Pindah Ibu Kota

5 Negara Ini Pindah Ibu Kota, Bagaimana Nasibnya Kini?

Seperti yang ramai dibicarakan saat ini, wacana pindah ibukota negara Indonesia (Jakarta) besar kemungkinan akan benar-benar terwujud. Namun, pemerintah belum memutuskan daerah mana yang akan dipilih menjadi Ibu Kota baru.

Dilangsir dari nasional.kompas.com, Jakarta, Senin (29/4/2019) Presiden Joko Widodo menyetujui untuk memindahkan Ibu Kota ke luar pulau Jawa. Hal itu diputuskan dalam rapat terbatas terkait pemindahan Ibu Kota di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan.

Apa yang menjadi alasan sehingga suatu negara harus pindah Ibu kota?

Tak bisa disangkal lagi, ibu kota negara menjadi pusat pertumbuhan dari segala macam aktifitas, termasuk aktifitas pemerintahan, aktifitas bisnis dan banyak lagi, sehingga menyebabkan kesemrawutan tata kota.

Seperti banyak pertimbangan lain, masalah kemacetan juga menjadi problem akut yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Sebab, banyak masyarakat dari daerah yang hijrah ke Ibu kota sehingga kota tersebut menjadi penuh sesak.

Selain masalah tersebut tentu ada alasan lain, seperti masalah keamanan sehingga ibu kota negara harus dipindahkan.

5 Negara yang Sukses Pindah Ibu Kota

Sebelum wacana (sebenarnya telah digulirkan sejak lama) pindah Ibu kota dari Jakarta kembali ramai dibicarakan, beberapa negara ini sudah sukses memindahkan Ibu kota negaranya ke kota lain.

Baca juga10 Negara Paling Kecil di Dunia, Lebih Kecil dari Kota Jakarta

Loading...

1. Jepang (Kyoto ke Tokyo)

Pindah Ibu Kota

Alasan Jepang memindahkan Ibu kota negaranya dari Kyoto ke Tokyo mungkin sama dengan pandangan Indonesia yaitu over load population dan juga alasan untuk pemerataan ekonomi.

Kyoto adalah salah satu kota tertua di Jepang dan merupakan ibu kota selama lebih dari satu milenium setelah didirikan pada tahun 794 M.

Dari lamanya menjadi Ibu kota, kota Kyoto menjadi penuh sesak, populasi juga kian membludak dari tahun ketahun sehingga pusat pemerintahan di pindahkan ke Tokyo

Awalnya, Tokyo hanyalah sebuah desa terpencil bernama Edo. Pada tahun 1457, Ota Dōkan membangun Istana Edo abad ke-18.

Edo menjadi kota terbesar di Jepang setelah menjadi pusat administrasi tentara. Edo secara de facto dipilih sebagai ibu kota Jepang seiring dibangunnya Kota Tokyo secara bertahap.

Edo, sekarang dikenal sebagai Tokyo. Kota ini sekarang menyandang predikat 3 kota terbesar dan paling berpengaruh di dunia. Tokyo kini sangat modern dengan koneksi yang baik dengan dunia barat.

Sedangkan Kyoto kini dikenal sebagai kota budaya Jepang dengan banyak situs warisan UNESCO yang kaya tradisi. 

2. Inggris (Winchester ke London)

Pindah Ibu Kota

Winchester adalah ibu kota kerajaan Wessex, dan ketika Inggris dipersatukan pada tahun 927 M, kota ini dijadikan sebagai ibu kota seluruh kerajaan.

Alasan pindah ibu kota dari Winchester ke London sebanarnya masih dalam perdebatan panjang.

Ada yang menyebutkan bahwa London adalah ibukota fraksi Parlamentary, karena Parlamentary memenangkan Perang dalam perang saudara Inggris (1642-1651).

Pemindahan Ibu kota ini tak serta-merta berlangsung secara lancar. Namun banyak menimbulkan perubahan sosial terhadap masyarakat.

Secara geografis, London terletak di Sungai Thames dan merupakan pelabuhan besar yang tersedia untuk kapal-kapal pengangkut samudera dan juga kapal sungai.

Terbukti sampai saat ini London merupakan satu kota di Eropa yang paling pesat perkembangannya berdasarkan luas wilayah.

Sedangkan kota Winchester kini adalah rumah bagi Universitas Winchester dan Winchester College , sekolah umum tertua di Inggris yang masih menggunakan bangunan aslinya.

3. Brazil (Rio de Janairo ke Brasilia)

Pindah Ibu Kota

Brazil tercatat beberapa kali pindah ibu kota negara, awalnya adalah kota Salvador, dan Rio de Janairo menjadi Ibu kota Brazil.

Karena kota ini dinilai sudah terlalu padat dan akibat perencanaan kota yang buruk, maka diputuskan untuk pindah ibu kota negara.

Sekitar 10 juta orang tinggal di wilayah metropolitan Rio de Janeiro Raya, yang saat ini merupakan kota terbesar keempat di dunia.

Presiden Brazil, Juscelino Kubitschek kala itu (1960) memutuskan untuk memindahkan ibu kota negara Brazil dari Rio de Janairo ke Brasilia.

Sebenarnya, perubahan dari ibu kota Brasil dari Rio de Janairo ke Brasilia ini sudah direncanakan sejak abad XVIII dan sudah termasuk dalam konstitusi negara dan baru dieksekusi lebih dari 100 tahun setelahnya.

Ternyata, langkah ini membantu menyeimbangkan populasi, utamanya untuk negara Brazil.

Brasília juga dipilih sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena arsitekturnya dan perencanaan kota artistiknya yang unik, direncanakan dan dikembangkan oleh Lúcio Costa dan Oscar Niemeyer.

4. Australia (Melbourne ke Canberra)

Pindah Ibu Kota

Sebenarnya, Ibu kota Australia tidak pernah benar-benar dipindahkan dariMelbourne ke Canberra.

Australia sebagai entitas politik koloni Inggris di benua Australia bergabung untuk membentuk persemakmuran Australia pada hari pertama abad ke-20, 1/1/1901.

Pada waktu itu, Melbourne, kota terbesar di Australia, dipilih sebagai Ibukota sementara.

Ada cerita yang cukup menarik mengapa Canberra menjadi ibu kota, karena harus mengadakan sayembara internasional pada tahun 1911.

Ketika Australia pertama kali mencari ibu kota baru, keputusan paling populer adalah memilih kota paling sentral. Canberra pada saat itu dianggap memenuhi syarat, karena memiliki taman kota dan danau besar di pusat kota.

Selain Sydney, kota Melbourne maupun Canberra kini menjadi kota besar dan modern di negara Australia.

5. Malaysia (Kuala Lumpur ke Putrajaya)

Pindah Ibu Kota

Kuala Lumpur yang pernah menjadi Ibu Kota Malaysia ini pernah mengalami problema seperti yang terjadi di Jakarta saat ini, yaitu kesemrawutan tata kota dan persoalan kemacetan utamanya.

Ditahun 1999, pemerintah Malaysia berusaha mengurai masalah tersebut dengan memindahkan pusat pemerintahan dari Kuala Lumpur ke Putrajaya.

Malaysia mulai mengubah daerah Putrajaya agar layak untuk menjadi pusat pemerintahan. Pembangunan mulai dari infrastuktur hingga pembangunan gedung-gedung baru dilakukan, setelah itu kantor pemerintahan juga dipindahkan.

Hasilnya mulai tampak pada 2013, pertumbuhan ekonomi Malaysia berkembang secara signifikan. Banyak efesiensi dan efektivitas tercapai dengan langkah pemindahan ibu kota negara tersebut.


Loading...

Bagikan

Penulis

Jesica Putri
Jesica Putri
Global Internet Marketing Network, Share internet marketing untuk perusahaan UMKM, Official Editor di Klik Mania dan Bisanego.com"
Jesica Putri

Penulis

Global Internet Marketing Network, Share internet marketing untuk perusahaan UMKM, Official Editor di Klik Mania dan Bisanego.com"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *