peran e-commerce

Peran e-Commerce dalam Kehidupan Manusia, Apa Saja?

Peran e-Commerce dalam membantu kehidupan manusia tidak bisa disepelekan atau dipandang sebelah mata, karena e-Commerce banyak memberikan dampak positif.

Dilansir dari Kompas, salah satu e-Commerce yang ada di Indonesia, Shopee berhasil menembus 5,8 juta transaksi dalam waktu 24 jam saat “Super Shopping Day” pada 9 September 2018 lalu.

Hal tersebut menjadi bukti, bahwasanya peran e-Commerce sangat membantu kehidupan manusia dalam urusan jual beli.

Lantas, apalagi peran yang diberikan oleh e-Commerce?

Tentu ada banyak, dan berikut ini beberapa peran e-Commerce yang bisa disebutkan dalam membantu kehidupan manusia:

1. Membantu Pertumbuhan Ekonomi

Dilansir dari McKinsey & Company, nilai transaksi industri e-Commerce di Indonesia diprediksi akan meningkat dua kali lipat dalam waktu 4 tahun.

Bahkan di tahun 2018, kegiatan jual beli online di Indonesia sukses menghasilkan nilai transaksi sekitar 8 miliar dolar AS.

Besarnya transaksi tersebut, ternyata berhasil mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara, khususnya mempengaruhi nilai Produk Domestik Bruto (PDB) yang di tahun 2018 meningkat 0,75%.

Loading...

Apa itu PDB?

Adalah nilai pasar barang dan jasa yang merupakan hasil produksi dari sebuah negara, dan sering dijadikan sebagai alat ukur untuk pertumbuhan ekonomi suatu negara.

2. Membantu Bisnis Jasa Pengiriman

Peran e-Commerce
Gambar: Miva Merchant

Makin banyak e-Commerce yang tumbuh di suatu negara, maka makin besar pula peluang bisnis jasa pengiriman untuk meraup keuntungan besar.

Pada tahun 2017, Texas A&M Transportation Institute mengatakan, bahwa pertumbuhan retailer online dalam dunia e-Commerce memicu permintaan pasar atas jaringan transportasi dan jasa pengiriman.

Jadi, dengan maraknya kehadiran e-Commerce di suatu negara, maka peluang untuk membuka atau membesarkan bisnis jasa pengiriman sangatlah besar.

Bahkan, untuk saat ini saja yang namanya jasa pengiriman barang di Indonesia ada banyak sekali, seperti JNE, Tiki, Go-Send, dan masih banyak lagi.

3. Menekan Angka Pengangguran

Peran e-Commerce
Gambar: Fortune

Poin yang satu ini, tentu tidak bisa dibantah, karena apabila tersedia lapangan kerja baru, maka sudah pasti angka pengangguran bisa ditekan.

Dilansir dari CEIC Data, tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia tercatat pada tahun 2005, di mana angka pengangguran mencapai 11,24%.

Namun, angka sebesar 11,24% itu, ternyata berhasil turun di tahun-tahun berikutnya, dan e-Commerce menjadi salah satu penyebab angka pengangguran berhasil turun.

Bahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, “internet economy” sangat membantu dalam menyediakan lapangan kerja yang signifikan jumlahnya.

Berdasarkan data BPS, “internet economy” atau industri e-Commerce berhasil menciptakan 1,53 juta lapangan kerja dari sektor trade dan service.

Peran e-Commerce yang Lain?

Peran e-Commerce, selain membantu pertumbuhan ekonomi hingga menekan angka pengangguran, ternyata juga bisa membantu masyarakat untuk melek teknologi atau anti gaptek.

Perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, terkadang membuat manusia tidak siap untuk menghadapinya.

Namun, dengan adanya e-Commerce, manusia seolah-olah diingatkan, bahwa mereka memang harus menghadapi hal tersebut dan harus mempelajarinya secara mendalam.

Kesimpulan

Keberadaan industri e-Commerce yang ada di Indonesia tak kalah hebat dengan negara-negara lain, karena pasar di Indonesia sangatlah besar.

Pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk saat ini adalah memperbaiki masalah pembayaran, logistik, hingga kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap bisnis e-Commerce.

Baca: 6 Strategi e-Commerce Bisa Masuk Pasar Global

Jika semua masalah tersebut mampu diatasi, maka bukan hal yang mustahil, industri e-Commerce Indonesia akan mampu menyusul Amerika Serikat dan China yang sudah maju dalam bisnis e-Commerce.


Loading...

Bagikan

Leo Setiawan

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *