Internet

Pulau Berhala, Pulau Terluar Indonesia Yang Mempesona

Pulau Berhala – Bagi sebagian besar manusia di dunia, hari libur merupakan waktu yang sangat tepat untuk menghibur diri dan melepaskan tanggung jawab terhadap pekerjaan untuk sementara waktu. Begitu juga pelajar yang tengah penat dengan mata pelajaran dan rutinitasnya di bangku sekolah.

Untuk itu, kebanyakan orang memilih untuk berlibur dengan mengunjungi tempat-tempat yang ramai, hits dan populer seperti trans studio, mall, bioskop ataupun tempat-tempat yang tidak jauh dari rutinitas tiap orang di zaman yang bisa dikatakan cukup modern ini.

Tetapi tak sedikit pula yang lebih memilih untuk berlibur ke tempat yang sepi dan wisata yang masih alami nan eksotis. Selain menyehatkan mata, hati dan pikiran pun tenang. Nah, kali ini penulis akan sedikit berbagi informasi tentang salah satu wisata yang masih alami dan penuh dengan sejarah. Adalah Pulau Berhala, salah satu pulai terluar Indonesia.

Letak Pulau Berhala

Pulau Berhala berada pada titik koordinat 030 46’38”U dan 990 30’03”T. Terletak di kawasan Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Begadai, Sumatera Utara. Pulau ini membagi perairan Selat Malaka antara kawasan Indonesia dan Malaysia, dengan jarak kira-kira 22 mil dari garis pantai di Muara Kuala. Jika dari bibir Pantai Tanjung Beringin hanya berjarak kurang lebih 17 km atau 65 km dari Belawan Medan.

Itulah bukti geografis yang menyatakan bahwa Pulau Berhala merupakan salah satu pulau terluar Indonesia. Di sisi lain, Pulau berhala juga berdekatan dengan Pulau Jarak yang merupakan pulau terluar Malaysia di Selat Malaka. Pulau Berhala merupakan pulau terluar NKRI yang ke-10.

Sejarah Singkat Pulau Berhala

pulau berhala Indonesia
https://rentalmedansumut.files.wordpress.com

Pulau Berhala merupakan salah satu pulau yang tidak ada penghuninya dan memiliki potensi untuk ditempati orang asing seperti Pulau Sekatung di Natunam, Kepulauan Riau. Pulau ini mulai ramai diperbincangkan oleh masyarakat semenjak disahkan menjadi area strategis nasional oleh pemerintah pusat dan dimasukkan di buku Pulau Terluar di Indonesia.

Nama Pulau terluar NKRI yang ke-10 ini ternyata tidak hanya satu di Indonesia. Di Jambi pun ada pula Pulau Berhala yang sempat dikabarkan dipersengketakan akibat perebutan wilayah administratif dengan Kepulauan Riau. Tak hanya di Indonesia, di Malaysia pun terdapat 3 Pulau Berhala diantaranya di bagian utara Kalimantan, di dekat Johor dan juga di Perak yang dinamakan Batuan Berhala.

Keindahan Pulau Berhala

wisata pulau berhala
Tribun Batam – Tribunnews.com

Di kawasan Pulau Berhala terdapat tiga pulau kecil diantaranya Pulau Berhala, Pulau Sokong Kakek dan Pulau Sokong Nenek. Untuk asal usul nama dua pulau tersebut penulis belum tahu. Untuk menuju Pulau Sokong Kakek, pengunjung dapat menggunakan perahu karet milik marinir. Untuk Pulau Sokong Nenek, pengunjung cukup berjalan kaki saat air lautnya sedang surut.

Di dalam pulau induk terdapat hutan yang dihiasi dengan ohon-pohon besar seperti pohon rengat, jeluntung dan meranti yang tumbuh subur seluas 50.000m2. Hutan menjadi tempat berteduh bagi macam-macam satwa seperti penyu,  ular, biawak, napu dan lain sebagainya. Ada pula berbagai jenis burung yang datang di musim-musim tertentu.

Dengan pemandangan lautnya yang bersih dan alam tropis yang benar-benar belum tersentuh membuat pemandangan pulau ini begitu mempesona. Begitu eksotisnya, pengunjung akan dimanjakan dengan indahnya pantai layaknya karpet yang terbentang luas.

Tak hanya itu, penyu-penyu yang berjemur di pantai berpasir putih pun dapat menghibur pengunjung yang datang. Pulau dengan luas 2,5 km2 ini merupakan salah satu pulau penangkaran penyu yang memiliki pemamdangan eksotis dan menyejukkan mata. Jika pengunjung adalah seorang yang suka dengan suasana pantai yang masih asli dan asri, maka Pulau Berhala dapat menjadi salah satu pilihan ideal untuk menenangkan pikiran.

Fitur

Ketika snorkling pun, pengunjung akan menemukan pemandangan biota laut yang sungguh mempesona dengan airnya yang jernih. Dibalik kejernihan airnya, pengunjung dapat menikmati dasar laut yang tampak jelas, indahnya ganggang, rumpput laut, dan juga terumbu karang yang menjadi latar belakang air lautnya yang jernih. Di antara terumbu karang yang berjajar terdapat segerombolan ikan dengan berbagai macam warna yang berlalu-lalang.

Memancing juga merupakan salah satu cara untuk menikmati adanya pulau ini. Dengan karakteristik pulau yang berbatu, ada banyak tempat strategis yang akan memungkinkan pemancing dengan mudah untuk mendapatkan ikan. Tak hanya ikan kecil pinggiran pantai seperti di pantai-pantai biasanya, Pulau Berhala menawarkan banyak ikan berukuran jumbo yang siap menantang para pemancing.

Selain itu ada pula menara mercusuar dengan 833 anak tangga. Dari atas menara akan terlihat pesona keindahan pulau seperti pemandangan lampu-lampu kapal nelayan yang berjajar rapi di malam hari, penyu-penyu yang keluar dari balik pasir putih, menikmati indahnya suasana pantai, beningnya air laut dan sejuknya udara dari pepohonan di sekitar Pulau Berhala.

Cara Menuju Pulau Berhala

Ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk mencapai pulau terluar ke-10 NKRI ini.  Untuk bisa menyeberang dan sampai ke Pulau Berhala, pengunjung dapat menjangkaunya melalui pelabuhan di pantai timur Sumatera Utara. Pantai-pantai timur tersebut seperti Pantai Cermin, Serdang Begadai, dan Pelabuhan Tanjung Tiram di Kabupaten Batubara.

Jika pemberangkatan bermula dari Medan, dapat ditempuh selama kurang lebih 2 jam menggunakan bus yang menuju Kecamatan Tanjung Beringin. Setelah itu dilanjutkan menuju Pulau berhala dengan menyewa kapal nelayan, perjalanan air ini akan menempuh kurang lebih 3 – 4 jam.

Jika tidak menemukan bus yang menuju Kecamatan Tanjung Beringin, dapat juga menaiki bus yang turun di jalan besar Sei Rampah dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Kemudian naik bus lagi menuju perkampungan nelayan. Bila menggunakan angkutan umum ataupun ojek motor dari Sei Rampah hanya akan menempuh 10 – 12 menit perjalanan.

Namun jika berangkat pemberangkatan bermula dari Belawan, Medan dapat ditempuh menggunakan boat biasa. Dari belawan menuju Serdang Begadai kemudian dilanjutkan ke Pulau Berhala berjarak kurang lebih 65 km. Dengan menggunakan boat biasa, waktu tempuhnya dari 4 – 8 jam perjalanan.

Persiapan Untuk ke Pulau Berhala

Untuk menuju pulau berhala, pengunjung akan membutuhkan penyewaan kapal nelayan untuk menyeberang. Hal tersebut dikarenakan belum tersedianya kapal penyeberangan khusus ke pulau bersejarah ini. Biaya penyewaan kapal nelayan ini cukup mahal, yaitu berkisar Rp. 800.000,- hingga Rp. 1.500.000,- per malam.

Maka dari itu, pengunjung hendaknya membawa rombongan untuk menghemat biaya. Namun sayangnya, di pulau ini belum ada penginapan, sehingga pengunjung yang berminat untuk menginap harus menyewa mess marinir atau membawa tenda sendiri.

Adapun beberapa persiapan lain yang pengunjung perlu perhatikan sebelum sebelum memasuki area pulau terluar NKRI ke-10 ini, yaitu surat izin dari Marinir. Sebelum masuk, pengunjung juga harus melapor di Pos Keamanan dengan menunjukkan Kartu Tanda Pengenal dan registrasi perorangan sebesar Rp. 30.000,-. Selain itu, selagi masih ada di Medan, sebaiknya pengunjung mempersiapkan makanan terlebih dahulu karena di Pulau Berhala tidak ada satu pun penjual.


Loading...
Baca selengkapnya

"Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah." -Pramoedya Ananta Toer- Email: [email protected] IG: @arifa_nida

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close