Internet

Pihak Facebook Mulai Integrasikan Messenger dengan Instagram

Di awal tahun 2019 lalu, Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook, Inc. telah mengumumkan kepada publik bahwasanya ia berencana mengintegrasikan layanan yang ada di bawah kendalinya, yakni WhatsApp, Instagram, Facebook, dan juga Messenger.

Tujuan Zuckerberg mengintegrasikan WhatsApp Cs ke dalam satu jalur dikarenakan ia ingin para pengguna merasakan kemudahan ketika berkirim pesan. Sebelumnya, beberapa kalangan sangsi akan tujuan Zuck. Namun baru-baru ini, keinginan Zuck itu mulai nampak nyata setelah ada temuan baru akan hal tersebut.

Baca juga: Facebook Cs Sering Down, Ternyata Ini Penyebabnya

Messenger Mulai Diintegrasikan ke Instagram

Rencana Facebook yang mulai mengintegrasikan aplikasinya terendus minggu lalu. Adalah Alessandro Paluzzi yang mulai menemukan pengintegrasian tersebut, yang kemudian dibagikan oleh Matt Navarra di akun Twitter pribadinya.

Berdasarkan temuan yang ada, pihak perusahaan mulai melakukan penyematan Messenger di platform Instagram. Sementara ini, penyematan masih dilakukan di menu pengaturan media sosial pimpinan Adam Mosseri tersebut.

Pihak Instagram sendiri yang ketahuan akan pengintegrasian Messenger ke Instagram, kemudian membenarkan kabar tersebut. Namun, pihak perusahaan menyampaikan bahwasanya pengintegrasian tidak akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Mengingat Facebook telah mulai mengintegrasikan layanan Messenger ke Instagram, besar kemungkinan layanan lain juga sedang mendapatkan pengintegrasian. Pihak Facebook sendiri dalam hal ini memang tidak terlalu banyak gembar-gembor.

Adapun terkait rencana pengintegrasian ini, sebenarnya ada banyak kalangan yang menentangnya. Alasannya, Facebook dikhawatirkan akan memonopoli sektor media sosial mengingat media sosial yang berada di bawah naungan mereka adalah media sosial yang sangat populer.

Jika dibandingkan media sosial lain seperti Twitter, Snapchat, maupun Reddit, media sosial pesaing Facebook tersebut kurang begitu populer. Hal yang demikian itu diperkuat oleh hasil penelitian dari berbagai lembaga riset yang mengungkapkan bahwasanya aplikasi yang berada di bawah naungan Facebook, Inc. lebih banyak digunakan oleh publik dunia ketimbang Twitter Cs.

Baca juga: Dikhawatirkan Dominan, Merger Facebook Cs Berpeluang Batal

Dalam beberapa tahun, aplikasi-aplikasi yang bernaung di bawah Facebook, Inc. selalu masuk tiga besar sebagai aplikasi yang paling banyak digunakan oleh publik dunia. Ketika pengintegrasian benar-benar terjadi dan selesai, maka monopoli yang ditakutkan bisa saja terjadi. Oleh karenanya, beberapa pihak mencoba menggagalkan rencana integrasi yang dicanangkan oleh pihak Facebook.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close