Peluang usaha

10 Pekerjaan Terbaik untuk Jurusan Ilmu Politik

Berikut adalah beberapa pilihan pekerjaan untuk dipertimbangkan oleh kalian setelah lulus dari jurusan ilmu politik. Daftar ini dipilih dari sekian banyak variasi pilihan karier yang terbuka untuk pemilik gelar ilmu politik.

Keputusan akhir kalian tentang jurusan dan karier memang harus sesuai dengan keyakinan, keterampilan, kepribadian, minat, dan menjadi hak kalian sepenuhnya. Tapi membaca artikel ini bisa membantu kalian menentukan pilihan.

Bagi yang belum paham: Jurusan ilmu politik mempelajari pembentukan hukum, struktur komparatif pemerintah, perumusan kebijakan publik, dan dampak kebijakan terhadap status sosial dan ekonomi rakyat.

10 Pilihan Karier untuk Lulusan Jurusan Ilmu Politik

Karier untuk Lulusan Jurusan Ilmu Politik
Sumber : edunews.id

1. Asisten Legislatif

Tugas asisten legislatif adalah membantu anggota legislatif melaksanakan tugas mereka, seperti membantu melakukan riset untuk membuat kebijakan. Asisten legislatif juga menyiapkan briefing untuk legislator dan staf kantor lainnya.

Asisten legislatif menggunakan keterampilan menulis dan verbal yang dipelajari di jurusan ilmu politik untuk mengatur komunikasi dengan konstituen, dan memberi tahu mereka tentang perkembangan di dalam wilayah mereka.

Intinya adalah, asisten mengerjakan banyak hal untuk membantu anggota legislatif. Pekerjaan sebagai asisten bisa berat juga bisa ringan, tergantung siapa anggota legislatif yang menjadi atasan mereka.

2. Konsultan Politik

Jurusan ilmu politik mempelajari proses politik. Ini penting bagi seorang konsultan politik yang bertugas menyusun strategi bagi para kandidat untuk mempengaruhi pemilih dan mendapatkan dukungan dalam kampanye mereka.

Para politisi atau orang-orang yang ingin menjadi politisi memanfaatkan jasa konsultan politik untuk membentuk imej positif, mempengaruhi liputan media, dan tujuan akhirnya supaya politisi ini mendapatkan jabatan yang mereka inginkan.

Loading...

Selain untuk politisi, konsultan politik juga bisa bekerja untuk kelompok kepentingan umum seperti organisasi kemanusiaan. Konsultan politik membantu dalam hal birokrasi, dan merumuskan strategi untuk memajukan tujuan mereka.

3. Analis Kebijakan

Peran analis kebijakan adalah mempelajari proses untuk menghasilkan kebijakan publik dan implikasinya untuk menerapkan berbagai kebijakan. Pekerjaan ini sesuai dengan apa yang mereka pelajari saat kuliah jurusan ilmu politik.

Analis kebijakan harus menyusun tesis yang kuat dan membangun argumen yang meyakinkan untuk mengadopsi inisiatif kebijakan tertentu atau untuk menentang inisiatif kebijakan tertentu.

Saat analis kebijakan merumuskan proposal untuk kebijakan publik, mereka bergantung pada pemikiran kritis yang kuat, keahlian menulis, penelitian, dan menggunakan pemahaman tentang proses politik untuk meminta dukungan.

4. Spesialis Hubungan Masyarakat

Spesialis hubungan masyarakat (humas), disebut juga public relations (PR). Pada dasarnya, pekerjaan humas adalah mnyampaikan cerita pada media untuk membentuk opini publik tentang klien mereka.

Mahasiswa jurusan ilmu politik belajar bagaimana opini terbentuk, peran media, belajar keterampilan menulis untuk menyusun siaran pers yang menarik, dan belajar keterampilan persuasif untuk menegaskan manfaat meliput berita tertentu.

Mereka juga mempelajari mekanisme pengorganisasian acara kampanye dan penampilan publik oleh perwakilan pemerintah. Artinya, lulusan jurusan ilmu politik memiliki keterampilan yang cocok untuk  menjalankan tugas sebagai humas.

5. Staf Kampanye Politik

Di musim kampanye ini, saya yakin kalian tahu tentang juru kampanye, tim kampanye nasional (TKN), tim sukses, atau tim pemenangan. Itulah orang-orang yang bekerja supaya kandidat mereka meraih dukungan dan menang dalam pemilihan.

Kemampuan jurusan ilmu politik dibutuhkan untuk mempelajari isu politik saat ini, menilai reaksi pemilih terhadap platform kandidat, membangun imej, dan tugas lain yang menjadi tanggung jawab staf kampanye politik.

Tugas staf kampanye politik antara lain: merumuskan strategi kampanye, membangun citra publik yang menguntungkan bagi kandidat, menyusun konsep bahasa untuk pidato, menggalang dana kampanye, merekrut sukarelawan, dan lainnya.

6. Analis Riset Pasar

Analis riset pasar sering disebut juga peneliti pasar. Mereka bekerja menganalisis reaksi konsumen terhadap produk dan layanan potensial atau saat ini. Mereka sering melibatkan survei untuk mengumpulkan data reaksi konsumen.

Hasil survei mereka harus didukung dengan data yang layak secara ilmiah untuk dipresentasikan kepada klien dan rekan kerja. Dalam hal ini, analis riset pasar bisa manfaatkan keterampilan yang dimiliki oleh lulusan ilmu politik.

Mahasiswa jurusan ilmu politik memiliki pengetahuan tentang standar penelitian. Mereka mempelajari peran penelitian survei dan jajak pendapat dalam kampanye. Juga belajar menilai reaksi pemilih potensial terhadap kandidat.

7. Analis Intelijen

Analis Intelijen bekerja untuk agen rahasia pemerintah seperti BIN (Badan Badan Intelijen Negara). Pemahaman jurusan ilmu politik dimanfaatkan oleh mereka untuk menilai perkembangan di wilayah yang sedang mengalami gejolak politik.

Tugas analis intelijen antara lain menganalisis pola kepemimpinan dan dukungan rakyat, mempelajari kelompok-kelompok tertentu yang diduga menimbulkan ancaman terhadap keamanan negara, dan kadang membantu proses investigasi.

Analis intelijen kemudian menulis laporan tentang temuan mereka. Laporan tersebut digunakan sebagai arahan bagi pemimpin negara, pimpinan eksekutif dan legislatif, serta staf yang berhak atas laporan tersebut.

8. Manajer Media Sosial

Dulu Barack Obama sukses menggunakan media sosial sebagai alat kampanye saat dia mencalonkan diri sebagai Presiden. Di belakangnya ada tim yang secara khusus mengelola akun media sosial itu, salah satunya adalah manajer media sosial.

Tergantung dari pemilik akun, media sosial bisa jadi toko online, atau jadi ruang gosip. Tapi jika media sosial digunakan sebagai alat kampanye politik, maka lulusan jurusan ilmu politik adalah pilihan tepat untuk jadi manajernya.

Media sosial digunakan untuk membentuk opini publik. Dalam hal ini, manajer media sosial dari jurusan ilmu politik tahu bagaimana opini dibentuk, dan paham cara mengatur kampanye untuk membentuk opini pengguna media sosial.

9. Pengacara

Pengacara butuh keterampilan penelitian hukum yang dikembangkan oleh jurusan ilmu politik untuk melakukan penelitian tentang masalah legislatif dan kebijakan di bidang politik.

Tugas ini adalah bagian dari tanggung jawab pengacara yang bekerja untuk tokoh-tokoh politik, perusahaan lobi, dan kelompok kepentingan tertentu. Mereka membantu menilai preseden hukum untuk undang-undang yang tertunda.

Pengacara menggunakan ilmu politik di bidang hukum untuk merumuskan argumen atas nama klien. Serta berusaha memengaruhi pembuat keputusan saat ada masalah politik kontroversial yang terkait dengan persidangan.

10. Penulis buku politik

Pilihan karier lain yang juga bagus untuk lulusan ilmu politik adalah penulis buku politik. Tapi untuk menjadi penulis buku politik, kalian perlu memiliki pengalaman kerja di dunia politik.

Supaya bisa mendalami secara langsung pekerjaan para politisi dan paham betul tentang situasi politik di negara ini. Dengan begitu, karya tulis kalian akan lebih akurat, bisa dipercaya, dan bisa dipertanggungjawabkan.

Bagi orang awam, politik adalah pekerjaan kotor. Apalagi bagi orang Indonesia yang sering jadi korban “janji gombal para politikus”. Tapi bagi yang paham, politik sangat penting untuk kebaikan negara dan kesejahteraan rakyat.

Jadi, bagi kalian yang paham politik dan inginkan perubahan positif bagi negara ini: bekerjalah di bidang politik. Baik itu menjadi politikus, membantu politisi, atau pun memilih politisi terbaik untuk mengelola negeri ini.



Loading...

Baca selengkapnya

Reha Wijaya

Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *