Project Loon, Balon Udara Google Pemancar Jaringan Internet

Project Loon – Persaingan dalam hal teknologi sudah tidak bisa dihindari lagi. Semakin berkembangnya zaman, semakin berkembang pula kreatifitas manusia untuk menciptakan teknologi-teknologi baru. Begitu pula dengan Google yang memiliki peran besar dalam kemajuan teknologi. Raksasa teknologi alphabet ini akan menciptakan berbagai teknologi yang akan mengubah dunia.

Banyak orang di dunia ini yang mengira Google hanyalah sebatas search engine yang mereka gunakan untuk mencari informasi saja. Google dianggap sebagai pioner dalam upaya memberikan paket internet yang murah dan bisa terjangkau. Dari berbagai tempat di dunia terutama di negara-negara berkembang.

Untuk merealisasikan tujuan tersebut, Google kemudian juga meciptakan banyak produk teknologi canggih yang wajib untuk diketahui. Salah satunya adalah Balon Internet Project Loon.

Project Loon
Project Loon via https://slice.mit.edu/

 

Project Loon
Project Loon via http://www.independent.co.uk/

Project Loon adalah sebuah penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh Google dengan tujuan untuk memberikan akses paket internet murah dan terjangkau. Untuk orang-orang di seluruh dunia yang utamanya di daerah terpencil dan tertinggal.

Google mengeluarkan ide ini karena salah satu kendala terbesar yang dapat menghalangi penyebaran internet adalah letak geografis suatu tempat tinggal. Yang menyulitkan untuk pembangunan infrastruktur, tengah hutan yang sulit untuk ditembus, gunung, dan juga pulau-pulau yang terpisah oleh lautan.

Mengapa Project Loon Dikembangkan

Menurut Google, penyebaran akses internet di berbagai belahan dunia belum merata. Di Asia khususnya di negara berkembang, populasi yang dapat tersambung dengan jaringan hanyalah 27 persen. Lebih miris lagi, di Afrika hanya 16 persen populasi yang dapat tersambung di dengan jaringan internet.

Dari data tersebut kemudian Google memperkirakan hanya ada satu dari tiga orang di bumi yang memiliki akses jaringan internet karena letak geografisnya yang tidak memadai.

Karena proyek ini memiliki tujuan yang sangat luar biasa, kemudian Google menamakannya dengan Project Loon. Project Loon menggunakan balon udara yang ditempatkan di lapisan stratosfer dengan ketinggian 20 km atau bisa dikatakan dua kali lebih tinggi dari ketinggian terbang pesawat.

Loading...

Dengan menggunakan balon udara, rencananya akan dilengkapi dengan peralatan elektronik bertenaga surya atau tidak membutuhkan bahan bakkar untuk beroperasi. Pengendaliannya pun secara canggih melalui sebuah program dengan algoritma khusus untuk menyetir balon secara otomatis. Sehingga hanya dengan menaik-turunkannya, balon akan mengikuti arah angin.

Google-Project-Loon
Penyebaran Sinyal Project Loon via http://www.theneweconomy.com

Dari ketinggian 20 km itulah kemudian balon-balon Google akan terhubung dengan ISP (Internet Service Provider) di darat. Kemudian sinyal internet akan dipancarkan dan merambat ke balon-balon yang sama-sama terbang di udara. Dengan begitu sambungan internet secara nirkabel akan dipancarkan ke permukaan bumi dan dapat ditangkap oleh pengguna internet yang dilengkapi dengan antena internet khusus.

Project Loon Diterbangkan di Indonesia

Tahun 2016 ini balon internet Google mulai diterbangkan ke Indonesia. Dilansir oleh keterangan Google Googleblog.blogspot.co.id, Project Loon bisa memberikan internet nirkabel pada jarak 40 km dengan balon udara dan tiap balon udara akan memancarkan sinyal 4G LITE.

Di Indonesia, balon internet ini akan mengantar teknologi LTE (Long Term Evolution) dengan Telkomsel, Indosat dan juga XL Axiata yang merupakan perusahaan telekomunikasi yang telah bermitra dengan Project Loon Google.

Kerja sama antara perusahaan telekomunikasi dan Google tersebut dilakukan karena sulitnya membangun menara seluler di kawasan terpencil dan tertinggal seperti kawasan yang dikelilingi dengan hutan dan juga gunung-gunung.

Referensi lain : Beberapa Fitur Anyar Google Apps Yang Tersembunyi

Kemudian perusahaan-perusahaan telekomunikasi tersebut bersama dengan Google akan berbagi spektrum seluler agar masyarakat bisa mengakses internet dengan menggunakan smartphone ataupun teknologi yang sudah mendukung LTE.


Loading...

Bagikan

Penulis

ArifaNida
ArifaNida
"Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah." -Pramoedya Ananta Toer-
Email: [email protected]
IG: @arifa_nida
ArifaNida

Penulis

"Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah." -Pramoedya Ananta Toer- Email: [email protected] IG: @arifa_nida

Komentar

    Andre Zalukhu

    Andre Zalukhu

    ( - 05:44)

    Artikelnya keren, lanjutkan !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *