Kisah Inspiratif

Ayo Belajar dari Kesuksesan 2 Pendiri Situs E-Commerce Blibi.com dan Jualo.com

Kesuksesan para pendiri situs e-commerce menjadikan banyak dari masyarakat di Indonesia yang menggunakan situs mereka untuk melakukan transaksi secara online.

Dengan semakin banyaknya pengguna internet aktif di Indonesia menjadikan e-commerce menjadi sebuah bisnis yang sangat menjanjikan untuk dijalankan.

Hal ini pula lah yang membawa para pendirinya mampu meraih kesuksesan berkat situs jual beli yang mereka dirikan. Begitu juga yang dirasakan oleh pendiri situs Blibli.com dan Jualo.com yang telah menjadi ecommerce sukses dengan memiliki banyak transaksi di dalamnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kesuksesan 2 pendiri situs e-commerce tersebut. Mari kisah simak kisah-kisah mereka yang inspiratif berikut ini.

Kisah Sukses Blibli.com

Pendiri Situs E-commerce
Blibli.com Via ugm.ac.id

Pendiri blibli.com merupakan para anak muda yang memiliki kompetensi yang luar biasa dibidangnya dengan latar pendidikan mereka kebanyakan berasal dari sekolah tinggi di luar negeri.

Kusuma Martanto merupakan salah satu orang yang berjasa mendirikan blibli.com sampai menjadikan blibli.com sukses seperti sekarang.

Dimana Kusuma Martanto langsung melanjutkan pendidikannya ke luar negeri tepatnya di Amerika Serikat setelah tamat SMA. Ia juga merupakan lulusan S2 dari Georgia Institute of Technology dengan mengambil jurusan Teknik Industri.

Sebelum memulai karir dan membantu kesuksesan blibli.com, Kusuma Martanto sempat bekerja di Amerika Serikat pada perusahaan Intel Corporation dan i2 Technologies dan jabatan terakhir yang ia pegang saat itu adalah sebagai Senior Manajer Produk.

Berbekal pengalaman bekerja di luar negeri itulah di tahun 2009 Djarum Group berani meminang Kusuma Martanto untuk membantu mereka menyukseskan blibli.com dibawah naungan PT Global Digital Prima.

Siapa Pemilik blibli.com ?

Martin Hartono Via gdpventure.com

Blibli.com ternyata merupakan salah satu bagian dari Djarum Group, dimana blibli.com berada pada naungan PT Global Digital Prima. PT Global Digital Prima sendiri dimiliki oleh Martin Hartono yang merupakan putra dari pemilik Djarum Group, Budi Hartono.

Faktanya ternyata Djarum Group merupakan perusahaan yang cukup berminat memasuki pasar industri digital di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan kepemilikan mereka terhadap beberapa situs-situs lokal di Indonesia. Beberapa situs lokal tersebut meliputi Kaskus, Lintasberita, Krazymarket, Dailysocial dan juga perusahaan inkubator start up Merah Putih Inc.

Nilai Investasi yang dikeluarkan Djarum untuk mengembangkan blibli.com sangatlah besar. Mereka menggelontorkan dana investasi sebesar $ 10 Juta untuk blibli.com. Hal inilah yang merupakan salah satu tanda keseriusan Djarum Group untuk masuk ke dalam bisnis digital.

Penghargaan yang Didapatkan Blibli.com

Sebagai salah satu pendiri situs e-commerce, kusuma martanto memberikan kontribusi yang sangat banyak sehingga menjadikan blibli.com menerima banyak penghargaan.

Hal ini terbukti dengan diraihnya penghargaan The Best E-Commerce pada ajang Gadget Award pada tahun 2012. Penghargaan tersebut tentu didapatkan blibli.com berkat dedikasi yang mereka berikan kepada para pelanggannya.

Dimana para konsumen memberikan apresiasi kepada blibli.com karena telah konsisten menawarkan berbagai gadget terbaru dengan promosi yang sangat menarik untuk para pecintan gadget.

Penghargaan tersebut terus memacu blibli.com untuk terus mengembangkan kualitas yang mereka hadirkan kepada pelanggan. Dimana blibli.com memiliki tujuan untuk menjadi destinasi masyarakat Indonesia mendapatkan produk berkualitas yang akan menunjang gaya hidup mereka.

Pendiri Situs E-Commerce Jualo.com, Chaim Fetter

Chaim Fetter Via merdeka.com

Jualo.com ternyata bukanlah didirikan oleh orang Indonesia melainkan orang yang berasal dari Belanda bernama Chaim Fetter. Sebelum menjadi pendiri situs e-commerce jualo.com, Chaim Fetter telah memulai membuat situs jual beli online sedari muda.

Dimana pada usia yang ke 16 tahun, Chaim Fetter telah mampu membuat situs jual beli, kemudian terus berlanjut menjadi enterpreneur dalam bidang ini pada usia ke 23 tahun. Situs jual beli yang didirikannya saat itu pun telah mendulang kesuksesan yang membawanya memiliki materi yang sangat cukup untuk hidup.

Mulai Mengenal Indonesia

Sampai suatu saat Chaim Fetter pergi ke Lombok, Indonesia dengan tujuan untuk melakukan liburan disana. Niatan awal untuk melakukan liburan pun berubah menjadi kecintaannya terhadap tanah Lombok dan akhirnya memutuskan untuk lebih lama tinggal disana.

Keputusannya untuk tinggal lebih lama pun bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan keinginan Chaim Fetter untuk melakukan hal yang bermanfaat untuk masyarakat di Indonesia.

Tinggal di Lombok menjadikan spiritualitas Chaim Fetter meningkat. Hal ini dibuktikan dengan keputusannya memeluk agama Islam dari yang awalnya tidak memiliki agama sama sekali. Chaim pun belajar agama islam dari tokoh-tokoh agama di Lombok dan ia pun sering mengikuti kegiatan keagamaan, melakukan sholat, puasa, dan merayakan hari raya idul fitri.

Rasa Kepedulian yang Tinggi

Sosok Chaim Fetter ternyata memiliki rasa kepedulian yang sangat tinggi untuk membantu sesama. Ia sering kali merasa prihatin dengan keadaan banyaknya anak-anak jalanan yang meminta-minta di Lombok.

Ia pun merasa tergugah untuk membantu anak-anak jalanan tersebut dan akhirnya mengajak mereka untuk bersekolah. Chaim pula lah yang membelikan anak-anak jalanan tersebut buku dan menanggung biaya untuk kepentingan mereka bersekolah.

Niatan Chaim Fetter untuk membantu lebih banyak pun ternyata diwujudkannya dengan menjual perusahaan e-commerce yang telah didirikannya di Belanda. Ia pun membangun yayasan yang diperuntukan untuk anak jalanan dan memilih untuk tinggal menetap di Indonesia.

Aktivitas Chaim Fetter yang membantu anak-anak jalanan pun mendapatkan pemberitaan dari stasiun televisi Belanda. Ia pun akhirnya mendapatkan bantuan donasi dari banyak pihak dan dengan dana yang ia peroleh mulailah mendirikan yayasan di lahan seluas 1,5 hektar di Lombok.

Dilahan tersebut Chaim Fetter mendirikan sekolah dasar dan sekolah keterampilan untuk anak-anak jalanan, mendirikan asrama untuk mereka, musholla, klinik kesehatan, dan kantor.

Mengembangkan jualo.com

Jualo.com Via techtradeasia.info

Setelah kita mengenal tentang pendiri situs e-commerce jualo.com, Chaim Fetter, selanjutnya mari kita simak lebih lanjut tentang sepak terjang Jualo.com dalam bersaing dalam industri digital di Indonesia.

PT Jualo merupakan perusahaan yang menaungi situs e-commerce jualo.com. Perusahaan ini berdiri di Jakarta Barat yang tepatnya berada di Wisma Barito Pacific Lantai 6A.

Jualo dibangun dengan fokus pengembangan terhadap kenyamanan pengguna dalam bertransaksi secara online. Demi mewujudkan hal tersebut Chaim Fetter berusaha untuk mengentaskan kasus-kasus penipuan yang semakin marak tejadi di dalam transaksi online.

Fitur GeoSearch akhirnya dikembangkan untuk mendukung tujuan Jualo.com menjadi tempat bertransaksi online yang aman dan nyaman.

Lebih lanjut tentang fitur GeoSearch bahwa dengan adanya fitur ini akan memudahkan para pengguna khususnya pembeli untuk menemukan berbagai barang yang dekat dengan lokasi pada saat ia berada.

Fitur ini akan memudahkan para pembeli untuk menemukan penjual barang yang dekat dengan lokasi mereka. Sehingga antara pembeli dan penjual dapat bertemu secara langsung untuk melakukan transaksi dan hal ini akan mengurangi tindakan penipuan.

Keunggulan Jualo.com dalam Bersaing

Pertama, Jualo.com dikelola oleh tim profesional yang terbatas. Jumlah tim yang terbatas inilah yang akan memangkas biaya operasional jualo.com sehingga mereka dapat meraup keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan situs-situs e-commerce yang memiliki banyak sumber daya manusianya.

Keunggulan yang kedua Jualo.com selalu menyediakan tempat untuk para pelanggannya yang ingin melakukan pengaduan. Mereka pun tidak segan untuk melakukan sanksi kepada berbagai pihak yang hanya mengambil keuntungan semata dan merugikan orang lain.

Keunggulan selanjutnya yang dimiliki Jualo.com adalah dengan terus melakukan update setiap hari terhadap website yang mereka kelola. Hal ini sangat berlawanan dengan para kompetitor yang jarang sekali melakukan pembaruan di dalam website mereka.

Keunggulan terakhir yang dilakukan Chaim Fetter selaku pendiri situs e-commerce, jualo.com, adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana melakukan promosi yang efektif. Promosi lewat media sosial terbukti lebih mampu menekan biaya pengeluaran dan lebih mampu menjaring lebih banyak pengguna.

Hal ini dikarenkan banyaknya jumlah penduduk di Indonesia yang menggunakan media sosial seperti Facebook dan Twitter, bahkan tertinggi di seluruh dunia.

Strategi Chaim Fetter memasarkan jualo.com ternyata sangat efektif yang dibuktikan dengan popularitas jualo.com sebagai salah satu situs yang banyak diakses di Indonesia. Alexa menduduki jualo.com pada peringkat 406 di Indonesia sebagai situs yang memiliki banyak jumlah kunjungan di Indonesia.

Fitur Jualo.com

Jualo.com merupakan situs jual beli online yang dapat digunakan oleh siapa saja yang berkeinginan untuk melakukan transaksi secara online. Anda tidak perlu membayar uang sepeser pun untuk mendaftar dan bergabung ke dalam di situs jualo.com.

Fokus utama yang diusung jualo.com adalah dengan menawarkan sistem C2C atau Customer to Customer. Artinya situs jualo.com memberikan layanan untuk mempertemukan penjual dan pembeli di dalam e-commerce yang mereka tawarkan.

Sistem C2C bukanlah sistem yang baru di Indonesia karena ada beberapa contoh e-commerce yang juga menawarkan sistem ini dalam transaksinya, contohnya OLX, Bukalapak, dan Tokopedia.

Fitur yang menarik dari situs jualo.com adalah dengan adanya fitur tukar barang dan fitur tawar menawar barang.

Bukan Cuma itu saja, demi memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi para penggunanya, jualo.com, menawarkan fitur ” Beli Sekarang Bayar Nanti”. Dengan adanya fitur ini anda bisa mendapatkan barang yang diinginkan meskipun uangnya belum mencukupi. Jadi fitur ini mirip-mirip dengan sistem kredit di dalam transaksi konvensional.

Dalam meluncurkan fitur ini, jualo.com, bekerja sama dengan Kredivo untuk memberikan para pelanggan kemudahan dalam pembayaran secara kredit.

Namun, hal yang harus diingat dalam penggunaan fitur ini anda harus segera melakukan pembayaran 30 hari ke depan setelah anda melakukan transaksi jual beli. Jadi jangan sampai anda lupa dan tidak membayar kewajiban yang harus anda bayar.

Aman Dengan Jualo Dompet

Seperti disebutkan diatas bahwa jualo.com sangat berfokus pada keamanan para pembeli dalam melakukan transaksi secara online. Maka dari itu apabila di antara pembeli dan penjual tidak bisa bertemu secara langsung untuk melakukan transaksi, Jualo dompet bisa menjadi solusinya.

Jualo dompet merupakan sebuah dompet virtual yang diperuntukan bagi para pengguna jualo.com untuk melakukan transaksi jual dan beli. Sehingga dengan adanya jualo dompet ini para penjual bisa menyimpan dana hasil penjualan dengan nyaman begitu juga dengan pembeli, mereka bisa menggunakan jualo dompet untuk melakukan pembayaran atas barang yang dibeli.

Bagaimana untuk pencairannya ?

Jangan khawatir, uang anda yang ada didalam jualo dompet dapat dengan mudah dicairkan ke dalam rekening bank lokal Indonesia. Namun dengan syarat jumlah minimal saldo adalah 25.000 dan tidak boleh melakukan penarikan lebih dari sekali dalam satu hari.

Sekarang dengan berbagai fitur yang telah dikembangkan jualo.com, para pembeli tidak perlu lagi merasa khawatir akan tertipu dalam bertransaksi secara online.

Registrasi yang Ketat

Jualo.com yang menekankan pada keamanan bertransaksi bagi para pembeli dan penjual senantiasa mencari cara agar situs mereka mampu menjadi tempat yang aman dalam bertransaksi.

Salah satu upaya tersebut adalah dengan proses registrasi yang ketat terhadap para penggunanya. Penjual yang ingin mendaftar disana harus mengupload 2 jenis identitas yang masih berlaku agar bisa menjadi penjual yang terverifikasi. 2 jenis dokumen yang harus diuploap meliputi Scan KTP/Paspor beserta Scan Rekening Bank/NPWP/KK/Buku Nikah.

Sebuah syarat yang sangat ketat dari jualo.com.

Namun hal tersebut wajar karena visi jualo.com yang ingin menjadi situs jual beli yang aman untuk masyarakat yang menggunakannya.

Prestasi yang Didapatkan Jualo.com

Jualo.com Via linkedin.com

Walaupun jualo.com tidak menggunakan banyak biaya dalam urusan marketingnya, bukan berarti masyarakat tidak mengenal dan menggunakan jualo.com untuk bertransaksi secara online.

Saat pertama kali dikenalkan ke masyarakat, jualo.com mulai dikunjungi sebanyak 35.000 pengunjung per harinya dengan page views sebanyak 200.000. Sebuah trafik kunjungan yang sangat tinggi bagi sebuah situs yang baru dikenalkan kepada masyarakat.

Trafik tersebut sampai saat ini terus meningkat dengan semakin lamanya jualo.com bersaing di industri e-commerce dalam negeri.

Dengan memiliki ribuan barang yang telah dipajang didalam situs jualo.com, nilai transaksi yang didapatkan jualo.com telah mencapai angka jutaan dollar setiap bulannya.

Penjualan tersebut pun tersebar mulai dari kategori pakaian sampai alat elektronik yang dipajang di situs jualo.com

Sebuah Pelajaran Tentang Pentingnya Berbagi

Pendiri situs e-commerce jualo.com, Chaim Fetter, mengajarkan kita tentang pentingnya saling berbagai dengan sesama. Ikut memberikan kebahagiaan kepada sesama melalui sedekah yang kita berikan kepada mereka.

Chaim Fetter juga mengajarkan kepada kita tentang pentingnya mengasihi anak yatim dan terlantar dengan ikut mendirikan yayasan guna memfasilitasi pendidikan dan kebutuhan pokok mereka setiap harinya.

Berbagi tidak akan mengurangi harta kita sedikit pun, berbagi akan menjadikan kita bahagia saat melihat orang lain yang kita bantu merasakan kebahagiaan.

Semoga beberapa pelajaran yang kita dapatkan dari kedua pendiri situs e-commerce diatas mampu menginspirasi kita untuk berbuat yang lebih baik untuk Indonesia.


Loading...
Baca selengkapnya

Ideas and Thought Must be Submited | Passionate in Business and Investment |

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close