Mark Zuckerberg Lengser

Banyak Masalah dan Saham Anjlok, Mungkinkah Mark Zuckerberg Lengser?

Jumlah investor yang menyerukan agar Mark Zuckerberg lengser dari jabatannya sebagai Chairman dan CEO Facebook terus meningkat.

Anjloknya saham Facebook di angka 20 persen dan banyaknya masalah yang mereka alami menjadi alasan utama mengapa para investor menginginkan Mark Zuckerberg lengser dari jabatannya tersebut.

Mungkinkah Mark Zuckerberg Lengser?

Dilansir dari Esquire, beberapa pemegang saham telah mengajukan proposal yang isinya akan memisahkan peran Chairman dan CEO di Facebook atau yang lebih tepatnya melarang rangkap jabatan.

Berikut sebagian isi dari proposal tersebut:

Seorang CEO yang juga memegang peran sebagai Chairman memberikan pengaruh berlebih terhadap agenda perusahaan, sehingga memperlemah pengawasan manajemen.

Sebagai CEO dan Chairman, Zuck memegang sekitar 60% dari hak voting di Facebook. Memecah posisi antara CEO dan Chairman akan menyelesaikan masalah ini.

Terkait tuntutan mundur ini, Analis Pivotal Research Group, Brian Wieser juga setuju, di mana Brian mengatakan, bahwa pergantian kepemimpinan di Facebook tidak dapat dihindari lagi.

Lantas, bisakah Zuck dilengserkan?

Loading...

Majalah Fortune melaporkan, bahwa Zuckerberg memiliki saham Facebook kelas A sebanyak 14,18 juta dan saham kelas B sebanyak 441,6 juta per 25 Juli 2018. Dari semua itu, Zuckerberg pun memegang sekitar 60% dari hak suara di Facebook.

Dan dari banyaknya hak suara yang dimiliki Zuck tersebut, proposal yang dibuat untuk melengserkannya nampaknya akan sia-sia, mengingat suami Priscilla Chan tersebut memiliki pengaruh yang begitu besar.

Pengaruh Zuckerberg Buat Mereka Hengkang

Mark Zuckerberg Lengser
Gambar: techspot.com

Brendan Trexler Iribe adalah salah satu pendiri Oculus yang merupakan perusahaan pengembang perangkat virtual reality (VR).

Oculus sendiri diakuisisi oleh Facebook pada Maret 2014 dengan nilai 2 miliar dolar AS. Iribe mendirikan Oculus bersama Palmer Luckey, di mana Palmer lebih dulu hengkang pada Maret 2017 lalu.

Apa alasan Iribe keluar dari Facebook?

Besar kemungkinan keluarnya Iribe dari Facebook dikarenakan terjadi perbedaan pandangan. Dilansir dari TechCrunch, Facebook membatalkan kehadiran perangkat VR terbaru Rift 2.

Rift 2 sendiri adalah perangkat yang dikembangkan Iribe dan timnya. TechCrunch mengatakan, pandangan Iribe terkait masa depan Oculus sangat berbeda jauh dengan Facebook.

Dan berikut curhatan Iribe:

So much has happened since the day we founded Oculus in July 2012. I never could have imagined how much we would…

Brendan Trexler Iribeさんの投稿 2018年10月22日月曜日

Hengkangnya Iribe makin menambah daftar panjang talenta -talenta penting yang hengkang dari Facebook.

Dan berikut, talenta-talenta penting yang sudah hengkang dari Facebook:

1. Brian Acton – Co-Founder WhatsApp6. Jan Koum – CEO WhatsApp
2. Alex Stamos – Kepala keamanan FB7. Mike Krieger – CTO Instagram
3. Kevin Systrom – CEO Instagram8. Dan Rose – VP kemitraan FB
4. Alex Hardiman – Kepala produksi berita FB9. Rachel Whetstone – VP komunikasi WA
5. Elliot Schrage – Kepala kebijakan publik FB10. Brendan Trexler Iribe – Co-Founder Oculus

Pengaruh besar Mark Zuckerberg benar-benar terasa di Facebook. Dengan kepemilikan hak suara perusahaan sebesar 60%, serta posisinya sebagai Chairman dan CEO Facebook amat sangat sulit untuk menandingi Zuck.

Kesimpulan

Dalam salah satu wawancaranya dengan The Atlantic, Mark Zuckerberg mengatakan, bahwa ia tidak memikirkan untuk lengser atau mengundurkan diri dari Facebook.

Zuck justru mengatakan, bahwa ia sangat yakin akan dapat mengatasi masalah yang terjadi saat ini, yaitu masalah yang terkait bocornya data pengguna Facebook.

Baca: Biografi Mark Zuckerberg: Pendiri, Sekaligus CEO Facebook

Lagipula untuk melengserkan Zuckerberg saat ini juga masih sulit, mengingat Zuck masih memiliki hak suara yang lebih besar.

Jadi kita tunggu saja, apakah para investor nantinya bisa melengserkan Mark Zuckerberg dari rangkap jabatannya atau justru melengserkan Zuck dari dua posisi sekaligus, yaitu posisi Chairman dan CEO.


Loading...

Bagikan

Leo Setiawan

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *