian, harga Core i9-10900K hampir sama dengan 9900K yang otomatis membuatnya menjadi pilihan yang lebih baik.

Intel Core i7-10700KF

Di antara semua Core i7 lineup, Core i7-10700KF tampaknya merupakan varian yang paling menarik. Processor ini bisa dibilang adalah Core i9-9900K karena memiliki spesifikasi yang identik yakni 8 Core /16 Threads dengan clockspeed yang mencapai 5.0GHz.

Ditambah lagi, harga Core i7-10700KF juga lebih murah yang di-estimasi mencapai $349 (5.3 juta’an). Dan untuk yang tidak terlalu tertarik dengan fitur overclocking, Core i7-10700F layak menjadi pertimbangan.

Intel Core i5-10600KF

Kita beralih ke CPU kelas mainstream, Core i5-10600KF merupakan varian tertinggi yang memiliki 6 Core dan 12 Threads dengan 4.1/4.8GHz clock speed dan mendukung DDR4-2666 memory.

Sayangya, Core i5-10600KF tidak mendukung Turbo Boost Max 3.0 dan Thermal Velocity Boost. Kedua fitur tersebut hanya terdapat pada Core i7 dan i9.

Intel Comet Lake
Sumber: Anandtech

Harga Core i5-10600KF juga lebih mahal dari Ryzen 5 3600 milik AMD. Namun, Core i5-10600KF memiliki beberapa kelebihan seperti clockspeed yang lebih tinggi dan kali ini, jumlah Core dan Threads yang sama.

Tentunya akan menarik untuk melihat bagaimana perbedaan performa di antara kedua CPU tersebut dan apakah harga yang ditawarkan Core i5-10600KF akan sepadan dengan performa yang diberikan.

Selain, Core i5-10600KF. Core i5-10400F juga layak menjadi pertimbangan terutama untuk PC Gaming kelas budget. Processor tersebut dibandrol seharga $150 (2.2 juta’an) dan sesuai code-name yang digunakan, Core i5-10400F tidak mendukung overclocking dan tidak memiliki iGPU.

Core i3 & Celeron Lineup

Tidak seperti predesessornya, Intel mengambil langkah yang berbeda dengan tidak menghadirkan “unlocked” processor untuk Core i3-10th gen lineup. Namun, semuanya tetap mendukung Hyperthreading.

Intel Comet Lake
Sumber: Anandtech

Dan dengan harga $130 (1.9 juta’an), hal itu membuatnya lebih mahal dari $99 (1.5 juta’an) Ryzen 3 3100 yang AMD tawarkan .

Intel juga menghadirkan Celeron series bagi yang memiliki budget minim atau hanya membutuhkan processor terbaru untuk projek tertentu. Namun dengan harga yang Intel tawarkan, kamu dapat menemukan alternatif lain yang lebih baik.

Kesimpulan

Tampaknya Intel masih menggunakan strategi lama yakni merilis produk terbaru yang performanya sedikit lebih tinggi dari predesessornya namun dijual dengan harga yang tidak jauh berbeda.

Akan tetapi, Intel telah menghadirkan Hyperthreading untuk Pentium Series. Di masa lalu, Intel hanya menghadirkan fitur Hyperthreading untuk CPU kelas high-end seperti i7-6700K. Sementara mainstream model untuk Core i5 & Core i7 tidak mendukung fitur tersebut.

Di saat itulah AMD mengambil peluang dengan menghadirkan SMT (Simultaneous Multi Threading) yakni Hyperthreading versi AMD untuk Ryzen Series CPU.

AMD juga menjual Ryzen Series dengan harga yang sangat kompetitif. Alhasil, CPU tersebut terjual laris dan menjadi pilihan populer bagi para budget PC Gamer dan Content Creator yang membutuhkan lebih banyak Threads untuk merender video.

Kini, Intel tampaknya sadar akan kesalahan mereka dan mulai memperbaikinya dengan menghadirkan fitur Hyperthreading untuk CPU kelas mainstream dan menjualnya dengan harga yang sepadan.

Walaupun demikian, Intel masih perlu memperbaiki daftar model CPU-nya terlalu banyak dan rumit. Hal itu mungkin tidak menjadi masalah bagi seseorang yang sudah berpengalaman. Namun hal yang sama tidak dapat dikatakan untuk para pemula.

Sayangya Intel masih mengharuskan konsumer untuk membeli motherboard dengan chipset terbaru agar dapat menggunakan Comet Lake yakni Z490, B460, dan H470.

Motherboard tersebut menggunakan soket LGA-1200 yang kabarnya tetap dapat digunakan untuk Intel Rocket Lake CPU yang akan dirilis di masa yang akan datang.

Sumber


Loading...
Baca selengkapnya

Only a writer and a drop of water in the endless sea :) Business Contact: Sweetestnier@gmail.com

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close