Internet

Kenali Perhitungan Asuransi Mobil AXA Mandiri untuk Kenyamanan Nasabah

Semakin hari perusahaan asuransi AXA Mandiri terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai jenis asuransi salah satunya yakni asuransi mobil. Jenis ini mempunyai perhitungan asuransi mobil yang satu ini memungkinkan calon nasabah untuk mengasuransikan kendaraan mereka terhadap segala jenis risiko yang terjadi misalkan saja kerusakan dan juga kehilangan. Asuransi ini cocok untuk semua kalangan masyarakat karena preminya lumayan rendah.

Perhitungan Asuransi Mobil AXA Mandiri 

Asuransi Mobil AXA Mandiri

Asuransi benda bergerak atau dalam hal ini kendaraan mobil tentunya mempunyai perhitungan asuransi mobil tersendiri. Hal ini harus dipahami oleh calon nasabah agar mereka benar-benar mengerti tentang sistem pengelolaan dananya.

Tujuan hal tersebut adalah demi kenyamanan kedua belah pihak baik pihak penanggung maupun pihak tertanggung.

1. Letak Wilayah Tertanggung 

Pembayaran premi asuransi mobil didasarkan pada letak wilayah tempat tinggal nasabah atau pihak yang tertanggung. Besaran premi yang harus dibayarkan sudah diatur secara resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk pembagian wilayahnya adalah sebagai berikut:

  • Wilayah 1 yang meliputi Sumatera dan pulau-pulau di sekelilingnya
  • Wilayah 2 meliputi Jakarta, Jawa Barat, dan Banten
  • Wilayah 3 meliputi semua daerah di Indonesia kecuali yang sudah terdaftar di wilayah 1 dan 2

Untuk besaran pembayaran premi pada wilayah 1 hingga 3 yakni sebesar Rp 0 hingga Rp 125 juta rupiah untuk kategori 1. Kategori 2 yakni sebesar Rp 125-200 juta. Kategori 3 yakni Rp 200-400 juta. Kategori 4 yakni Rp 400-800 juta dan besaran kategori 5 adalah lebih dari Rp 800 juta.

Untuk rincian biaya pertanggungjawabannya, kategorinya adalah sebagai berikut:

  • Kategori 1 : Rp 125 juta
  • Kategori 2 : Rp 125 – 200 juta
  • Kategori 3 : Rp 200 – 400 juta
  • Kategori 4 : Rp 400 – 800 juta
  • Kategori 5 : lebih dari Rp 800 juta

2. Nilai dan Tahun Mobil

Tidak semua mobil yang akan diasuransikan mempunyai nilai pembayaran premi dan biaya pertanggungan yang sama. Hal tersebut didasarkan pada harga mobil dan tahun pembuatannya.

Semakin mahal harga mobil dan semakin mudah tahun pembuatannya, premi yang dibayarkan akan semakin rendah dan biaya pertanggungannya pun rendah karena mobil cenderung jarang terjadi kerusakan.

Untuk mobil tua, biaya premi dan pertanggungannya cenderung tinggi karena mobil rawan mengalami kerusakan. Dalam hal asuransi mobil, biasanya perusahaan asuransi AXA Mandiri akan menolak pengasuransian mobil yang usianya lebih dari 15 tahun.

3. Jenis Asuransi yang Dipilih 

Faktor terakhir yang melatarbelakangi besarnya biaya premi dan pertanggungan adalah karena adanya jenis asuransi. Tidak sama dengan jenis asuransi lain seperti AXA Mandiri dalam produk asuransi hari tua, perhitungan asuransi mobil ini cenderung lebih rumit dan membutuhkan perhitungan yang panjang.

Jenis asuransi yang dimaksud yakni All Risk yang melindungi mobil dari segala jenis kerusakan seperti tabrakan, benturan dan lain sebagainya.

Untuk jenis asuransi TLO, asuransi hanya akan melindungi mobil dari kerusakan totalnya. Perhitungan premi dan biaya pertanggungan untuk kedua jenis asuransi ini yakni sebagai berikut:

  • Asuransi all risk bisa dirundingkan dengan pihak penanggung
  • Besaran premi asuransi TLO yakni sebesar 2-3 % dari harga mobil

Demikianlah pembahasan yang dapat disampaikan mengenai perhitungan asuransi mobil dalam artikel edisi kali ini. Semoga hal tersebut memberikan manfaat nyata untuk para pembaca.

Jangan ragu untuk mendaftar asuransi di AXA Mandiri karena perusahaan memiliki kompetensi dan sudah pasti bertanggungjawab dalam mengelola dana nasabah.


Loading...

Global Internet Marketing Network, Share internet marketing untuk perusahaan UMKM, Official Editor di Klik Mania dan Bisanego.com"

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close