Kisah Inspiratif

Pilih Menjadi Wirausahawan Atau Karyawan? Kesuksesan Tergantung Pilihan Anda

Pilih menjadi wirausahawan atau karyawan – Memilih sebuah karir untuk masa depan, memang bukanlah hal yang mudah di lakukan. Karena pada dasarnya, kita harus benar-benar menentukan jalan mana yang membawa kita pada gerbang kesuksesan?

Sebagai contohnya adalah memilih menjadi seorang wirausahawan atau karyawan? Kedua pilihan tersebut, tentu kita harus benar-benar memikirkannya secara matang-matang, agar kedepannya kita tidak menyesal.

Wirausahawan dan karyawan, tentu dua hal yang berbeda. Meski pada intinya sama saja, yaitu mencari uang. Tapi cara kerjanya sungguh berbeda. Dimana seorang wirausahawan bekerja sesuai kehendak diri sendiri, sedangkan karyawan bekerja sesuai dengan perintah atasan.

Dengan kata lain, menjadi wirausahawan kita bebas dari aturan perusahaan, dan bisa bekerja semau hati kita. Meski begitu, jika kita ingin sukses sebagai wirausahawan, tentu kita pun harus memiliki prinsip-prinsip yang harus di jalani, dan juga harus bisa membuat usaha yang kita jalani menjadi laris di pasaran, sehingga berpotensi menunjang kesuksesan kita di masa depan nanti.

Yang harus diperhatikan bila ingin menjadi Wirausahawan

Seperti yang saya katakan diatas tadi, seorang wirausahawan bekerja sesuai kehendak hatinya, dan pekerjaannya menjajakan dagangannya sendiri. Artinya, laku tidak laku, kita sendiri yang menanggung. Tidak ada campur tangan dari atasan, dan tidak ada teguran dari pemilik perusahaan.

Sistem kerjanya pun kita atur sendiri. Mau pagi sampai sore atau dari malam sampai pagi, itu terserah sesuai keinginan kita sendiri. Tapi yang terpenting, kita pun harus tahu cara-cara strategi pemasarannya, supaya usaha yang kita bangun tidak sia-sia dan membuang-buang modal saja.

Persiapan

Persiapan menjadi seorang wirausahawan selain modal usaha, kita juga harus punya niat, tekad, dan pantang putus asa. Karena dengan ini kita memulai bisnis kita sendiri dari nol dan dengan modal kita sendiri. Jika gagal di awal, teruslah berjuang, jika berhenti kita tidak akan pernah tahu kapan kita akan sukses.

Persiapan yang matang harus di persiapkan sebelum memutuskan untuk menjadi seorang wirausahawan, karena semuanya bergantung pada diri kita sendiri. Jika kita mengelolanya asal-asalan, tentu kesuksesan pun akan sulit di dapat.

Tapi jika kita mengelolanya dengan sungguh-sungguh, meski modal awalnya cuma 100rb, bisa saja omset perbulannya mencapai 3jt atau lebih. Tergantung usaha yang kita kelola dan bagaimana cara kita mengelolanya.

Menjadi wirausahawan tidak semudah dan tidak seenak yang dipikirkan. Meski bebas dari aturan atasan, tapi kita juga harus bersikap disiplin pada waktu, jangan menyepelekan masalah, dan sebagainya. Agar kita tidak terjatuh di tengah jalan.

Wirausahawan juga perlu ide-ide yang kreatif serta inovatif. Guna dapat memasarkan produknya dengan lancar dan tentunya memberi terobosan baru di dunia pasar. Jika mengikuti alur saja, atau membuat sesuatu yang sudah ada sebelumnya, maka kita akan kesulitan dalam bersaing. Tapi jika kita mampu memberikan ide segar di dunia usaha, maka bisa jadi meski baru buka, usaha kita laris di pasaran.

Di jaman ini, jenis usaha apa saja sudah banyak tersedia, dan kebanyakan itu-itu saja, sehingga para pembeli merasa kebingungan akan membeli ke tempat siapa, jika lapaknya berdampingan?

Hal ini sebenarnya bisa membuat kita berpikir positif mengenai jenis usaha apa yang akan di bangun? Karena jika kita mengikuti yang sudah ada sebelumnya, sudah dipastikan saingan kita adalah para senior.

Tapi jika kita membuat usaha yang berbeda, maka saingannya pun sangat sedikit. Oleh karenanya perhatikanlah lingkungan sekitar, dan pikirkanlah jenis usaha yang sekiranya berbeda namun banyak di minati.

Yang harus diperhatikan bila ingin menjadi karyawan

Memilih menjadi seorang karyawan, tentu kita tidak perlu menyiapkan banyak materi untuk modal awalnya, dan juga tidak perlu memikirkan jenis usaha apa yang ingin di buat, serta tempat untuk membuka usaha tersebut.

Akan tetapi, menjadi seorang karyawan juga bukanlah hal yang mudah di lakukan. Pasalnya, kita di haruskan mematuhi peraturan yang sudah tertulis di perusahaan tempat kita bekerja, dan juga harus siap menerima teguran dari atasan, jika kinerja kita kurang memuaskan untuk perusahaan.

Dan yang pasti, banyak waktu kita yang tersita untuk perusahaan orang lain. Tentu hal itu tidak akan jadi masalah jika itu menguntungkan buat kita juga. Tapi yang jelas, kita akan kesulitan mengembangkan kreatifitas kita sendiri.

Berbeda dengan jika kita menjadi wirausahawan, setiap kita mendapat ide brilian untuk usaha kita, maka kita pun bisa langsung mempraktekkannya. Tapi jika kita bekerja sebagai karyawan, tentu akan kesulitan mengembangkan kreatifitas kita.

Karena kita pastinya kebanyakan menunggu perintah dari atasan untuk memberikan ide-ide kreatif kita untuk sebuah perusahaan, dan itupun harus berdasarkan perundingan terlebih dahulu. Jadi, ide kita kadang terpakai dan kadang tidak sama sekali.

Dan hal itu pun tidak jadi masalah yang besar, jika prinsip kita hanya kerja dan kerja. Lagi pula, hal-hal semacam itu sudah ada bagiannya masing-masing.

Dilema

Hal yang sering menjadi dilema bagi seorang karyawan adalah, kontraknya. Ya, kontrak yang sudah di sepakati terkadang menjadi sebuah dilema. Pasalnya, jika kontraknya masih jauh, tentu bukan suatu masalah, tapi jika kontraknya sudah mendekati akhir, tentu dilema itupun muncul.

Apakah akan di perpanjang, atau tidak akan di perpanjang? Jika di perpanjang, tentu kita pun akan merasa tenang, tapi jika tidak di perpanjang, maka kita pun harus siap mencari pekerjaan yang lain lagi, dan terkadang tidak bisa langsung di dapatkan.

Artinya kita harus mengulang proses dari awal lagi. Jika kita memilih menjadi wirausahawan, tentu kita pun tidak akan di pusingkan dengan kontrak.

Bagaimanapun juga, karyawan ataupun wirausahawan, bukanlah sesuatu hal yang buruk. Karena pada intinya, kedua pilihan tersebut sama-sama mencari rejeki yang halal dan sama-sama untuk tujuan masa depan yang lebih baik lagi.

Jika Anda memilih menjadi seorang wirausahawan, maka lakukanlah dengan baik, dan jika memilih menjadi seorang karyawan, maka kerjakanlah dengan baik juga. Karena sesuai yang baik, di kerjakan dengan cara yang baik juga. Kesuksesan ada di tangan kita, selebihnya kita kembalikan lagi pada Tuhan yang maha esa.


Loading...
Baca selengkapnya

Hanya seorang blogger yang memulai ngeblog pake hp.

Artikel terkait

One Comment

  1. Tapi kalau wirausaha, kira kira menurut penulis berapa lagi biar usaha kita bisa lancar tanpa gangguan? (gangguan misal bangkrut dll)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close